Kenali Penyebab Tulang Kering Mati Rasa

Dipublish tanggal: Jul 23, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kenali Penyebab Tulang Kering Mati Rasa

Mati rasa bisa digambarkan sebagai kehilangan indera perabaan yang dapat terjadi pada satu atau lebih bagian tubuh Anda secara bersamaan. Mati rasa dapat mempengaruhi tubuh Anda sepanjang satu saraf, di satu sisi tubuh, atau lebih jarang di kedua sisi tubuh.

Mati rasa kadang-kadang terjadi dengan sensasi lain, seperti tusukan atau bahkan kesemutan atau terbakar.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Nyeri tulang kering 

Nyeri tulang kering adalah nyeri di bagian depan kaki bagian bawah antara lutut dan pergelangan kaki. 

Nyeri ini dapat melukai langsung di tulang kering Anda (tibia) atau di atas otot-otot yang ada di sisi dalam atau luar tibia. Nyeri tulang kering tersebut sering disebut shin splints.

Gejala tulang kering mati rasa 

Nyeri tulang kering kadang-kadang dipengaruhi oleh mati rasa. Meskipun beberapa kondisi tidak perlu dikhawatirkan 

Mati rasa di tulang kering dapat muncul dengan sendirinya dalam satu atau lebih cara berikut:

    • Kehilangan sensasi seperti tidak bisa merasakan suhu atau rasa sakit pada tulang kering Anda
    • Kehilangan koordinasi sepereti kesulitan berjalan atau menggerakkan otot dan kaki Anda
    • Sensasi pin-and-needles
    • Rasa terbakar 

    Jenis mati rasa pada tulang kering 

    Nyeri skiatika biasanya dimulai dengan diskus hernia di tulang belakang lumbar baah Anda. Tulang belakang Anda dipisahkan dan diberi bantalan oleh piringan bulat dari jaringan ikat. 

    Ketika diskus menjadi aus baik karena cedera atau hanya beberapa tahun penggunaan, kondisi ini dapat mulai mendorong keluar diskus  dari cincin luar yang keras.

    Iklan dari HonestDocs
    Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

    Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

    Default internal ads 5

    Ketika diskus  terherniasi, kondisi ini mungkin memberi tekanan pada saraf di sekitarnya. Ini dapat menyebabkan banyak rasa sakit ketika itu terjadi pada saraf siatik.

    Saraf skiatika  adalah saraf terpanjang di tubuh Anda. Dimulai dari punggung bagian bawah dan terbelah untuk menembus pinggul, bokong, kaki, dan kaki di kedua sisi. Tulang dan stenosis  memberi tekanan pada saraf siatik di punggung bawah. 

    Ketika kondisi ini terjadi, ini dapat menyebabkan banyak masalah yang memicu pada persarafan. 

    • Shin splint

    Istilah "shin splints" merupakan rasa sakit di sepanjang tepi bagian dalam tulang kering (tibia).

    Sebagian besar rasa sakit terjadi antara tulang kering dan pergelangan kaki.

    Atlet dan yang secara teratur berpartisipasi dalam aktivitas fisik yang berat lebih mungkin menimbulkan shin splint. Nyeri yang disebabkan oleh shin splints akan terasa kaku dan pegal.  Kadang juga terasa seperti mati rasa.

    Iklan dari HonestDocs
    Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

    Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

    Default internal ads 5

    Shin splints biasanya muncul setelah aktivitas fisik. Kondisi ini sering dikaitkan dengan aktivitas  berlari. Setiap aktivitas olahraga yang giat dapat menghasilkan shin splints, terutama jika Anda baru memulai program kebugaran.

    Langkah-langkah sederhana dapat meringankan rasa sakit dari shin splints. Istirahat, es, dan peregangan sering membantu meredakan nyeri . Berhati-hatilah untuk tidak berlebihan berolahraga rutin akan membantu mencegah shin splints kembali.

    Diabetes merupakan suatu kelainan gula darah yang banyak ditemukan pada dewasa dan orang tua. Penderita diabetes tipe 2 sering mengalami rasa sakit, mati rasa, dan kesemutan di kaki bagian bawah. Ini terjadi ketika kadar gula darah tubuh telah meningkat untuk waktu yang lama. 

    Kondisi ini juga dapat diperberat pada adanya kaki diabetik yang berupa luka yang sulit sembuh dan memicu kerusakan jaringan. 

    Penyakit arteri perifer dapat terjadi ketika plak di dinding pembuluh darah menumpuk, menyebabkan terjadi penyempitan pembukuh darah. Ini sering mempengaruhi orang dengan diabetes tipe 2.

    • Sklerosis multipel 

    Sklerosis multipel adalah penyakit yang berpotensi melumpuhkan otak dan sumsum tulang belakang (sistem saraf pusat).

    Pada penyakit ini, sistem kekebalan tubuh menyerang selubung pelindung (myelin) yang menutupi serat saraf dan menyebabkan masalah komunikasi antara otak Anda dan seluruh tubuh Anda. Akhirnya, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan permanen atau kerusakan saraf.

    Kebanyakan orang dengan multiple sclerosis merasa lebih sulit untuk berjalan. Kesulitan biasanya disebabkan adanya mati rasa yang berat pada tungkai dan kaki.

    RLS menyebabkan sensasi yang tidak menyenangkan di kaki, ini terjadi bersamaan dengan dorongan kuat untuk menggerakkan kaki. Daerah nyeri dan mati rasa terjadi pada tulang kering. Bagi kebanyakan orang, dorongan itu lebih kuat ketika Anda santai atau mencoba tidur.

    Kekhawatiran paling serius bagi orang dengan RLS adalah bahwa hal itu dapat mengganggu tidur, menyebabkan kantuk dan kelelahan di siang hari. 

    RLS dan kurang tidur dapat menempatkan Anda pada risiko untuk masalah kesehatan lainnya, termasuk depresi jika tidak diobati.

    5 Referensi
    Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
    Numbness in legs and feet: Causes, symptoms, and treatment. Medical News Today. (Accessed via: https://www.medicalnewstoday.com/articles/321560)
    Femoral nerve dysfunction. MedlinePlus. (Accessed via: https://medlineplus.gov/ency/article/000687.htm)
    Why Is My Leg Numb? 6 Possible Causes of Leg Numbness. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/leg-numbness-causes#1)

    Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Tanya Dokter

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

    Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

    Submit
    Buka di app