Memar - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 357.050 orang

Luka memar adalah cedera pada kulit sering terjadi. Luka memar dapat menyebabkan perubahan warna kulit. Luka memar adalah luka tertutup yang terjadi akibat keluarnya darah dari pembuluh darah di bawah kulit, dan kemudian darah tersebut berkumpul di bawah permukaan kulit, sehingga menghasilkan tanda hitam atau biru yang kita kenal dengan luka memar.

Apa penyebab luka memar?

Seseorang biasanya mengalami luka memar ketika terjadi benturan pada bagian tubuh mereka. Luka memar dapat terjadi pada beberapa orang yang berolahraga dengan intensitas yang tinggi, seperti atlet. Luka memar ini disebabkan oleh robekan mikroskopis pada pembuluh darah di bawah kulit.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Memar yang yang sering terjadi dan terjadi tanpa alasan yang jelas dapat mengindikasikan gangguan perdarahan, terutama jika memar tersebut disertai mimisan atau gusi berdarah.

Seringkali Anda mengalami memar, tetapi Anda lupa penyebabnya. Luka memar mungkin disebabkan oleh benturan pada tulang kering atau paha yang sebenarnya disebabkan oleh benturan pada tiang ranjang atau benda lain, namun Anda lupa apa yang menyebabkan terjadinya cedera.

Luka memar lebih sering terjadi pada orang tua terjadi karena kulit mereka lebih tipis seiring dengan bertambahnya usia. Seiring bertambahnya usia, jaringan yang mendukung pembuluh darah yang mendasarinya menjadi lebih rapuh.

Luka memar juga lebih sering terjadi pada mereka yang minum obat untuk mengencerkan darah.

Apakah luka memar dapat dicegah?

Luka memar agak sulit dihindari sepenuhnya. Tetapi jika Anda berolahraga, mengendarai sepeda, atau melakukan yang dapat menyebabkan Anda menabrak, memukul, atau berbenturan dengan sesuatu, dianjurkan untuk memakai alat pelindung seperti pelindung tulang kering, dan helm. Menggunakan perlengkapan-perlengkapan seperti yang disebutkan, mungkin dapat mencegah terjadinya luka memar.

Selain hal tersebut, beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah timbulnya luka memar meliputi:

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01
  • Mengatur posisi furnitur di rumah Anda agar tidak tertabrak saat Anda berjalan.
  • Merapikan kabel telepon dan kabel listrik untuk mencegah Anda tersandung dan jatuh.
  • Pastikan lantai tetap kering dan tidak licin.
  • Pasang lampu malam atau gunakan senter jika Anda perlu berjalan ke kamar mandi di malam hari.
  • Jika dokter Anda telah meresepkan obat pengencer darah, pastikan untuk memantau secara teratur dan menyesuaikan dosis obat yang diperlukan.

Bagaimana cara mengatasi luka memar?

Untuk mengatasi luka memar, tidak ada pengobatan khusus yang perlu dilakukan oleh dokter. Anda dapat meletakan kompres dingin pada area luka memar untuk membantu memperlambat aliran darah yang mengalir ke area tersebut, sehingga dapat mengurangi jumlah darah yang bocor ke jaringan.

Kompres dingin juga membantu mengatasi peradangan dan pembengkakan. Yang harus Anda lakukan adalah meletakan kompres dingin pada luka memar selama 15 hingga 20 menit setiap jam selama satu atau dua hari setelah luka memar muncul.

Anda dapat menggunakan es yang dimasukkan ke dalam kantong plastik, dan membungkusnya menggunakan kain atau handuk dan meletakkannya pada area memar (jangan langsung menempelkan es ke kulit).

Anda juga dapat menggunakan sekantung sayuran beku. Tidak masalah apakah wortel, kacang polong, atau apa pun, asalkan dibekukan. Kantung sayuran beku bekerja seperti kompres dingin menggunakan es.

Namun penting untuk diingat, sayuran yang telah Anda cairkan, tidak boleh kembali dibekukan untuk dikonsumsi kemudian hari, pilihlah sayuran yang ingin Anda masak saat itu juga untuk digunakan sebagai kompres dingin.

Untuk mengurangi pembengkakan dan memar, angkat area memar setinggi jantung Anda. Dengan kata lain, jika posisi luka memar berada di tulang kering Anda, berbaringlah di sofa atau tempat tidur dengan menopang kaki Anda, tindakan ini akan membantu mencegah darah menggenang di area tersebut karena lebih banyak darah yang akan mengalir kembali ke jantung Anda.

Jika Anda terus berdiri, lebih banyak darah akan mengalir ke tulang kering Anda, sehingga luka memar akan menjadi lebih besar.

Asetaminofen dapat diminum untuk mengatasi rasa sakit. Hindari penggunaan aspirin atau ibuprofen karena obat ini dapat memperlambat pembekuan darah dan, pada kenyataannya dapat menyebabkan pendarahan yang lebih lambat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit