Kandungan Manfaat dari Sayur Kangkung Bagi Kesehatan

Dipublish tanggal: Mar 11, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 24, 2019 Waktu baca: 2 menit
Kandungan Manfaat dari Sayur Kangkung Bagi Kesehatan

Sayur yang satu ini memang sangat banyak sekali digemari oleh kalangan masyarakat Indonesia. Selain sangat mudah didapatkan dan rasanya yang lezat, ternyata kangkung memiliki sejuta manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh. Kangkung memiliki banyak kandungan gizi dan bermacam nutrisi seperti mineral dan vitamin, serat, selenium, zat besi, fosfor, vitamin A, B dan C. Mari simak penjelasan berikut.

Kandungan nutrisi sayur kangkung

Kangkung merupakan salah satu sayuran berdaun hijau yang populer di Indonesia dan di berbagai negara Asia. Tanaman ini biasanya ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Beberapa kandungan gizi pada kangkung memang terbilang banyak dan bervariasi, dan diantara kandungan tersebut semuanya mempunyai khasiat baik bagi tubuh.

Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam sayur kangkung sangat tinggi dan bersifat antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas penyebab kanker dan penuaan dini. Selain itu, kangkung juga kaya akan berbagai mineral penting seperti kalium, kalsium, magnesium, zat besi, serta zat fosfor, hentriakontan, sitosterol, vitamin B1

Berkat kandungan yang dimiliki, kangkung dapat berfungsi sebagai antiracun, antiradang, penenang dan diuretik jika dikonsumsi dengan porsi yang benar. Di dalam setiap 100 gram sayuran kangkung mengandung:

  • Energi = 29 kkal
  • Protein = 3 gr
  • Lemak = 0,3 gr
  • Karbohidrat = 5,4 gr
  • Kalsium = 73 mg
  • Fosfor = 50 mg
  • Zat Besi = 3 mg
  • Vitamin A= 6300 IU
  • Vitamin B1 = 0,07 mg
  • Vitamin C = 32 mg.
  • Serat = 1.0 g

Manfaat kangkung bagi kesehatan tubuh

1. Mencegah anemia

Dalam 100 gram kangkung segar mengandung sekitar 2,5 mg zat besi. Zat besi berkhasiat untuk menambah hemoglobin, sehingga mengkonsumsi kangkung dapat mencegah gejala kekurangan darah atau anemia.

2. Anti radang

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kangkung berpotensi sebagai anti radang untuk melawan peradangan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus subtilis. Bakteri-bakteri tersebut merupakan bakteri yang dapat menyebabkan MRSA serta keracunan makanan.

3. Mencegah kanker

Kangkung juga memiliki potensi untuk mencegah kanker. Sayur ini juga dikatakan dapat mencegah kanker perut serta kanker kulit serta kanker payudara.

4. Mencegah diabetes melitus

Ekstrak kangkung ternyata bisa menyerap kelebihan gula dalam darah. Dengan demikian mengkonsumsi sayur kangkung dapat mencegah penyakit diabetes melitus apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.

5. Menjaga kesehatan mata

Kandungan vitamin A yang terdapat di dalam kangkung berfungsi untuk meningkatkan kesehatan mata

6. Mencegah sariawan

Kandungan vitamin C pada kangkung dapat mencegah sariawan dan gusi berdarah.

7. Melawan kerusakan hati

Diduga kangkung dapat melindungi kerusakan, luka, dan peradangan organ hati. Menurut hasil penelitian, hal tersebut dikarenakan kangkung dapat memicu produksi enzim yang berfungsi untuk membersihkan hati dari racun dan zat sisa yang dapat menyebabkan kerusakan.

Bahaya kangkung apabila dikonsumsi terlalu banyak

Meski menyimpan banyak manfaat, sayuran hijau seperti kangkung juga bisa membahayakan kesehatan bila dikonsumsi terlalu banyak. Bahaya kangkung yang dikonsumsi kebanyakan antara lain:

1. Meningkatkan risiko asam urat

Terdapat zat purin pada sayur kangkung, oleh karena itu janganlah mengkonsumsinya secara berlebihan terlebih pada orang yang menderita penyakit asam urat.  Zat purin yang terdapat dalam kangkung dapat menyebabkan asam urat kambuh , sendi nyeri dan bisa mengalami pembengkakan.

2. Alergi

Apabila Anda mengalami alergi seperti gatal-gatal atau ruam kemerahan setelah makan kangkung, disarankan untuk tidak mengkonsumsi sayur ini. 

Itulah sejuta manfaat kangkung bagi kesehatan tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Jika Anda mengalami alergi atau efek samping lainnya, dianjurkan untuk segera mendapat penanganan dan konsultasikan pada dokter Anda.


6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Kale: Nutrition, Types, Cooking, and More. WebMD. (https://www.webmd.com/food-recipes/kale-nutrition-and-cooking)
Kale 101: Nutrition, Health Benefits, Types, How to Cook, More. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/diet/kale-nutrition-health-benefits-types-how-cook-more/)
The Health Benefits of Kale. Health.com. (https://www.health.com/nutrition/health-benefits-of-kale)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app