Pentingnya Vitamin D bagi Kesehatan Jantung Anda

Dipublish tanggal: Jul 5, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Pentingnya Vitamin D bagi Kesehatan Jantung Anda

Jika vitamin D biasanya dikenal sebagai nutrisi pelengkap bagi kesehatan tulang dan gigi,  kini sebaiknya upgrade pengetahuan Anda bahwa vitamin D juga berperan dalam kesehatan jantung. Salah satu dampak yang paling berbahaya adalah gagal jantung. Tahukah Anda gagal jantung menyebabkan kematian? 

Hal ini karena jantung memiliki fungsi penting dalam mengontrol ritme suplai darah ke seluruh jaringan tubuh. Parahnya, fakta yang belum diketahui banyak orang, gagal jantung juga bisa disebabkan oleh defisiensi vitamin D.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Jantung via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 10

Nah, pasti timbul berbagai pertanyaan baru, bagaimana bisa vitamin D ini mampu menyebabkan gagal jantung? Untuk mengetahuinya, silakan simak ulasannya berikut ini!

Fakta Gagal Jantung Akibat Kekurangan Vitamin D

Gagal jantung merupakan suatu kondisi dimana organ jantung tidak mampu memompa darah dengan semestinya. Memang, banyak hal bisa jadi penyebab penyakit ini terjadi. Namun, salah satunya diakibatkan oleh defisiensi vitamin D. Bahkan, kabar ini diperoleh dari hasil penelitian yang terpercaya. 

Misalnya, penelitian yang dilakukan di Austria, menunjukkan bawah orang yang kekurangan vitamin D memiliki potensi gagal jantung 3 kali lebih besar daripada orang yang cukup vitamin D. 

Hasil penelitian serupa pun diperoleh di Jerman, dimana pasien gagal jantung yang diberikan nutrisi vitamin D yang cukup, memiliki angka harapan hidup yang lebih besar daripada yang kurang asupan vitamin D.

Peran Vitamin D bagi Kesehatan Jantung

Nah, setelah mengetahui parahnya dampak kekurangan D bagi jantung, sebenarnya seperti apa sih kinerja nutrisi ini bagi organ jantung kita? Tahukah Anda, rupanya, vitamin D ini memiliki peran pentin dalam menjaga kestabilan kadar fosfor dan kalsium dalam tubuh. 

Disisi lain, vitamin D juga berguna untuk mengontrol tekanan darah dan kadar glukosa dalam darah. Apabila kedua hal tersebut kadarnya tinggi, maka besar kemungkinan akan terjadi gangguan fungsi jantung

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Disamping itu, vitamin D juga membuat otot jantung menjadi lebih kuat dan membantu mengurangi peradangan pada tubuh akibat penumpukan lemak.

Konsumsi Ikan untuk Kesehatan Jantung

Bahayanya kekurangan vitamin D bagi tubuh tentu membuat kita berusaha untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Apalagi, sumber vitamin D terbilang mudah diperoleh di sekitar kita, salah satunya pada ikan. Menurut AHA, setiap orang disarankan untuk memenuhi kebutuhan ikan dalam seminggu sebesar 100 gram. 

Memang, pada umumnya setiap ikan memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh, namun lebih disarankan untuk mengonsumsi ikan salmon, herring, trout, sarden, teri, lele, tuna albacore, dan mackerel.

Mengapa harus jenis ikan tersebut? Jawabannya, tidak lain karena kandungan asam lemak omega 3 yang jauh lebih banyak ketimbang ikan lainnya. Lebih lanjut, konsumsi ikan jenis ini dalam jumlah lebih banyak dapat membantu kinerja jantung lebih maksimal. 

Namun, pastikan untuk memperhatikan pula proses memasaknya ya. Sebab, nutrisi vitamin D dalam ikan akan berkurang ketika digoreng daripada yang tidak digoreng.

Mengukus dan merebus adalah cara memasak yang tepat untuk menjaga nutrisi ikan tetap terjaga. Begitu pula dengan penambahan minyak yang dihindari untuk mencegah adanya tumpukan kalori. Disamping mengukus dan merebus, memanggang juga metode memasak yang mampu mempertahan vitamin D tetap terjaga dengan tambahan minyak zaitun.

Vitamin D dari Sinar Matahari

Selain dari makanan berupa ikan, rupanya vitamin juga mudah diperoleh dari paparan sinar matahari. Cobalah untuk berjemur di pagi hari supaya tubuh dapat menyimpan vitamin D paling tidak 10 menit. Maka, kebutuhan vitamin D setidaknya akan tercukupi.

Jika kebutuhan vitamin D dapat dipenuhi dengan mudah, tidak alasan untuk mengalami defisiensi vitamin D bukan?

16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Calcium and vitamin D supplements: Good, bad, or neutral for cardiovascular health?. Harvard Health. (Accessed via: https://www.health.harvard.edu/heart-health/calcium-and-vitamin-d-supplements-good-bad-or-neutral-for-cardiovascular-health)
Vitamin D Supplements May Not Help Your Heart. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/heart/news/20190619/vitamin-d-supplements-may-not-help-your-heart#1)
Danik, J. S., & Manson, J. E. (2012). Vitamin d and cardiovascular disease. Current treatment options in cardiovascular medicine, 14(4), 414–424. https://doi.org/10.1007/s11936-012-0183-8. National Center for Biotechnology Information. (Accessed via: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3449318/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app