Imatinib: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 15, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Mei 14, 2019 Waktu baca: 5 menit

Kanker merupakan istilah yang luas. Hal ini menggambarkan penyakit yang terjadi ketika perubahan sel menyebabkan pertumbuhan dan pembelahan sel yang tidak terkendali. 

Beberapa jenis kanker menyebabkan pertumbuhan sel yang cepat, sementara yang lain menyebabkan sel tumbuh dan membelah pada tingkat yang lebih lambat. Beberapa bentuk kanker tertentu menghasilkan pertumbuhan yang terlihat yang disebut tumor, sementara jenis kanker yang lain, seperti leukemia, tidak terlihat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Nah, pada artikel ini akan membahas salah satu obat biasa digunakan dalam mengatasi jenis kanker tertentu. Obat tersebut yaitu obat Imatinib. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai kegunaan, dosis dan efek samping obat Imatinib dalam menangani suatu kanker. Selamat membaca.

Mengenai Imatinib

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Obat anti-kanker 

Kegunaan obat Imatinib

Obat Imatinib adalah jenis terapi biologis yang disebut inhibitor tirosin kinase. Tirosin kinase adalah protein yang digunakan sel untuk saling memberi sinyal agar tumbuh. Obat ini digunakan untuk mengobati beberapa jenis leukemia (kanker sel darah putih) dan kanker dan gangguan sel-sel darah lainnya. 

Obat Imatinib juga digunakan untuk mengobati beberapa jenis tumor stroma gastrointestinal (sejenis tumor yang tumbuh di dinding saluran pencernaan dan dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh), jenis kanker tertentu seperti lymphoblastic leukemia akut, myeloid leukemia kronis dan penyakit myelodysplastic/myeloproliferative. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat Imatinib juga dapat digunakan untuk merawat protuberans dermatofibrosarcoma (tumor yang terbentuk di bawah lapisan atas kulit) ketika tumor tidak dapat diangkat melalui pembedahan dan telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, atau kambuh kembali setelah operasi. 

Obat ini bekerja dengan cara menghalangi aksi protein abnormal yang memberi sinyal pada sel kanker untuk berkembang biak. Hal ini dapat membantu menghentikan penyebaran sel kanker.

Dosis obat Imatinib

Obat Imatinib merupakan obat yang diberikan berdasarkan resep dari dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral (100mg, 400mg). Berikut dosis obat Imatinib yang biasa diberikan:

Obat oral untuk Protuberans Dermatofibrosarcoma.
Dewasa: 400 mg dua kali sehari.

Obat oral untuk Leukemia mieloid kronis
Dewasa: Fase kronis: 400 mg setiap hari, meningkat menjadi 600 mg setiap hari atau 400 mg dua kali sehari. Krisis ledakan atau fase yang dipercepat: 600 mg setiap hari, meningkat menjadi 400 mg sesuai kebutuhan.
Anak: Fase kronis atau lanjut: 340 mg / m2 setiap hari. Maks: 800 mg. Dapat diberikan sekali sehari atau dibagi menjadi dosis pagi dan sore. Dapat ditingkatkan menjadi 570 mg / m2 setiap hari pada anak dengan kelanjutan penyakit, respons hematologis yang tidak memuaskan setidaknya 3 bulan pengobatan, gagal mencapai respons sitogenik setelah 12 bulan pengobatan atau kehilangan respons hematologis atau sitogenik yang sebelumnya dicapai.

Dosis oral untuk Mastositosis
Dewasa: 400 mg setiap hari. Mulai dg 100 mg setiap hari jika ada eosinofilia terkait, dapat meningkat hingga 400 mg jika respons tidak mencukupi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Dosis oral untuk Tumor stroma gastrointestinal maligna yang tidak dapat direseksi dan metastasis
Dewasa: 400 mg setiap hari, dapat meningkat hingga 400 mg tawaran.

Dosis oral untu Penyakit myelodysplastic.
Dewasa: 400 mg setiap hari.

Dosis oral untuk Leukemia limfoblastik akut, relaps leukemia limfoid akut, leukemia limfoid akut refrakter
Dewasa: 600 mg setiap hari dengan induksi, konsolidasi atau pemeliharaan kemoterapi.
Anak: 340 mg / m2 setiap hari. Maks: 600 mg.

Dosis oral untuk Sindrom hipereosinofilik
Dewasa: 400 mg setiap hari. Mulai dg 100 mg setiap hari pd pasien dg fusi kinase reseptor-IP1L1-PDGF, dapat meningkat hingga 400 mg jika respons tidak adekuat.

Sebaiknya konsumsi obat ini dengan makanan. Jika masih ada pertanyaan yang Anda masih bingung mengenai penggunaan obat ini, tanyakan kembali ke dokter atau apoteker.

Bacalah petunjuk penggunaan obat sesuai yang tertera pada kemasan obat atau resep dokter. Simpan dan letakkan obat pada tempat yang sejuk atau pada suhu ruangan. Hindari paparan langsung sinar matahari serta jauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan. Periksa dan perhatikan selalu tanggal pemakaian sebelum mengkonsumsi obat.

Efek samping obat Imatinib

Seiring dengan efek obat yang digunakan, setiap obat-obatan dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan, yang kadang-kadang menimbulkan efek yang serius. Namun, setiap orang umumnya dapat menimbulkan reaksi yang berbeda-beda terhadap dosis obat yang sama.

Seperti halnya dalam penggunaan obat Imatinib yang juga memiliki beberapa efek samping, sebagai berikut:

  • Gangguan dan perdarahan saluran cerna
  • Mielosupresi
  • Edema superfisial
  • Mialgia, artralgia, kram otot
  • Kelelahan
  • Ruam, pruritus
  • Sakit kepala, pusing
  • gangguan rasa pengecap
  •  Anoreksia
  • Parestesia
  • Insomnia
  • Gangguan mata atau gangguan visual
  • Epistaksis
  • Batuk,
  • Kulit kering
  • Alopesia
  • Keringat malam
  • Perdarahan
  • Keterlambatan pertumbuhan pada anak
  • Gagal jantung, jantung berdebar, takikardia, aritmia, angina pektoris dan infark miokard

Jika setelah mengkonsumsi obat Imatinib terdapat tanda dan gejala seperti yang telah disebutkan diatas atau terdapat tanda dan gejala lain yang menetap dan memburuk, segera datangi dokter atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Interaksi obat Imatinib

Ada beberapa obat-obatan yang harus dihindari saat mengkonsumsi obat Imatinib. Karena hal tersebut dapat menyebabkan efek berbahaya pada tubuh Anda. Contoh obat ini termasuk:

  • Antijamur azole
  • Antibiotik makrolida
  • Carbamazepine
  • Deksametason
  • Fenobarbital
  • Fenitoin
  • Rifampisin
  • Ciclosporin
  • Pimozide
  • Triazolo-benzodiazepin
  • Penghambat saluran Ca dihidropiridin
  • Statin tertentu
  • Warfarin.

Perhatian dan Peringatan

Hindari penggunaan obat ini untuk penderita yang memiliki riwayat alergi terhadap obat Imatinib atau riwayat alergi obat-obatan lainnya.

Sebelum menggunakan obat ini sebaiknya Anda memberi tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi baik itu vitamin, herbal, obat dari resep dokter atau tanpa resep dokter. Karena beberapa obat dapat menimbulkan efek samping jika dikombinasikan dengan obat Imatinib.

Hindari pemberian obat ini pada ibu hamil. Pengobatan ini dapat membahayakan bayi yang sedang berkembang di dalam rahim. 

Penting untuk tidak merncanakan kehamilan selama Anda menjalani perawatan dan selama beberapa bulan sesudahnya. Bicaralah dengan dokter atau perawat tentang kontrasepsi yang efektif sebelum memulai pengobatan.

Jangan menyusui selama pengobatan ini karena obat dapat masuk ke dalam ASI Anda. Konsutasikan kembali ke dokter mengenai manfaat dan resiko penggunaan obat ini pada kondisi tersebut.

Beberapa anak dan remaja yang menggunakan obat Imatinib mungkin memiliki pertumbuhan yang lebih lambat dari biasanya. Maka diperlukan pemantauan dengan cermat saat mengkonsumsi obat ini.

Sebelum mengunakan obat ini sebaiknya beri tahu dokter Anda mengenai riwayat medis Anda seperti pasien dengan penyakit jantung atau peningkatan risiko gagal jantung, gangguan ginjal dan hati. Jangan melakukan imunisasi dengan vaksin langsung saat Anda menjalani pengobatan dan setidaknya 6 bulan setelahnya.

Obat ini memiliki efek samping sakit kepala dan pusing, oleh karena itu hindari aktivitas seperti mengemudi dan aktivitas berat lainnya saat menggunakan obat ini.

Jangan menambah, mengurangi atau menghentikan dosis pengobatan tanpa ada saran dan anjuran dari dokter. Karena hal tersebut dapat memperburuk munculnya efek samping. Sebaiknya Anda melakukan tes darah sebelum dan selama pengobatan Imatinib. 

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memeriksa kadar sel darah Anda dan zat lain dalam darah dan juga memeriksa seberapa baik fungsi hati dan ginjal Anda bekerja. Jika setelah menggunakan obat ini tidak terdapat perbaikan atau terjadi perburukan terhadap kondisi kesehatan Anda. Segera konsultasikan kembali ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Gleevec (imatinib) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more. Medscape. (https://reference.medscape.com/drug/gleevec-imatinib-342239)
Imatinib - C29H31N7O. U.S. National Library of Medicine National Center for Biotechnology Information. (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Imatinib)
Imatinib: A Breakthrough of Targeted Therapy in Cancer. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4055302/)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app