Kenali Tanda-Tanda Kanker Serviks

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Kenali Tanda-Tanda Kanker Serviks

Wanita sebaiknya kenali tanda-tanda kanker serviks . Julia Perez yang kerap disapa Jupe tak lagi ceria seperti biasanya. Ia menangis saat melakukan konferensi pers peluncuran bukunya yang berjudul, “Jupe: My Uncut Story”. Alasan di balik tangisan Jupe memang akan membuat semua wanita melakukan hal yang sama. Artis yang dikenal lewat peran seksinya ini ternyata divonis menderita kanker serviks

“Dari hasil biopsi dan medical check up, ternyata aku terkena kanker serviks stadium 2A,” ujar Jupe dengan lirih. Ia pun memperlihatkan hasil medical check-up dari sebuah rumah sakit di Singapura kepada para wartawan. “Selama ini, aku memang menutupi. Dulu, aku pernah mengalami pendarahan hebat. Aku pun memeriksakan diri ke rumah sakit di Singapura. Akhirnya, saya tahu itu kanker,” ucap Jupe sambil terisak-isak.

Apakah Kanker Serviks itu ?

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah penyakit yang mematikan bagi para wanita. Data WHO pada 2013 menunjukkan bahwa lebih dari 270 ribu wanita di dunia meninggal karena kanker serviks. Data WHO juga menyebutkan bahwa lebih dari 85 persen kematian karena kanker serviks terjadi di negara berkembang. Penyebab kanker serviks adalah virus HPV (Human papillomavirus). Penelitian menunjukkan bahwa virus HPV nomor 16 dan 18 adalah penyebab utama kanker serviks di dunia.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Inilah beberapa faktor risiko kanker serviks:

1. Berhubungan badan di usia muda.

2. Berganti-ganti pasangan saat berhubungan badan. 

3. Infeksi menular seksual.

4. Merokok.

5. Penggunaan obat-obatan yang memengaruhi sistem imun tubuh seperti obat yang digunakan untuk penderita penyakit autoimun.

Penyakit kanker serviks termasuk mematikan. Terutama karena tanda-tanda kanker serviks di stadium awal sering kali tidak ada. Tanda-tanda seperti perdarahan, keputihan yang berbau, sulit buang air kecil, dan nyeri panggul baru muncul pada kanker serviks stadium akhir. Akibatnya, pertolongan medis untuk menangani kanker serviks sering kali terlambat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Tanda-tanda kanker serviks lain yang patut diwaspadai adalah:

Pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi, Anda bisa mencegah kanker serviks dengan menghindari faktor risiko. Selain itu, Anda disarankan rutin memeriksakan diri ke dookter kandungan. Terutama, bagi wanita yang sudah aktif berhubungan seksual. Misalnya, melakukan pap smear setiap setahun sekali dan apabila Anda memiliki satu atau beberapa faktor risiko atau ada keluhan yang mengarah ke penjelasan di atas dapat diulang setiap 6 bulan dan 4 bulan sekali.

Saat ini, terdapat dua jenis vaksin untuk melindungi diri Anda dari virus HPV nomor 16 dan nomor 18. Vaksin ini akan lebih efektif bila digunakan sebelum seseorang aktif secara seksual. WHO sendiri merekomendasikan vaksin HPV dilakukan pada anak perempuan yang berusia 9 – 13 tahun.

Meski demikian, vaksin HPV tidak bisa menyembuhkan infeksi virus HPV atau penyakit yang disebabkan virus HPV seperti kanker. (AI)

Ditinjau oleh dr. Ari Wibowo


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Palliative care. Plymouth Meeting, Pa.: National Comprehensive Cancer Network. https://www.nccn.org/professionals/physician_gls/default.aspx.
Cervical cancer. Plymouth Meeting, Pa.: National Comprehensive Cancer Network. https://www.nccn.org/professionals/physician_gls/default.aspx.
Niederhuber JE, et al., eds. Cancers of the cervix, vulva and vagina. In: Abeloff's Clinical Oncology. 6th ed. Philadelphia, Pa.: Elsevier; 2020. https://www.clinicalkey.com.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app