Gunakan Obat Disengat Lebah Sesuai Gejala yang Timbul

Dipublish tanggal: Sep 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 4 menit

Saat tersengat oleh lebah pastikan bahwa Anda memberikan obat yang sesuai dengan gejala dan tingkat keparahannya. Melakukan langkah-langkah penanganan di rumah yang tepat akan membantu meringankan reaksi sengatan lebah.

Sakit yang disebabkan oleh sengatan lebah dapat mengakibatkan reaksi alergi yang cukup parah dan bahkan darurat, maka dari itu sangat diperlukan pertolongan medis dengan tepat waktu. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

Maka jangan sampai lalai saat disengat lebah untuk tidak melakukan tindakan yang tepat.

Reaksi dan gejala Sengatan Lebah

Ketika seseorang disengat oleh lebah, maka sengatan dari lebah akan menyuntikkan racun ke dalam kulit korban. Reaksi yang ditimbulkan oleh sengatan lebah bisa berbeda-beda, mulai dari gejala yang bersifat ringan hingga muncul reaksi alergi yang lebih parah.

Gejala yang biasa ditimbulkan setelah tersengat lebah merupakan gejala ringan seperti rasa perih di bagian yang tersengat oleh lebah dan menjadi bengkak dan kemerahan. 

Pada umumnya reaksi ini hanya terjadi beberapa jam saja yang kemudian akan reda dengan sendirinya.

Gejala yang biasanya menajadi semakin parah yaitu dengan kondisi merah dan bengkak yang semakin besar pada bagian yang disengat oleh lebah. 

Walau kondisi ini tidak merupakan reaksi alergi yang parah tetapi gejala ini akan sangat mengganggu bagian yang telah disengat. Pada umumnya kondisi ini akan sembuh sekitar 5-10 hari.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Kondisi seperti ini jarang terjadi, walau begitu dapat terjadi pula pada orang yang tersengat oleh lebah memiliki reaksi yang parah, yaitu syok anafilaktik. 

Syok anafilaktik adalah reaksi alergi yang tergolong berat karena dapat mengancam nyawa penderitanya. 

Bagi penderita yang mengalami reaksi anafilaktik pada sengatan oleh lebah dapat berpotensi mengalami gejala fisik yang dapat mengancam jiwa dan harus segera ditangani oleh bagian medis dan dokter.

Ada beberapa gejala reaksi syok anafilaktik, yaitu:

  • Pembengkakan pada tenggorokan dan lidah yang dapat menyebabkan jalan napas tertutup.
  • Sulit bernapas / sesak.
  • Kulit mengalami gatal-gatal dan kemerahan
  • Mual, muntah atau diare
  • Pusing
  • Hilangnya kesadaran
  • Denyut nadi yang lemah dan cepat

Menggunakan Obat Disengat Lebah

Bagi korban yang tersengat oleh lebah dapat mengatasi gejala ringan yang terjadi dengan mengobatinya di rumah. 

Tetapi, pertama-tama Anda harus melakukan pertolongan pertama terlebih dahulu sebelumnya memberi atau menggunakan obat pada luka sengatan lebah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

Pertololongan pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan melepaskan sengatan lebah yang menempel di kulit menggunakan pinset atau ujung kuku.

Dengan melakukan hal ini dapat bertujuan untuk mencegah racun lebah yang masuk ke dalam kulit lebih banyak. Sebisa mungkin untuk tidak menekan luka yang tersengat oleh lebah, karena racun dapat masuk ke dalam kulit.

Setalah melakukan tindakan pada pertolongan pertama, segera cuci bekas sengatan dengan sabund dan air yang bertujuan untuk mengurangi penyerapan racun ke dalam kulit. 

Kemudian kompres dingin atau es yang dibalut dengan kain. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang diakibatkan oleh sengatan lebah.

Setelah itu, gunakan obat antiradang yang dapat membantu rasa sakit yang tersengat dan memberikan losion kalamin atau salep hidrokortison untuk mengurangi gatal dan kemerahan pada bagian yang tersengat lebah. Obat pereda nyeri seperti paracetamol juga dapat dikonsumsi oleh korban.

Jika gatal, bengkak dan kemerahan tidak berkurang sedikit pun, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengonsumsi obat lain seperti obat antihistamin (jenis obat yang dipakai untuk mengatasi berbagai macam alergi, misalnya alergi pada makanan, sengatan lebah, alergi kulit, alergi mata dan alergi lainnya).

Korban yang memiliki gejala parah setelah tersengat lebah segera dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa oleh dokter. Kemungkinan dokter akan memberikan suntikan antihistamin, steroid atau epinephrine. 

Epinephrine merupakan obat yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi yang dapat membahayakan nyawa. 

Bila terjadi reaksi yang parah hinggan gangguan pernapasan dan mengancam nyawa, maka dokter akan melakukan tindakan darurat untuk membuka jalur pernapasan dengan memasang alat bantu napas melalui tenggorokan dengan bersamaan memberi obat dan cairan infus.

Hati-hati memakai Obat Alami untuk Sengatan Lebah

Saat terkena sengatan lebah dan mengalami gejala ringan, seringkali bahan-bahan alami dijadikan sebagai obat yang digunakan karena mudah ditemukan di rumah. 

Bahan-bahan alami yang digunakan belum mendapat dukungan penelitian medis, beberapa diantaranya, yaitu:

Madu

Diyakini madu memiliki sifat anti peradangan yang dapat membantu penyembuhan luka, nyeri, dan gatal. Namun, madu belum terdata oleh klinis dapat membantu pengobatan dengan mengolesnya di bagian yang tersengat lebah.

Cuka sari apel

Cuka juga banyak diyakini dapat membantu menetralisir racun lebah dan belum terbukti secara medis. 

Hal ini biasa dilakukan dengan menggunakan perban atau kain yang direndam di dalam cuka terlebih dahulu, kemudian ditempelkan pada bagian yang tersengat lebah.

Bubuk soda kue

Meski belum terbukti secara medis, memberikan pasta yang terbuat dari baking soda dan air dengan cara dioleskan pada bagian yang tersengat dapat membantu menetralkan racun lebah.

Pasta gigi

Banya sekali orang yang percaya dan mengkalim bahwa menggunakan pasta gigi juga dapat menetralkan racun sengatan lebah, dan hal ini juga belum terbukti secara medis.

Saat tersengat oleh lebah, Anda harus memperhatikan terlebih dahulu gejala yang muncul setelah disengat lebah. 

Dengan begitu dapat memudahkan Anda dalam memberi obat yang tepat saat disengat oleh lebah dengan kondisi yang dialami. 

Anda dapat mengonsumsi obat lebih lanjut dengan catatan telah melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jika terjadi gejala yang parah, segera ke rumah sakit atau pusat pelayanan medis terdekat.


13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tracy JM. Diagnosis of Hymenoptera venom allergy. https://www.uptodate.com/contents/search.
Casale TB, et al. Hymenoptera-sting hypersensitivity. New England Journal of Medicine. 2014;370:1432.
Campbell RL, et al. Anaphylaxis: Emergency treatment. http://www.uptodate.com/home.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Lakukan Ini Saat Disengat Lebah
Lakukan Ini Saat Disengat Lebah

Karena bagi kebanyakan kasus, sengatan lebah hanya meninggalkan gejala alergi ringan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan bila suatu ketika mendapat sengatan hewan kecil satu ini.

Buka di app