Loratadine - Manfaat, Dosis dan Efek Samping

Update terakhir: Mar 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 455.761 orang

Obat loratadine adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk gejala alergi seperti ruam kulit, bersin, gatal-gatal, mata berair. Obat ini memiliki efek samping ringan dan efektivitas yang sangat baik. Obat ini juga cocok dipakai untuk anak-anak dengan alergi seperti gatal-gatal atau hidung tersumbat akibat debu.

Obat loratadine merupakan jenis obat golongan anti histamin. Anti histamin sendiri terdiri dari antagonis generasi 1 dan antagonis generasi 2. Obat generasi 1 dan 2 memiliki fungsi untuk memblokade reseptor H1. Reseptor ini terletak di dalam organ tubuh terutama di pembuluh darah, otot, saluran cerna, kandung kemih, dan rahim.

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Berbeda dengan obat generasi 1, loratadine merupakan jenis obat generasi 2. Obat ini tidak menyebabkan kantuk seperti pada generasi 1. Dosis obat yang diberikan juga lebih sedikit dalam satu harinya, karena dalam satu tablet loratadine mampu mempertahankan efek histamin yang keluar lebih lama (T ½ yang lebih panjang).

Obat loratadine juga tidak melewati susunan saraf pusat sehingga tidak menyebabkan kantuk dan melemahkan aktivitas otak. Obat loratadine memiliki efek anti alergi dengan tidak hanya menghambat efek histamin, tetapi juga zat alergik yang membentuk prostaglandin, leukotrin, dan kinin.

Obat generasi 2 selain loratadine yaitu setirizin, emedastin, dan fexofenadin. Sedangkan pada obat generasi 1 yaitu feniramin, hidroksizin, klemastin, dan difenhidramin.

Mengenai Obat Loratadine

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet, sirup

Kandungan:

Antihistamin 

Iklan dari HonestDocs
HonestDocs Health Shop - Pesan Obat Jadi Lebih Mudah!

GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia hingga Rp.30,000 (minimum transaksi Rp.50,000)

Medicine delivery 01

Manfaat Obat Loratadine 

Urtikaria

Urtikaria merupakan kelainan kulit berupa timbulnya bercak kemerahan dan disertai dengan rasa gatal. Munculnya urtikaria tersering pada daerah pergelangan tangan, kaki, leher, dan daerah yang terjangkau.

Urtikaria juga sering disebut biduran dimana juga muncul bentol-bentol tipis. Urtikaria muncul dalam hitungan menit sejak alergen merangsang kulit dermis.

Rhinitis alergi

Rhinitis alergi merupakan alergi yang menyerang hidung sebagai sistem pernapasan. Gejala yang dirasakan adalah bersin- bersin, gatal pada permukaan hidung, serta munculnya cairan atau beler pada hidung dan mata.

Hidung juga dapat tersumbat. Penyebab iritasi hidung tersebut adalah substandi alergen yang masuk dan melepaskan enzim histamin sehingga menimbulkan gatal.

Efek Samping Obat Loratadine

Obat loratadine merupakan obat anti histamin golongan 2 yang tidak menyebabkan kantuk selama dosis yang diberikan tidak berlebihan sesuai usia. Namun terdapat beberapa efek samping lain yang perlu diperhatikan selama menggunakan obat ini. Efek samping yang dapat muncul antara lain:

  • Sakit kepala
  • Kepala terasa ringan
  • Cepat lelah
  • Mulut kering
  • Nyeri perut
  • Mual dan muntah
  • Detak jantung meningkat

Dosis dan Cara Pemakaian Obat Loratadine

Obat loratadine tersedia dalam bentuk tablet dosis 10 mg, 20 mg, dan sirup dosis 5 mg/5 ml.

Pemberian sirup ditujukan untuk anak-anak mulai usia 2 tahun atau dapat diberikan tablet dengan dosis 5 mg hingga 10 mg apabila muncul penyakit rhinitis seperti hidung tersumbat, gatal, dan keluar ingus bening dan pada urtikaria.

Untuk orang dewasa dengan rhinitis alergi, dosis yang diberikan yaitu 10 mg sehari dengan jarak pemberian selama 12 jam terutama pada pasien urtikaria dan hidung gatal.

Obat loratadine dapat dikonsumsi sebelum dan sesudah makan. Bila ingin mengonsumsi obat lain, harap berikan jeda setelah konsumsi obat berikutnya. Bila timbul gejala alergi loratadine, segera kunjungi dokter.

Interaksi Obat Loratadine

  • Hindari penggunaan obat loratadine bersamaan dengan desloratadine, karena obat desloratadine juga merupakan obat yang dapat meredakan gejala alergi
  • Hindari mengkonsumsi alkohol selama menjalani pengobatan ini karena dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh.

Perhatian

Beberapa petunjuk selama penggunaan obat loratadine:

  • Obat ini tidak boleh dikonsumsi melebihi dosis yang diberikan oleh dokter 
  • Banyak minum setelah mengonsumsi obat loratadine 
  • Jangan mengonsumsi obat lain yang bersamaan dengan obat loratadine 
  • Jangan mengonsumsi alkohol selama dalam pengobatan obat loratadine
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada usia dibawah 2 tahun 
  • Obat ini adalah obat jangka pendek, tidak boleh diberikan terlalu sering 
  • Hati- hati untuk penggunaan obat loratadine pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal
  • Obat ini terbilang aman untuk dikonsumsi pada ibu hamil, tetapi tidak untuk ibu menyusui karena dapat melewati ASI.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp