Agar Terhindar dari Sakit Tulang Punggung Saat Bekerja

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 1 menit
Agar Terhindar dari Sakit Tulang Punggung Saat Bekerja

Duduk dan bekerja seharian didepan komputer, apalagi tanpa jeda, akan membawa sederet dampak buruk bagi tubuh Anda, sebut saja tulang punggung, leher, bahu, pinggang dan otot.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Posisi duduk bukan cuma mengurangi sirkulasi darah ke bagian bantalan tulang belakang, tetapi duduk juga memberikan tekanan 30 persen lebih besar pada tulang belakang dibandingkan saat berdiri atau berjalan.

Posisi duduk yang benar adalah duduk dengan membagi beban tubuh sehingga tidak hanya bertumpu pada bagian pinggang saja. Sebaiknya, saat Anda duduk dan mengetik di depan komputer duduklah dengan posisi tegak 90 derajat, sedangkan posisi duduk santai adalah 135 derajat.

Simak beberapa tips berikut agar Anda bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik tanpa harus diganggu rasa nyeri.

  • Atur ketinggian kursi, sehingga bagian siku, pinggul, dan lutut Anda menekuk 90 derajat selama bekerja. Lengan bagian bawah sebaiknya paralel atau sedikit diturunkan ke arah alas meja dan kedua telapak kaki menjejak di lantai. Jika tidak sampai, gunakan alat sebagai tumpuan.
  • Hindari membaca dokumen dengan menaruhnya diatas meja, lebih baik gunakan alat (misalnya, tempel pada penahan dokumen) yang diletakkan di samping layar komputer dengan jarak pandang yang sama. Hal ini berfungsi untuk mengurangi kepala membungkuk yang menyebabkan leher mudah pegal.
  • Mengetiklah dengan sepuluh jari, untuk menghindari membungkukan badan berkali-kali ke depan keyboard untuk mencari-cari huruf yang ingin diketik dan usahakan kepala Anda dalam posisi tegak ketika membaca atau mengetik.
  • Gunakan penopang (bantal) hanya dengan posisi yang benar, yaitu di bawah tulang belakang.
  • Lakukan peregangan pada bagian leher, pergelangan tangan dan bahu setiap sekitar 30 menit sampai dengan 1 jam, misalnya, dengan berjalan sedikit atau senam ringan. 
  • Pertahankan kekuatan dan kelenturan tulang dengan aktivitas fisik seperti yoga dan pilates.
  • Sesekali lakukan pemijatan untuk melemaskan otot-otot dan melancarkan peredaran darah.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Lower Back Pain When Standing: Causes and Treatments. Healthline. (https://www.healthline.com/health/lower-back-pain-when-standing)
Lower back pain when standing or walking: Causes and treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325434.php)
11 Ways to Keep Back Pain Away. WebMD. (https://www.webmd.com/back-pain/tips-for-pain-relief)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app