Doctor men
Ditulis oleh
MELIANTY IPARDJO
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Kista Ovarium : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: OCT 12, 2019 Tinjau pada OCT 12, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.533.744 orang

Kista Ovarium umumnya tidak menimbulkan keluhan dan sering tidak disadari kehadirannya. Apakah kista ovarium ini berbahaya? Bagaimanakah penanganannya? Mari kita pelajari bersama melalui artikel satu ini.

Apakah yang dimaksud dengan Kista Ovarium?

Kista merupakan jenis tumor yang berisi cairan yang diselaputi oleh sebuah kapsul. Kista umumnya merupakan tumor jinak tetapi terkadang dapat pula berisi material sel-sel ganas. 

Indung telur (ovarium) merupakan salah satu lokasi pada tubuh manusia di mana kista cukup sering ditemukan. Kebanyakan wanita usia subur memiliki kista berukuran kecil, 8% wanita usia subur memiliki kista berukuran relatif besar dan dapat menimbulkan masalah dan 16% wanita yang sudah mengalami menopause (tidak lagi mengalami siklus haid) memiliki kista ovarium yang mana pada kelompok tersebut lebih mungkin ditemukan keganasan. 

Pada kebanyakan kasus, kista tidak menimbulkan keluhan dan bahkan tidak disadari kehadirannya oleh pasien. Umumnya, kista menimbulkan keluhan ketika ukurannya relatif besar, pecah atau terpuntir. 

Selebihnya, kista lebih sering ditemukan bersamaan dengan pemeriksaan rutin kandungan melalui pemeriksaan Ultrasonografi (USG).

Tanda dan gejala Kista Ovarium

Tidak ada tanda atau gejala khas yang menandakan adanya kista ovarium dan keluhan yang timbul dapat bersifat sangat subjektif. Beberapa wanita bahkan tidak mengalami gejala apapun. Adapun gejala dan tanda yang umum dijumpai adalah sebagai berikut.

 

  • Nyeri perut bagian bawah . Nyeri perut tajam dan mendadak pada salah satu sisi perut bagian bawah bila kista pecah atau terpeluntir
  • Perdarahan
  • Rasa begah, kembung, konstipasi
  • Nyeri  pada awal atau akhir siklus haid, siklus haid tidak teratur dan perdarahan di luar siklus haid termasuk flek (spotting)
  • Berubahnya frekuensi dan kelancaran buang air kecil dan buang air besar dikarenakan tertekannya organ-organ saluran kemih dan pencernaan oleh kista
  • Kelelahan dan nyeri kepala
  • Mual dan muntah
  • Kenaikan berat badan
  • Pada Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) dapat terjadi tumbuhnya rambut pada wajah dan bagian tubuh lainnya, jerawat, obesitas serta infertilitas (kesulitan mendapatkan keturunan)
  • Pada endometriosis, nyeri haid dapat terasa lebih berat dan dapat timbul nyeri saat bersenggama

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, umumnya kista menimbulkan keluhan yang jelas bila pecah atau terpuntir. Kista kecil yang pecah terkadang tidak membutuhkan penanganan khusus dan diamati perkembangan kondisinya disertai dengan pemberian obat anti nyeri untuk mengatasi nyeri perut yang timbul. 

Kista berukuran besar yang pecah dapat menimbulkan perdarahan dalam perut dan syok sehingga memerlukan penanganan komprehensif segera. Kista berdiameter lebih besar dari 4 cm memiliki resiko terpuntir sekitar 17%. Kista yang terpuntir umumnya menyebabkan nyeri hebat dan mendadak.

Bagaimana caranya kita dapat mengetahui adanya Kista Ovarium?

Karena gejala dan tanda yang timbul jarang bersifat spesifik, umumnya diagnosis kista ovarium ditegakkan melalui pemeriksaan USG. 

Kista berdiameter kurang dari 3 cm biasanya hanya perlu pengamatan dan pemeriksaan berkala sedangkan bila ditemukan kista yang berdiameter lebih besar dari 3 cm dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan lainnya seperti CT Scan, MRI, pmeriksaan endokrinologi dan pemeriksaan laboratorium lainnya untuk menentukan kemungkinan penyebabnya.

Pada wanita usia subur, kista dapat disebabkan oleh siklus haid dan bukanlah penyakit. Adapun beberapa jenis kista ovarium yang bukan merupakan kondisi normal antara lain adalah sebagai berikut.

  • Polycystic Ovarian Syndrome (timbulnya banyak kista pada indung telur)
  • Endometriosis (timbulnya jaringan endometrium rahim pada berbagai organ lain)
  • Hemmorhagic ovarian cyst
  • Kista dermoid
  • Ovarian serous cystadenoma
  • Paraovarian Cyst
  • Cystic Adenofibroma
  • Borderline tumoral cyst

Dengan menggunakan RMI Score (Risk of Malignancy Index), dapat diperkirakan kemungkinan sebuah kista ovarium yang ditemukan merupakan sebuah keganasan. 

Parameter yang dipakai untuk menentukan RMI Score adalah hasil pemeriksaan USG, status menopause atau tidak dan pemeriksaan tumor marker CA-125.

Bagaimana penanganan Kista Ovarium?

Kista ovarium berukuran relatif kecil terkadang tidak memerlukan penanganan khusus sama sekali. 

Pada mereka yang memiliki riwayat keganasan ovarium dalam keluarga atau mereka yang sudah mengalami menopause di mana ditemukan adanya kista ovarium, pemeriksaan untuk menentukan apakah kista tersebut ganas atau tidak sangatlah penting dan tentunya akan mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kondisinya tersebut. 

Adanya banyak kemungkinan penyebab dari timbulnya kista ovarium berarti bahwa penanganan kista ovarium juga bervariasi sesuai dengan masing-masing penyebab tersebut.

Pemberian obat-obatan anti nyeri dapat dipertimbangkan bagi mereka yang memiliki keluhan nyeri selama pengamatan berkala kista ovarium yang ditemukan. 

Pil KB umumnya bermanfaat mencegah timbulnya kista baru pada endometriosis tetapi tidak berefek pada kista yang sudah ada. Pada kasus-kasus tertentu dibutuhkan penanganan melalui operasi, umumnya dengan mengangkat kista ataupun kista dengan indung telur dan saluran telur. 

Operasi dipertimbangkan misalnya pada kasus di mana kista menimbulkan keluhan seperti pada kista yang pecah atau terpuntir, kista berukuran besar (5-10cm) dan kista yang lebih kompleks.

Kista ovarium merupakan kondisi yang cukup sering ditemukan pada wanita. Karena dapat tidak menimbulkan keluhan, kista banyak tidak disadari kehadirannya dan dalam beberapa kasus tidak tertangani. 

Seringkali kita melupakan bahwa kesehatan reproduksi juga penting untuk diperhatikan di mana pemeriksaan kandungan berkala tidak hanya berkaitan dengan kehamilan saja tetapi untuk memastikan kesehatan organ-organ kandungan kita.

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit