Kenali Reaksi, Pengobatan, dan Pencegahan Terhadap Sengatan Lebah

Dipublish tanggal: Apr 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Kenali Reaksi, Pengobatan, dan Pencegahan Terhadap Sengatan Lebah

Bagi sebagian besar orang, tersengat lebah cukup mengganggu. Ketika hal ini terjadi, Anda mungkin merasa nyeri, bengkak, kemerahan, panas dan gatal pada daerah yang tersengat lebah.

Namun Anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut sifatnya sementara dan tidak berbahaya. Yang berbahaya adalah jika terjadi reaksi alergi pada sengatan lebah atau tersengat beberapa kali. Jika hal tersebut terjadi, nyawa Anda bisa terancam.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Ketika lebah madu menyengat Anda, biasanya sengatannya akan tertinggal di kulit Anda. Saat itu juga lebah akan mati. Berbeda dengan ngengat. Ketika ngengat menyengat Anda, sengatan tidak akan tertinggal di kulit Anda sehingga ngengat tidak akan mati dan dapat menyengat berkali-kali.

Sengatan lebah mengandung racun yang membuat Anda merasa nyeri dan mengalami gejala lain. Beberapa orang bahkan alergi terhadap racun ini. Reaksi alergi ringan dapat berupa kemerahan dan bengkak pada daerah sengatan.

Reaksi Alergi Berat Sengatan Lebah

Sementara reaksi alergi berat dapat berupa:

  • Gatal-gatal
  • Kulit pucat
  • Bengkak pada lidah dan tenggorokan
  • Susah bernafas
  • Detak jantung lebih cepat
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Pusing
  • Hilang kesadaran

Jika Anda mengalami gejala-gejala alergi berat segera datangi IGD untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Anda mungkin mengalami syok anafilaksis, reaksi alergi yang mengancam nyawa.

Pengobatan Sengatan Lebah

Jika Anda tidak alergi terhadap lebah, atau mengalami reaksi alergi berat, Anda dapat melakukan pertolongan perrama sendiri di rumah. Setelah Anda tersengat lebah, keluarkan sengatan dengan ujung jari jika sengatan terlihat dari luar. Hal ini dapat membantu agar racun tidak banyak masuk ke dalam tubuh. Jika tidak berhasil jangan dipaksakan, periksakan ke tempat kesehatan terdekat.

Cara yang diajarkan orang tua turun temurun namun tidak didukung oleh penelitian ilmiah : 

Cuci daerah sengatan dengan sabun kemudian bilas dengan air. Setelah itu kompres dengan es batu untuk mengurangi penyerapan racun dan bengkak pada daerah sengatan. Namun, yang paling aman, tetap periksakan diri Anda ke tenaga medis untuk menghindari reaksi alergi yang berbahaya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

Cara lainnya

Beberapa cara lain untuk mengobati sengatan lebah yaitu:

1. Madu

Madu dapat membantu menyembuhkan luka, nyeri dan gatal-gatal. Caranya adalah dengan mengoleskan madu pada daerah sengatan dan menutupnya dengan perban. Biarkan selama satu jam.

2. Baking soda

Pasta yang dibuat dari baking soda dan air membantu menetralkan racun sengatan. Caranya adalah oleskan pasta cukup tebal pada daerah sengatan. Tutup dengan plester atau perban dan biarkan sampai 15 menit. Oleskan lagi jika perlu.

3. Cuka Apel

Sama seperti baking soda, cuka apel membantu menetralkan racun. Caranya adalah dengan merendam bagian yang tersengat dengan cuka atau menggunakan kain yang telah direndam dalam cuka apel kemudian mengompresnya ke daerah sengatan.

4. Pasta gigi

Masih belum jelas kenapa pasta gigi digunakan untuk mengobati sengatan lebah. Namun orang-orang percaya kadar basa pada pasta gigi dapat menetralkan kadar asam dari racun lebah. Namun hal ini tidak berlaku pada racun ngengat.

5. Pelembut daging

Pada pelembut daging terdapat zat bernama papain yang berfungsi memecah protein yang menyebabkan gatal dan nyeri. Caranya dengan membuat larutan 1 bagian pelembut daging dan 4 bagian air. Oleskan pada bagian yang tersengat dan diamkan selama 30 menit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 11

6. Aspirin

Larutan atau pasta aspirin dikenal sebagai obat rumahan untuk mengatasi nyeri dan bengkak akibat sengatan lebah. Namun penelitian menyebutkan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi nyeri bahkan akan memperpanjang jangka waktu bengkak.

7. Minyak dan rempah

Terdapat beberapa rempah dan minyak yang dapat meringankan gejala sengatan lebah seperti lidah buaya, krim kalendula, minyak lavender, minyak pohon teh dan minyak bunga witch hazel.

8. Obat, krim, losion

Selain mengompres dengan es atau air dingin, Anda dapat menggunakan obat anti peradangan seperti Motrin atau Advil. Untuk gatal-gatal dan kemerahan bisa menggunakan krim hidrokortison dan losion kalamin. Namun jika cukup berat, gunakan obat minum antihistamin seperti Benadryl.

Untuk mengurangi resiko infeksi, jangan garuk daerah sengatan. Menggaruk dapat memperparah gatal-gatal, kemerahan dan bengkak. Jika Anda mengalami syok anafilaksis, selalu bawa epipen dalam tas Anda. Epipen mencegah reaksi alergi berat.

Alergi sengatan lebah dapat terjadi sewaktu-waktu bahkan jika Anda sebelumnya tersengat lebah dan tidak mengalami alergi. Selalu catat reaksi alergi ketika disengat lebah. Jika Anda perlu menghabiskan waktu di luar ruangan dan beresiko tersengat lebah, lakukan langkah berikut untuk mencegah tersengat lebah.

Cara Mencegah Sengatan Lebah

Cara menjaga diri dan mencegah sengatan lebah, antara lain : 

  • Jangan berjalan dengan telanjang kaki di luar ruangan
  • Jauhi sarang lebah
  • Hindari penggunaan parfum, perawatan rambut dan tubuh dengan aroma manis
  • Hindari penggunaan pakaian berwarna cerah atau bermotif bunga-bunga
  • Tutup makanan yang Anda bawa
  • Jangan mengemudi dengan jendela terbuka
  • Jangan minum dari botol soda yang terbuka
  • Jauhi bak sampah yang terbuka

Segera datangi IGD jika Anda disengat lebah berkali-kali. Periksakan diri jika gejala sengatan lebah tidak membaik dalam beberapa hari.

20 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tracy JM. Diagnosis of Hymenoptera venom allergy. https://www.uptodate.com/contents/search.
Casale TB, et al. Hymenoptera-sting hypersensitivity. New England Journal of Medicine. 2014;370:1432.
Campbell RL, et al. Anaphylaxis: Emergency treatment. http://www.uptodate.com/home.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
Lakukan Ini Saat Disengat Lebah
Lakukan Ini Saat Disengat Lebah

Karena bagi kebanyakan kasus, sengatan lebah hanya meninggalkan gejala alergi ringan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan bila suatu ketika mendapat sengatan hewan kecil satu ini.

Buka di app