Kenali Penyakit Peyronie dan Cara Mengobatinya

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 1.098.228 orang

Penyakit Peyronie - Definisi, Gejala dan Pengobatan

Disfungsi ereksi (DE) adalah suatu kondisi dimana seorang pria mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan seksualitas untuk pria dari segala usia. Salah satu bentuk DE yang jarang ditemui adalah penyakit Peyronie, Penyakit Peyronie menghasilkan lengkungan di penis yang bisa membuat ereksi terasa sakit.

Walaupun demikian, perlu diingat bahwa lengkungan pada penis yang melengkung saat ereksi tidak selalu mengindikasikan suatu masalah, pria yang memiliki penyakit Peyronie mungkin mengalami kesulitan berhubungan seks. Hal ini lah yang sering menyebabkan kecemasan dan ketidaknyamanan. Terus membaca untuk memahami lebih lanjut tentang penyakit Peyronie.

Apa itu Penyakit Peyronie? Dan apa penyebabnya?

Penyakit Peyronie adalah pembentukan plak (segmen jaringan parut datar) di bawah kulit penis. Plak - plak ini dapat menyebabkan penis menekuk ke atas bawah kiri kanan saat ereksi. Plak sering bisa diraba pada kulit, dan juga bisa menimbulkan nyeri.

Penyakit Peyronie kemungkinan disebabkan oleh cedera ringan pada penis. Jenis kerusakan ini paling sering disebabkan selama berhubungan seks (seperti membengkokkan penis selama penetrasi atau tekanan dari tulang kemaluan pasangan), meskipun hal ini juga dapat disebabkan oleh olahraga atau kecelakaan. Cedera pada tunica albuginea dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut (fibrosis). Jaringan parut ini kemudian membentuk plak dan menyebabkan penyakit Peyronie.

Tidak semua pria yang menderita trauma ringan pada penis akan terkena penyakit Peyronie. Sebagian besar peneliti percaya bahwa faktor genetik atau lingkungan berperan dalam menyebabkan penyakit Peyronie. Pria dengan gangguan jaringan ikat tertentu (seperti kontraktur Dupuytren atau tympanosklerosis) dan pria yang memiliki anggota keluarga dekat dengan riwayat menderita penyakit Peyronie memiliki risiko lebih besar untuk mendapatkannya. Masalah kesehatan tertentu, seperti gula darah tinggi, penggunaan tembakau, atau trauma pelvis di masa lalu, juga dapat menyebabkan masalah penyembuhan luka, dan dapat membantu menyebabkan penyakit Peyronie.

Penyakit Peyronie sering dibagi menjadi 2 tahap yaitu fase akut dan fase kronis. Selama kedua fase, penis yang bengkok / melengkung dapat menyebabkan masalah saat berhubungan seks. Anda mungkin juga mengalami DE.

  • Fase Akut: Fase akut berlangsung selama 6 hingga 18 bulan. Selama waktu ini, plak terbentuk di penis, pembengkokan / melengkungnya penis semakin memburuk, dan Anda mungkin merasa sakit ketika penis Anda menjadi keras.
  • Fase Kronis: Fase kronis adalah ketika plak berhenti tumbuh dan penis tidak menekuk lebih jauh. Jika ada rasa sakit dengan ereksi selama fase akut, pada fase kronis rasa sakit umumnya akan berkurang.

Apa tanda-tanda yang dapat Anda amati jika Anda menderita penyakit ini?

Penyakit Peyronie paling umum terjadi pada pria paruh baya (40-70 tahun), tetapi dapat terjadi pada pria muda berusia 20an. Penelitian menunjukkan 8 hingga 10% pria dengan penyakit Peyronie berusia di bawah 40 tahun.

Sebagian besar pria muda dengan penyakit Peyronie memiliki gejala ereksi yang menyakitkan. Mereka sering membutuhkan bantuan medis karena penyakit ini merupakan kondisi akut yang membuat seseorang akan segera pergi ke dokter. Kurang dari 21% pasien yang diteliti memiliki riwayat disfungsi ereksi.

Gejala penyakit Peyronie biasanya merupakan kombinasi dari satu atau lebih gejala sebagai berikut:

  • Bengkokan yang tidak biasa dari batang penis (baik ketika lembek atau tegak atau keduanya)
  • Nyeri saat ereksi dan / atau saat berhubungan seks
  • Penis memendek 
  • Bekas luka atau plak teraba di lekukan abnormal atau sudut penis
  • Indentasi dari batang penis di tempat plak atau jaringan parut
  • Disfungsi ereksi
  • Kecemasan / stres
  • Ketidakmampuan untuk melakukan hubungan seksual

Pengobatan apa yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi ini?

Dalam sejumlah kecil kasus (sekitar 13 dari 100), penyakit Peyronie hilang tanpa diobati. Banyak ahli kesehatan menyarankan mengobati penyakit ini tanpa operasi untuk 12 bulan pertama setelah penyakit ini pertama kali diketahui.

Pria dengan plak kecil dan tidak menyebabkan lengkungan yang parah pada penis, tidak ada rasa sakit, dan tidak ada masalah dengan aktivitas seksual, mungkin tidak perlu diobati. Namun jika hal ini mengganggu dan Anda membutuhkan penanganan segera, ada banyak pilihan yang dapat Anda pilih.

Obat Oral

Terapi obat dapat membantu pria yang sangat terpengaruh oleh penyakit selama fase akut. Belum ada cukup penelitian untuk mengetahui secara pasti seberapa baik obat ini bekerja.

Vitamin E oral. Vitamin E adalah antioksidan yang populer karena efek samping yang ringan dan biaya rendah. Studi pada tahun 1948 menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin E dapat membuat plak lebih kecil dan membantu meluruskan penis.

Potassium amino-benzoate ("Potaba"). Penelitian kecil dengan kontrol plasebo menunjukkan bahwa vitamin B-kompleks ini membantu mengurangi ukuran plak, tetapi obat ini tidak efektif untuk mengurangi lengkungan penis.

Tamoxifen. Obat anti-estrogen non-steroid ini telah digunakan untuk mengobati tumor desmoid, yang seperti plak dalam penyakit Peyronie. Hanya ada beberapa penelitian terkontrol tentang obat ini dan mereka belum menunjukkan bahwa tamoxifen bekerja lebih baik daripada plasebo.

Colchicine. Colchicine adalah agen antigt;pembengkakan yang telah terbukti sedikit membantu dalam beberapa penelitian kecil tanpa kontrol. Banyak pasien yang mengonsumsi colchicine mengalami masalah perut dan berhenti minum obat. Obat ini belum terbukti bekerja lebih baik daripada plasebo.

Carnitine. Carnitine adalah obat antioksidan yang menurunkan bengkak untuk membantu menyembuhkan luka.

Injeksi pada Penis

Menyuntikkan obat tepat pada plak dapat membawa dosis obat yang lebih tinggi ke masalah daripada saat obat diminum. Injeksi pada plak sering digunakan untuk pria dengan penyakit fase akut yang tidak ingin menjalani operasi.

Suntikan Verapamil. Verapamil banyak digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa injeksi verapamil juga berfungsi untuk nyeri penis dan penis yang melengkung. Verapamil tampaknya pilihan yang bagus dan murah untuk penyakit Peyronie. Studi yang lebih terkontrol diperlukan untuk membuktikan seberapa baik kerjanya.

Suntikan Interferon. Interferon adalah protein yang dibuat di dalam tubuh yang membantu mengendalikan pembengkakan. Interferon telah terbukti membantu mengontrol jaringan parut, dan mungkin dapat memperlambat laju pembentukan jaringan parut dengan membuat enzim yang memecah jaringan parut tersebut.

Suntikan kolagenase. Collagenase dibuat di dalam tubuh dan memecah jaringan-jaringan tertentu. Penelitian menunjukkan bahwa menyuntikkan collagenase ke dalam plak membantu memperbaiki penyakit Peyronie. Obat ini (Xiaflex®) sekarang disetujui di AS untuk pengobatan pria dengan penis yang melengkung lebih dari 30 derajat.

Operasi. Terapi bedah dilakukan pada beberapa pasien. Pasien bedah ini biasanya harus memenuhi kriteria yang dapat bervariasi dari ahli bedah . Secara umum, terapi bedah dilakukan ketika metode lain gagal atau pasien berada dalam tahap kronis penyakit dan menyebabkan disfungsi ereksi. Terapi bedah mungkin melibatkan sayatan atau pemotongan jaringan bekas luka, penghapusan jaringan parut, penghapusan jaringan parut dengan cangkok otomatis atau bahan cangkokan buatan. Selain itu, perangkat implan (penis implant) yang memungkinkan pasien untuk mempertahankan ereksi juga digunakan pada beberapa individu.

Penyakit ini dapat sangat menganggu kehidupan rumah tangga Anda dan menyebabkan stres baik bagi Anda dan pasangan. Untuk memecahkan masalah ini, Anda harus membicarakannya dengan pasangan Anda dan menjelaskan kondisi Anda, agar pasangan Anda dapat mendukung Anda mendapatkan pengobatan yang optimal.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit