Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Kenali Penyakit Muntah Darah dan Cara Mengobatinya

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Mar 28, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 560.539 orang

Waspada muntah darah dan penyakit yang mendasarinya

Adanya darah yang dikeluarkan bersamaan saat Anda batuk, entah itu dalam jumlah yang banyak atau sedikit, bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang cukup serius. Darah dapat berasal dari hidung, tenggorokan, saluran udara bagian atas, atau paru-paru. Istilah medis untuk kondisi ini adalah hemoptisis. Tingkat keparahan dari batuk berdarah dapat dinilai dari volume yang darah saat batuk, berapa lama batuk sudah terjadi dan gejala lain yang menyertainya.

Ada berbagai penyebab terjadinya batuk berdarah (hemoptisis). Jika Anda batuk dengan volume darah yang banyak, segera panggil ambulans atau pergi ke UGD. Jika Anda batuk darah dalam jumlah yang sedikit, temui dokter Anda sesegera mungkin jika Anda tidak tahu penyebabnya. Karena kadang-kadang kondisi serius seperti kanker paru-paru bisa menjadi penyebabnya.,Semakin dini masalah serius seperti kanker atau TBC didiagnosis, maka semakin baik pula kemungkinan untuk sembuh dengan penanganan segera. Penyebab batuk darah sangat beragam antara lain :

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Domperidone if 10mg tab 1
  • Infeksi : tuberkulosis, staphylococcus, klebsiella, legionella), jamur, virus
  • Kelainan paru seperti bronchitis, bronkiektasis, emboli paru, kistik fibrosis, emfisema bulosa
  • Neoplasma : kanker paru, adenoma bronchial, tumor metastasis
  • Kelainan hematologi : disfungsi trombosit, trombositopenia, disseminated intravascular coagulation (DIC)
  • Kelainan jantung : mitral stenosis, endokarditis tricuspid
  • Kelainan pembuluh darah : hipertensi pulmoner, malformasi arterivena, aneurisma aorta 
  • Tukak lambung, kanker lambung, ulkus duodenum 
  • Cedera pada saluran pencernaan 
  • Obat / toksin : aspirin, antikoagulan, penisilamin, kokain
  • Lain-lain : bronkiolitiasis, fistula bronkopleura, benda asing, hemoptisis kriptogenik, amiloidosis

Bagaimanagt;pendarahan bisa terjadi?

Pada saat seseorang mengalami batuk berdarah, kemungkinan besar darah berasal dari saluran pernapasan. Bagaimana pendarahan bisa terjadi pada saluran pernapasan, tergantung dari penyebab utama yang mendasarinya. Sebagai contoh :

  • Pendarahan pada pasien bronkitis terjadi akibat pecahnya pembuluh darah yang berada di permukaan dinding saluran pernapasan
  • Pada TB paru, pendarahan terjadi akibat robekan atau ruptur aneurisma arteri pulmoner yaitu suatu penggelembungan pembuluh darah yang terbentuk akibat infeksi TB
  • Infeksi kronik akibat peradangan sehingga terjadi pembesaran arteri bronchial (pembuluh darah pada saluran napas), sehingga berpotensi untuk pecah seperti bronkiektasis, aspergilosis atau fibrosis kistik
  • Kanker paru akibat pembuluh darah yg terbentuk rapuh sehingga mudah pecah dan berdarah

Membedakan Muntah Darah dengan Batuk Darah

Batuk darah seringkali disalah artikan dengan muntah darah. walaupun darah sama-sama keluar dari mulut, tetapi penyebab dan terapinya berbeda. Oleh karena itu penting untuk mengetahui apakah seseorang mengalami muntah darah atau batuk darah.

Secara definisi, batuk darah (hemoptisis) adalah keluarnya darah dari saluran napas, sedangkan muntah darah (hematemesis) adalah keluarnya darah dari saluran pencernaan bagian atas.

Gejala sebelum darah ini menyembur keluar dari mulut biasanya berbeda. Pada batuk darah, gejala awalnya nyeri dada, rasa ingin batuk, dan rasa tidak enak di tenggorokan. Sedangkan pada muntah darah, gejala saluran pencernaan lebih mendominasi, seperti nyeri perut, perut bengkak, dan mual.

Karena berasal dari sumber yang berbeda, darah yang dihasilkan pun berbeda. Bila kita perhatikan secara saksama, batuk darah biasanya disertai oleh buih, berbusa-busa, dan terdapat lendir (atau dahak) di dalam gumpalan darahnya. Sedangkan pada muntah darah, tidak terdapat lendir.

Batuk darah berasal dari saluran pernapasan di mana di sepanjang salurannya tidak terdapat daerah yang menghasilkan enzim atau asam. Biasanya batuk darah berwarna merah segar, mungkin disertai gumpalan. Sedangkan pada muntah darah biasanya berwarna merah tua, karena sudah bercampur dengan asam lambung. Bila berasal dari pecahnya pembuluh darah di bagian kerongkongan, warna darah tidak setua daripada yang berasal dari lambung. Namun, muntah darah yang berwarna merah segar jarang terjadi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Obat Batuk Pei Pa Koa dapat membantu meredakan batuk berdahak, sakit tenggorokan, melegakan sakit tenggorokan, dan memelihara kesehatan paru-paru. GRATIS ongkos kirim ke seluruh Indonesia minimal belanja Rp50.000!

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Bagaimana penanganan yang tepat untuk mengobati Batuk Berdarah?

Untuk menangani batuk berdarah, tentu saja Anda harus menemukan penyebab utama terjadinya batuk berdarah. Untuk menemukan penyebabnya secara pasti, Anda membutuhkan tenaga medis profesional untuk membantu Anda menegakan diagnosis penyebab batuk darah yang terjadi pada Anda.

Untuk menegakan diagnosis, Dokter akan melakukan serangkaian tes seperti mantoux tes untuk menentukan apakah Anda menderita TBC, pemeriksaan darah rutin untuk mengetahui apakah ada agen infeksi yang menyebabkan pendarahan terjadi dan memeriksa penanda tumor untuk mencari tahu apakah pendarahan disebabkan oleh kanker.

Selain pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan yang pasti dilakukan adalah tes pencitraan yang meliputi foto rontgen, CT scan atau mungkin MRI untuk melihat keadaan saluran pernapasan Anda lebih jelas.

Setelah diketahui penyebabnya secara pasti, tujuan dari pengobatan adalah menghentikan perdarahan dan mengobati kondisi kesehatan yang menyebabkan batuk darah.

  • Untuk menghentikan perdarahan, dapat dilakukan embolisasi arteri bronkus, bronkoskopi, atau operasi
  • Pengobatan kausal tergantung pada kondisi kesehatan yang menyebabkan batuk darah
  • Pengobatan untuk batuk darah dapat mencakup
  • Antibiotik untuk pengobatan pneumonia atau tuberkulosis
  • Kemoterapi dan/atau radiasi untuk pengobatan kanker paru-paru
  • Steroid untuk meringankan kondisi peradangan
  • Supresan batuk
  • Transfusi darah atau obat-obatan lain untuk mengatasi kehabisan darah, tergantung pada situasi pasien

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit