HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Kenali Tanda-Tanda Radang Sendi Pinggul Pada Anak (Toksik Sinovitis)

Dipublish tanggal: Agu 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 24, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kenali Tanda-Tanda Radang Sendi Pinggul Pada Anak (Toksik Sinovitis)

Apa itu Toksik Sinovitis?

Toksik sinovitis memang terdengar seperti nama yang menakutkan, tetapi kondisi ini bukan kondisi yang menakutkan. Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan pinggul yang dapat menyebabkan nyeri pada pinggul dan kaki sehingga seseorang yang mengalami kondisi ini cenderung akan berjalan pincang.  

Kondisi ini bisa sangat mengganggu terutama ketika gejala muncul secara tiba-tiba. Tetapi toksik sinovitis biasanya hilang dalam satu atau dua minggu, dan tidak menyebabkan masalah jangka panjang.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Apa penyebab terjadinya Toksik Sinovitis?

Toksik sinovitis (juga dikenal sebagai sinovitis sementara) adalah penyebab umum nyeri pinggul dan pincang pada anak-anak. Dokter tidak tahu penyebab pastinya, tetapi beberapa anak menderita kondisi ini setelah mengalami infeksi virus (seperti pilek atau diare). 

Karena itu, beberapa dokter berpikir bahwa toksik sinovitis mungkin disebabkan oleh zat yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

Toksik sinovitis dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak yang berusia antara 3 dan 8 tahun. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada anak laki-laki.

Kadang-kadang toksik sinovitis sulit dibedakkan dengan artritis septik, atau artritis infeksi, suatu kondisi yang lebih serius yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang sendi dan dapat menyebabkan kerusakan sendi jangka panjang. 

Dokter dapat mengesampingkan artritis septik atau kondisi lain melalui pemeriksaan fisik dan tes diagnostik.

Apa tanda & gejala Toksik Sinovitis?

Ketika seorang anak-anak menderita toksik sinovitis, rasa sakit dirasakan pada daerah pinggul dan dapat muncul pada salah satu atau kedua sisi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Tanda-tanda lain yang mungkin muncul meliputi:

  • infeksi virus seperti flu
  • demam ringan (hingga 38 ° C)
  • tertatih-tatih dengan jari-jari kaki menghadap ke luar, lutut ditekuk atau diluruskan
  • berjalan berjinjit
  • ketidaknyamanan pinggul setelah lama mengistirahatkan sendi (seperti duduk di mobil atau di meja, atau menonton TV)
  • nyeri pada lutut atau paha tanpa nyeri pinggul
  • dalam beberapa kasus, anak-anak menolak untuk berjalan

Pada bayi, tanda-tanda paling umum yang muncul akibat toksik sinovitis adalah merangkak dan menangis secara tidak normal, dan mereka mungkin menangis ketika sendi pinggulnya digerakkan, seperti saat penggantian popok.

Apa komplikasi yang dapat muncul terkait dengan Toksik Sinovitis?

Meskipun kondisi ini jarang menimbulkan manifestasi yang serius, Anda harus segera memeriksakan anak Anda ke dokter jika:

  • demam atau rasa sakit menjadi lebih buruk bahkan setelah minum obat antiinflamasi
  • nyeri sendi berlangsung lebih lama dari tiga minggu atau kembali setelah anak Anda berhenti minum obat
  • obat anti-inflamasi tidak memberikan efek apapun walaupun telah dikonsumsi dalam beberapa hari
  • Dalam kasus ini, dokter anak Anda mungkin perlu meresepkan obat yang berbeda atau melakukan tes tambahan untuk memeriksa penyebab nyeri pinggul lainnya.

Bagaimana penanganan Toksik Sinovitis?

Diagnosa

Hal pertama yang akan dilakukan dokter adalah memeriksa anak Anda, memeriksa untuk melihat gerakan seperti apa yang dapat memicu timbulnya nyeri dengan menggerakkan lutut, pinggul, dan persendian lainnya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa pincang disebabkan oleh nyeri sendi.

Selanjutnya, dokter dapat melakukan pemeriksaan USG pinggul. Tes pencitraan ini dapat menunjukkan jika terdapat kelainan pada sendi panggul. Jika terdapat penumpukan cairan pada sendi panggul, maka kemungkinan terjadi pembengkakan atau peradangan jaringan. 

Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan darah untuk melihat apakah terjadi infeksi yang berkaitan dengan peradangan jaringan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Kadang-kadang, hasil tes darah menyulitkan dokter untuk mengesampingkan artritis septik, sehingga cairan mungkin diambil dari sendi untuk kultur (tes laboratorium untuk mendeteksi bakteri). 

Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan radiologi lain untuk mencari atau menyingkirkan kemungkinan penyebab lain yang dapat menyebabkan pincang dan nyeri pada anak Anda.

Penanganan

Perawatan untuk toksik sinovitis toksik biasanya dilakukan dengan pemberian obat anti inflamasi seperti ibuprofen atau naproxen. Anak Anda dapat meminumnya hingga 4 minggu sampai peradangan hilang. Dokter juga dapat meresepkan obat untuk rasa sakit, seperti asetaminofen.

Penting untuk mengistirahatkan sendi pinggul, dan yang terbaik adalah hindari memberikan beban atau tekanan pada pinggul selama masa pemulihan. Anak-anak biasanya dapat berjalan kembali dengan nyaman dalam satu atau dua hari setelah minum obat anti-inflamasi. 

Namun, partisipasi dalam kegiatan seperti kelas olahraga harus menunggu sampai anak Anda pulih sepenuhnya.

13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Frick, Steven. (2006). Evaluation of the Child Who Has Hip Pain. The Orthopedic clinics of North America. 37. 133-40, v. 10.1016/j.ocl.2005.12.003.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/7143371_Evaluation_of_the_Child_Who_Has_Hip_Pain)
Nouri, Aria & Walmsley, David & Pruszczynski, Blazej & Synder, Marek. (2013). Transient synovitis of the hip: A comprehensive review. Journal of pediatric orthopedics. Part B. 23. 10.1097/BPB.0b013e328363b5a3.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/243968080_Transient_synovitis_of_the_hip_A_comprehensive_review)
Whitelaw, Christine & Varacallo, Matthew. (2019). Transient Synovitis.. ResearchGate. (Accessed via: https://www.researchgate.net/publication/331110758_Transient_Synovitis)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app