Penyebab Telat Haid Tapi Tidak Hamil

Dipublish tanggal: Mei 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Penyebab Telat Haid Tapi Tidak Hamil

Menstruasi merupakan pendarahan yang terjadi pada wanita setiap bulan. Pendarahan ini adalah hal yang alami dan tidak berbahaya. Menstruasi disebabkan oleh sel endrometrium atau dinding rahim yang meluruh, karena tidak terjadinya pembuahan sel telur pada rahim. 

Menstruasi biasa terjadi setiap bulan dengan periode 7 hari.

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Pada beberapa kasus, terdapat wanita yang mengalami masalah menstruasi, seperti menstruasi yang tidak kunjung berhenti (lebih dari 7 hari), ataupun siklus menstruasi yang tidak teratur bahkan berhenti. Menstruasi biasanya akan berhenti jika Anda hamil atau sudah memasuki masa menopause

Pada saat sel telur berhasil dibuahi, endometrium akan menguat dan tidak terjadi peluruhan, sehingga Anda tidak menstruasi. Namun, ada beberapa kejadian dimana wanita berhenti menstruasi, tetapi setelah dicek berulang kali ternyata tidak mengalami kehamilan. 

Ini berarti terjadi permasalahan dalam ovarium Anda.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan menstruasi berhenti tetapi tidak hamil, antara lain:

Stress

Jika Anda mengalami stress, kemungkinan siklus menstruasi juga akan berubah. Baik lebih cepat, lebih lambat, ataupun berhenti. Pada saat stress tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang dapat menghambat terjadinya peluruhan dinding rahim, sehingga Anda tidak menstruasi. 

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena menstruasi akan berhenti  hanya selama 1-2 bulan saja, dan setelah itu siklus menstruasi akan kembali. Anda dapat melakukan olahraga seperti berlari atau berenang. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Alat Kontrasepsi & Hormon via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 7

Olahraga selain dapat menyehatkan tubuh, juga dapat menghilangkan stres, dan menghambat munculnya hormon kortisol.

Penurunan berat badan secara drastis

Berat badan yang turun dengan drastis juga dapat mengganggu siklus menstruasi. Hal ini karena penurunan bobot tubuh dapat mengganggu fungsi hormon tubuh.  Selain itu, fungsi hormon seks yang dihasilkan ovarium juga terganggu.

Obesitas

Kelebihan berat badan juga menyebabkan siklus menstruasi Anda berhenti beberapa bulan. Pada saat Anda mengalami kelebihan berat badan, produksi hormon estrogen akan bertambah, akibatnya siklus menstruasi Anda juga akan terganggu. 

Hormon estrogen merupakan hormon yang berfungsi untuk mengatur sistem reproduksi pada wanita. Anda dapat mengatasi masalah ini dengan mencoba menurunkan berat badan. Cobalah untuk berolahraga secara rutin dan teratur.

Olahraga berlebihan

Olahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi jika berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan. Olahraga yang berlebihan akan mengganggu beberapa fungsi organ tubuh. Selain itu, olahraga yang berlebihan mengakibatkan berkurangnya lemak dalam tubuh. 

Hal ini akan menghambat proses ovulasi, sehingga Anda tidak mengalami menstruasi. Wanita sebaiknya melakukan olahraga 3-5 hari sekali dengan intensitas ringan. Jika Anda memang sudah kelelahan berolahraga, sebaiknya Anda berhenti dan beristirahat.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES PREGNANCY & BREAST FEEDING GOLD 60CAP 1 BOTOL via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy breast feeding gold 60 1

Pil kontrasepsi

Mengonsumsi pil kontrasepsi juga dapat mengganggu siklus menstruasi Anda. Siklus menstruasi dapat melambat, lebih cepat, atau berhenti sama sekali. Hal ini disebabkan pil kontrasepsi mengandung hormon estrogen dan progesteron yang dapat mengganggu proses pembuahan.

Menopause

Jika Anda mulai sering mengalami siklus menstruasi yang berubah-ubah bahkan berhenti, mungkin ada telah memasuki masa menopause atau mendekatinya. Menopause normal terjadi pada wanita usia 40 tahun ke atas. 

Pada saat menopause, siklus menstruasi Anda akan berhenti karena produksi hormon estrogen semakin menurun, sehingga ovulasi juga jarang terjadi.

Sindrom PCOS (ovarium polikistik)

Sindrom PCOS terjadi karena masalah keseimbangan hormon, yang diakibatkan tingginya kadar hormon androgen dalam tubuh. Hormon androgen memicu produksi hormon progesteron (hormon pria) dan menghambat produksi hormon estrogen.

 Hal ini mengakibatkan tubuh tidak mengeluarkan ovum, sehingga tidak terjadi ovulasi. Sindrom PCOS ditandai munculnya kista kecil yang menyebabkan rahim membesar.


15 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app