Mengenal Penyebab dan Solusi Manjur Atasi Sakit Tulang Ekor

Dipublish tanggal: Jul 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Mengenal Penyebab dan Solusi Manjur Atasi Sakit Tulang Ekor

Tulang ekor terdapat di bagian paling bawah tulang punggung. Meski bentuk tulang ini kecil, namun tulang ekor ini tersusun atas banyak otot, tendon, dan juga ligamen serta membantu menstabilkan tubuh ketika sedang duduk. 

Ada kalanya, tulang ekor ini mengalami gangguan sehingga mendatangkan rasa sakit hampir sepanjang hari dan bisa meningkat pada waktu tertentu.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Kondisi ini tentu menyebabkan seseorang merasa sakit ketika duduk, bangkir dari posisi duduk, buang air besar, berdiri terlalu lama, hingga berhubungan seksual. 

Disamping itu, rasa sakit tak hanya terjadi pada bagian tulang ekor saja, melainkan menjalar ke bagian-bagian lain seperti paha, bokong, hingga kaki. Nah, kira-kira bagaimana tulang ekor tersebut bisa terjadi nyeri?

Penyebab tulang ekor terasa Nyeri

Sebenarnya, sakit tulang ekor disebabkan oleh berbagai hal. Sakit tulang ekor atau coccydynia atau coccygodynia ini bisa disebabkan oleh hal hal ringan hingga berat, misalnya posisi duduk yang salah, duduk terlalu lama di atas permukaan yang keras, proses persalinan, berat badan yang berlebih atau kurang, hingga postur tubuh yang tidak tepat. 

Pada kasus tertentu, sakit tulang ekor ini juga bisa disebabkan oleh arthritis, kista pilonidal kanker, infeksi, hingga tumbuhnya tulang pada tulang ekor. Trauma atau cedera juga bisa menyebabkan tulang ekor menjadi retak, bergeser, hingga memar.

Jangan cemas, ketika Anda merasakan rasa nyeri pada bagian tulang ekor, ada beberapa gerakan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri tulang ekor tersebut.

Gerakan sederhana untuk mengatasi Nyeri Tulang Ekor

Single Knee Hug

Salah satu gerakan mudah  untuk mengurangi nyeri tulang ekor yaitu single knee hug. Gerakan ini bertujuan untuk meregangkan otot piriformis dan juga otot iliopsoas. Kedua otot ini sering bermasalah dan membatasi gerakan di area tulang ekor. Cara melakukan single knee hug adalah sebagai berikut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Berbaringlah di atas matras atau lantai, kemudian tekuk salah satu lutut Anda ke arah dada. Sementara itu, kaki yang lain dibiarkan tetap lurus atau tetap menekuk. Peganglah lutut yang ditekuk dan tarik mendekati bawah dada. Tahan posisi peregangan ini selama 30 detik dan ulangi untuk sisi lutut satunya.

Bow Pose

Bow pose berguna untuk meregangkan otot punggung, tendon, dan tulang ekor secara bersamaan. Bagi pemula yang baru memulai gerakan peregangan tulang ekor ini sangat disarankan. Bagaimana cara melakukannya?

Pertama, tengkuraplah di atas matras atau lantai. Kemudian, tekuk lutut Anda ke atas dengan tangan yang berusaha menggapai pergelangan kaki setelah ditekuk.  

Setelah pergelangan kaki sudah dipegang oleh tangan, tariklah napas Anda sambil menggerakan kaki serta tangan ke atas. Tarik setinggi mungkin hingga posisi dada terangkat pula. 

Tahan 3 hingga 5 napas sebelum tangan dan pergelangan kaki kembali turun serta dada tertempel di atas lantai. Ulangilah gerakan ini lagi sebanyak 3 kali.

Triangle Pose

Gerakan terakhir untuk menstabilkan tulang ekor serta tulang belakang yaitu pose triangle. Gerakan ini juga berguna untuk memperkuat kaki, menguatkan tulang pinggul, hingga paha belakang. 

Caranya, bukalah kaki Anda selebar mungkin dan usahakan tetap lurus serta tidak menekuk lutut. Sementara itu, posisi badan tegak lurus dengan tangan yang direntangkan ke samping secara lurus. Sambil membuang napas, miringkan tubuh dengan salah satu tangan menyentuh bagian pergelangan kaki.

Apabila posisi tubuh miring ke kanan maka tangan kanan memegang pergelangan kaki bagian depan. Apabila tangan tidak mampu meraih pergelangan kaki, turunkan tangan sejauh yang bisa dicapai. Yang jelas, usahakan posisi kaki harus tetap lurus. Tahan posisi ini selama 5-7 kali pengambilan nafas dan ulangi lagi untuk sisi kiri.

15 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Foye, Patrick M., MD; Buttaci, Charles J., DO; Stitik, Todd P., MD; Yonclas, Peter P., MD Successful Injection for Coccyx Pain, American Journal of Physical Medicine & Rehabilitation: September 2006 - Volume 85 - Issue 9 - p 783-784 doi: 10.1097/01.phm.0000233174.86070.63. LWW Journals. (Accessed via: https://journals.lww.com/ajpmr/fulltext/2006/09000/successful_injection_for_coccyx_pain.11.aspx)
Tailbone trauma - aftercare. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000573.htm)
Tailbone Pain (Coccydynia) Treatment, Symptoms, Causes & Relief. eMedicineHealth. (Accessed via: https://www.emedicinehealth.com/tailbone_coccyx_injury/article_em.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app