Hati-hati dengan Obesitas, Inilah Dampak Buruk yang Perlu Anda Waspadai

Terdapat beberapa kondisi yang perlu Anda waspadai dari obesitas itu sendiri. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini:
Dipublish tanggal: Agu 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 17, 2020 Waktu baca: 2 menit
Hati-hati dengan Obesitas, Inilah Dampak Buruk yang Perlu Anda Waspadai

Badan yang terlalu gemuk atau obesitas memang merugikan beberapa aspek di dalam kehidupan secara pribadi, baik bagi kesehatan maupun penampilan. Setiap orang memerlukan berat badan yang ideal untuk menopang tubuh secara wajar dan menjaga penampilan tetap prima. 

Para praktisi kesehatan menyarankan supaya Anda tidak mengabaikan masalah yang berkaitan dengan berat badan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Obesitas terjadi akibat pola hidup tidak sehat, dan membuat Anda beresiko memiliki riwayat penyakit serius seperti jantung dan diabetes

Terdapat beberapa kondisi yang perlu Anda waspadai dari obesitas itu sendiri. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini:

1. Nyeri sendi dan otot

Orang yang mengalami obesitas akan mengalami nyeri lutut berkepanjangan, mengakibatkan postur tubuh menjadi rusak. 

Hal ini pula yang turut mengakibatkan persendian dan otot mengalami sakit akibat tubuh menopang secara berlebihan. 

Sebaiknya Anda tidak menyepelekan kondisi tersebut untuk menghindari risiko yang lebih buruk  di masa depan.

2. Masalah kulit

Obesitas memberikan dampak negatif bagi kesehatan kulit yang berpengaruh pada hormon tubuh. Kulit menjadi lebih lebar akibat timbunan lemak dan menciptakan garis-garis halus. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Anda juga berisiko mengalami infeksi kulit akibat lipatan-lipatan lemak yang terkontaminasi oleh bakteri dan jamur. Lakukan antisipasi sementara dengan rutin menjaga kebersihan kulit.

3. Asam lambung merangkak naik

Sakit maag menjadi salah satu penyakit yang akrab bagi penderita obesitas, diawali dengan naiknya kadar asam dari lambung hingga ke kerongkongan yang diakibatkan oleh penekanan lemak tubuh. 

Efek pertama yang Anda rasakan adalah sensasi terbakar dan adanya rasa sakit di area dada hingga ke leher.

4. Kesulitan bernapas

Penderita obesitas akan mengalami permasalah dengan sistem pernapasan, membuat kegiatan bernapas menjadi lebih sulit dan pendek. 

Tumpukan lemak di area dada hingga leher dipercaya sebagai penyebab Anda mengalami kesulitan bernapas dengan baik dan normal.

5. Mendengkur

Jaringan lemak pada penderita obesitas menjadi penyebab tinggi mendengkur dan gangguan tidur lainnya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Penderita mungkin tidak bisa mengetahui kebiasaan mendengkurnya sendiri, namun orang didekat Anda yang akan merasa terganggu setiap malam.

6. Hipertensi

Tekanan darah perifer meningkat akibat mengidap obesitas dalam waktu cukup lama, Anda akan memiliki risiko tinggi mengidap hipertensi dan beresiko menimbulkan penyakit jantung.

7. Depresi

Memiliki tubuh yang tidak ideal seperti terlalu gemuk dan terlalu kurus menjadi bahan pembicaraan di lingkungan sosial atau mengalami tindakan body shaming bahkan bullying. 

Kemudian timbulah perasaan merendahkan diri sendiri yang menyebabkan penderita mengalami stres dan memicu depresi.

8. Sakit punggung

Lemak yang menumpuk di dalam tubuh akan membuat penderita obesitas mengalami keluhan sakit punggung, hal itu terjadi akibat tulang belakang yang menopang beban secara berlebihan. 

Apabila tidak segera mendapatkan tindakan medis maka risiko patah tulang bisa Anda alami di kemudian hari.

9. Varises

Varises diawali dengan melebarnya pembuluh darah vena yang melemah secara perlahan. Pembuluh darah berwarna ungu atau biru dapat dijadikan pertanda bahwa Anda memiliki resiko varises.

10. Siklus haid tidak teratur

Siklus haid bagi perempuan yang mengalami obesitas menjadi tidak teratur. 

Disebabkan akibat hormon yang tidak seimbang akibat penumpukan lemak berlebihan sehingga kinerja hormon menjadi terganggu.

Demikian penjelasan mengenai dampak buruk obesitas yang perlu Anda waspadai dengan serius. Jagalah berat badan dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat. 

Berat badan yang ideal akan memperkecil resiko penyakit dan menjaga penampilan. Terus bergerak dengan bebas tanpa obesitas.  

29 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
The Impact of Familial Predisposition to Obesity and Cardiovascular Disease on Childhood Obesity - FullText - Obesity Facts 2015, Vol. 8, No. 5. Karger Publishers. (https://www.karger.com/Article/Fulltext/441375)
The Impact of Obesity on the Cardiovascular System. Hindawi. (https://www.hindawi.com/journals/jdr/2018/3407306/)
Impact of overweight and obesity on health-related quality of life—a Swedish population study. Nature. (https://www.nature.com/articles/0801919)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app