Beragam Manfaat dan Informasi Penting Dari Sarsaparilla

Dipublish tanggal: Jun 28, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 26, 2019 Waktu baca: 2 menit
Beragam Manfaat dan Informasi Penting Dari Sarsaparilla

Mengenai Sarsaparilla

Golongan: jual bebas

Kemasan: botol, tablets, kapsul

Kandungan: saponin, steroid, quercetin, antioksidan, antibakteri, mineral (magnesium, kalsium, besi, kromium, magnesium, selenium, dan seng)

Manfaat Sarsaparilla

Sarsaparilla dapat mengatasi psoriasis, RA (Rheumatoid Arthritis), penyakit ginjal, kusta, sifilis, meningkatkan volume urin, mengurangi retensi urin, meningkatkan keringat, serta mengatasi penyakit kulit lainnya. 

Sarsaparilla juga dapat digunakan untuk membantu pembentukan massa otot (bodybuilding). Di Negara Mexico dan Honduras, Sarsaparilla digunakan untuk menyembuhkan gonorrhea, demam, dan penyakit pencernaan.

Selain itu, Sarsaparilla juga digunakan untuk menambah rasa dan aroma di makanan, minuman, dan produk farmasi (pharmaceutical).

Senyawa kimia dalam Sarsaparilla juga dapat digunakan untuk mengatasi nyeri sendi, gatal – gatal, peradangan (inflammation), melindungi hati dalam melawan senyawa toxin, serta mencegah pertumbuhan bakteri.

Efek samping Sarsaparilla

Sarsaparilla aman bila digunakan sebagai obat. Namun, dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi perut bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Dosis Sarsaparilla

Dosis penggunaan Sarsaparilla dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti umur, kesehatan, dan kondisi lainnya. 

Belum ada petunjuk dosis yang tepat untuk mengonsumsi Sarsaparilla, maka sebaiknya Anda mengikuti saran dan resep dari dokter atau apoteker mengenai penggunaan tanaman herbal ini mengingat produk herbal tidak sepenuhnya aman dan tetap memiliki efek samping bila berlebihan.

Interaksi Sarsaparilla

Sarsaparilla dapat berinteraksi dengan Digoxin (Lanoxin). Obat Digoxin (Lanoxin) dapat membuat detak jantung Anda semakin kuat. Sedangkan konsumsi Sarsaparilla dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap Digoxin (Lanoxin). 

Hal ini menyebabkan peningkatan efek dan efek samping dari Obat Digoxin (Lanoxin).

Sarsaparilla juga dapat berinteraksi dengan Lithium. Sarsaparilla memiliki efek sebagai diuretik. Konsumsi Sarsaparilla dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk mengeluarkan Lithium. Hal ini menyebabkan jumlah kandungan Lithium dalam tubuh meningkat dan menyebabkan penyakit serius lainnya. 

Sebaiknya bila Anda sedang mengonsumsi Lithium, Anda juga harus mengonsultasikannya dengan dokter atau apoteker sebelum Anda mengonsumsi Sarsaparilla. Mungkin dosis konsumsi Lithium Anda perlu diubah.

Perhatian

Bagi ibu hamil dan menyusui, sebaiknya tidak mengonsumsi Sarsaparilla terlebih dahulu karena belum ada penelitian lebih lanjut yang membuktikan bahwa Sarsaparilla aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Bagi penderita asma, debu akar dari Sarsaparilla dapat menyebabkan hidung beringus dan gejala asma

Bagi penderita penyakit ginjal, konsumsi Sarsaparilla dapat menyebabkan kondisi penyakit ginjal Anda memburuk. Sebaiknya Anda menghindari konsumsi Sarsaparilla bila Anda memiliki penyakit ginjal.


16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Zampieron, E. R., Kamhi, E. J. (2012). Natural Support for Autoimmune and Inflammatory Disease. Journal of Restorative Medicine, 1(1), 38-47 (http://www.ingentaconnect.com/content/aarm/jrm/2012/00000001/00000001/art00004)
Xu, S. Shang, M., Liu, G., Xu, F., Wang, X., Shou, C., Cai, S. (2013). Chemical Constituents from the Rhizomes of Smilax glabra and Their Antimicrobial Activity. Molecules, 18(5), 5265-5287 (http://www.mdpi.com/1420-3049/18/5/5265)
Xia, D., Fan, Y., Zhang, P., Fu, Y., Ju, M., Zhang, X. (2013). Protective effects of the flavonoid-rich fraction from rhizomes of Smilax glabra Roxb. on carbon tetrachloride-induced hepatotoxicity in rats[Abstract]. Journal of Membrane Biology, 246(6), 479-85 (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23681353)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app