Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Ketoprofen: Obat Untuk Mengobati Nyeri Otot

Update terakhir: OCT 16, 2019 Tinjau pada OCT 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.662.621 orang

Ketoprofen adalah termasuk obat golongan anti-inflamasi non steroid. Seperti jenis golongannya, Ketoprofen adalah obat yang digunakan untuk menangani gejala gejala peradangan serta nyeri otot serta nyeri sendi, biasanya obat ini digunakan untuk penyakit seperti Rheumatoid Arthritis ataupun asam urat

Ketoprofen bisa juga digunakan untuk migrain, nyeri menstruasi, sakit gigi ataupun demam pada anak dan juga dewasa.

Mengenai Ketoprofen

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet salut selaput, kapsul, suntik, suppositoria, gel

Kandungan:

 Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

Manfaat Ketoprofen

Ketoprofen biasa digunakan dalam keadaan nyeri sendi serta radang sendi dalam penyakit Rheumatoid Arthritis serta asam urat, serta penyakit lain seperti migrain, nyeri menstruasi, sakit gigi ataupun demam pada anak dan juga dewasa, dan merupakan obat yang dibeli hanya melalui resep dokter, sehingga kita pun sebagai konsumen harus bijak dalam menggunakan obat ini. 

Ketoprofen bekerja dengan cara menghambat enzim yang bernama prostalglandin sehingga menghambat pembengkakan serta nyeri yang dirasakan bisa mereda atau membaik. Obat ini bisa digunakan baik oleh anak, dewasa atau lanjut usia.

Dosis Ketoprofen

Berbagai sediaan Ketoprofen sendiri terdiri dari tablet salut selaput, kapsul, sediaan suppositoria, gel, plaster, serta sediaan injeksi dan dikonsumsi tergantung dari keluhan serta usia pemakainya.

Keluhan nyeri ataupun inflamasi

  • 50 – 100 mg secara IV di regio gluteal (bokong) setiap 4 jam. Maksimal 200 mg dalam sehari sampai dengan 3 hari.
  • 25 – 50 mg setiap 6 -8 jam per Oral tablet atau kapsul. Maksimal 300mg/hari terbagi dosis untuk dewasa. Untuk lansia >75 tahun harus disesuaikan kembali dosisnya.
  • 2.5% gel yang dioleskan 2 – 4 x sehari bisa sampai 10 hari.
  • 30 mg plaster diganti 2x sehari.

Gejala rematik

  • 100 -200 mg/hari per Oral tablet, 2 – 4 kali pemberian sehari. Maksimal 300mg/hari.
  • 100 mg, 2x sehari atau saat malam hari per rektal (sediaan suppositoria). Maksimal 200mg/hari.

Cara penggunaan obat ini harus dikonsumsi setelah kita makan karena dapat menimbulkan gejala lambung. Penggunaan obat ini harus menggunakan resep dari dokter, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang telah memeriksa anda secara langsung sehingga mengetahui kondisi medis anda. 

Apabila memang memiliki keluhan keluhan medis seperti diatas ataupun hal lainnya, segera periksakan diri anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bacalah petunjuk pada kemasan obat dan ikuti anjuran dokter dalam mengkonsumsi obat ini.

Efek Samping

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Ketoprofen sendiri adalah:

Tentunya tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut diatas, bila Anda merasa khawatir dalam penggunaan obat ini ataupun mengalami salah satu keluhan yang telah disebutkan diatas, konsultasikan keadaan medis Anda kepada tenaga medis atau dokter terdekat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Ibu hamil dan menyusui

Perlu diketahui bahwa penggunaan Ketoprofen untuk ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kagetori C, yaitu studi pada binatang mengindikasikan adanya efek pada janin ataupun belum dilakukannya studi pada manusia, sehingga obat ini dapat digunakan hanya jika dirasakan bahwa manfaatnya akan lebih besar dibandingkan dengan efeknya kepada janin, saran kami hubungi dan konsultasikan kembali kepada dokter anda bila anda ingin mengkonsumsi Ketoprofen dalam keadaan hamil atau menyusui.

Interaksi Ketoprofen

Peringatan

Dalam menggunakan Ketoprofen, ada beberapa hal yang perlu di waspadai, seperti:

Dikarenakan efek samping terhadap lambung, berhati hati dalam memberikan Ketoprofen pada penderita maag, gastritis, tukak lambung karena bisa memperburuk kondisi bahkan bisa sampai menyebabkan perdarahan saluran cerna pada pemakaian jangka panjang.

Berhati-hati dalam pemberian Ketoprofen untuk penderita hipertensi, gagal jantung serta gangguan jantung lainnya karena bisa memperburuk keadaan.

Ketoprofen kapsul tidak direkomendasikan untuk ibu hamil karena dapat menyebabkan kelahiran prematur.

Overdosis

Keluhan overdosis biasanya didapatkan bila mengonsumsi 5-10x lebih banyak dari target dosis yang telah ditentukan. Gejala overdosis lain bisa berupa kelemhan, pusingm mual dan muntah, nyeri ulu hati sampai ke tahap depresi pernapasan, koma, bahkan kejang. Segera cari bantuan medis bila anda atau kerabat anda mengalami keluhan seperti ini. 


Referensi

Allen, H. Patient (2016). Ketoprofen for Pain and Inflammation.

Ambardekar, N. WebMD (2017). Suppositories: What They Treat and How to Use Them.

BPOM RI (2017). Cek Produk BPOM. Ketoprofen.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp