Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI
Kesehatan Fisik

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Penanganannya

Update terakhir: SEP 21, 2019 Tinjau pada SEP 21, 2019 Waktu baca: 8 menit
Telah dibaca 1.655.823 orang

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Penanganannya

Sesuai dengan namanya, Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue yang mengakibatkan demam dan bisa menimbulkan perdarahan. Setiap orang harus waspada terhadap Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) ini, agar dengan segera penderita mendapatkan pertolongan, karena apabila telat bisa berakibat fatal.

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) yang paling mengerikan yaitu terjadinya perdarahan signifikan yang dapat menyebabkan tekanan darah mejadi turun (drop), yang dapat mengakibatkan shock bahkan kematian.

Penyebab Demam Berdarah Dengue dan Penularannya.

Seseorang bisa terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) apabila digigit oleh nyamuk (terutama) Aedes Aegypti yang mengandung Virus Dengue. Terdapat empat jenis (serotipe) virus dengue yang dapat menyebabkan DBD, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.

Infeksi terhadap salah satu serotipe hanya akan membentuk antibodi (kekebalan) terhadap serotipe yang bersangkutan, sehingga antibodi tersebut tidak dapat melindungi terhadap ancaman infeksi stereotipe yang lain.

Oleh karena itu seseorang yang pernah terkena DBD masih mungkin terkana lagi (hingga 4 kali, untuk 4 serotipe). Berdasarkan penelitian serotipe yang paling dominan di Indonesia adalah DEN-3 yang dapat menimbulkan gejala yang berat.

Virus Dengue ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektornya (pembawa). Nyamuk Aedes albopictus dan Aedes plynesiensis juga bisa menularkan virus ini, namun kasusnya jarang.

Ciri-ciri nyamuk Aedes penyebab demam berdarah ini antara lain :

  • Mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya,
  • Berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 – 200 meter,
  • Sifat khas nyamuk aedes ini menggigit pada waktu siang hari yaitu pagi dan sore, ketika istirahat biasanya ia hinggap di gantungan baju,
  • Ketika mengigit badan tidak nungging, kalau nungging nyamuk anopheles (penyebab malaria).
  • Berkembang biak pada air yang bersih (tidak bertanah) seperti pada bak mandi, tempayan, tempat minum burung dan barang-barang bekas yang tergenang air.
  • Mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya,
  • Berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 – 200 meter,
  • Sifat khas nyamuk aedes ini menggigit pada waktu siang hari yaitu pagi dan sore, ketika istirahat biasanya ia hinggap di gantungan baju,
  • Ketika mengigit badan tidak nungging, kalau nungging nyamuk anopheles (penyebab malaria).
  • Berkembang biak pada air yang bersih (tidak bertanah) seperti pada bak mandi, tempayan, tempat minum burung dan barang-barang bekas yang tergenang air.

Nyamuk aedes penyebab demam berdarah, terlihat ketika mengigit tidak nungging.

Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, terlebih dahulu virus akan berkembang biak di dalam kelenjar getah bening (limfa). Gejala Demam Berdarah akan muncul sekitar 4-6 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh.

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

Gejala Awal Demam Berdarah tergolong luas dan mirip dengan infeksi virus pada umumnya, seperi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, bahkan muntah. Beberapa mengeluh nyeri menelan dan terlihat tenggorokan memerah (faring hiperemis, seperti pada radang tenggorokan) namun pada DBD jarang ditemukan batuk dan pilek.

Walau demikian ada beberapa Gejala Demam Berdarah yang khas, yang patut anda waspadai, yaitu:

Gejala yang dapat diamati/dirasakan oleh pasien dan keluarganya:

  • Demam tinggi mendadak 2-7 hari. Kadang kala demam bersifat bifasik (seperti pelana kuda), yakni panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4 tetapi hari berikutnya naik lagi.
  • Ruam pada kulit
  • Nyeri belakang mata
  • Demam tinggi mendadak 2-7 hari. Kadang kala demam bersifat bifasik (seperti pelana kuda), yakni panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4 tetapi hari berikutnya naik lagi.
  • Ruam pada kulit
  • Nyeri belakang mata
  • Manifestasi perdarahan, yang ditandai dengan:
    • Ptekie yakni Bintik-bintik merah kehitaman pada kulit yang apabila kulit diregangkan warna tetap terlihat. Inilah ciri khas bintik kulit pada DBD karena bintik merah akibat penyakit lain atau gigitan nyamuk akan tidak terlihat jika kulit diregangkan.
    • Mimisan (epistaksis)
    • Muntah Darah (hematemesis)
    • BAB berdarah biasanya berwarna hitam (melena)
  • Manifestasi perdarahan, yang ditandai dengan:
    • Ptekie yakni Bintik-bintik merah kehitaman pada kulit yang apabila kulit ditekan dan diregangkan warna tetap terlihat. Inilah ciri khas bintik kulit pada DBD karena bintik merah akibat penyakit lain atau gigitan nyamuk akan tidak terlihat jika kulit diregangkan.
    • Mimisan (epistaksis)
    • Muntah Darah (hematemesis)
    • BAB berdarah biasanya berwarna hitam (melena)

Pada pemeriksaan oleh dokter dan laboratorium, ditemukan:

  • Uji tournquet (+)
  • Trombositopenia, jumlah trombosit < 100.000/ul
  • Kebocoran Plasma
    • Peningkatan nilai hematokrit 20% atau lebih tergantung umur dan jenis kelamin
    • Menurunnya nilai hematokrit 20 % atau lebih sesudah pemberian cairan yang adekuat.
    • Efusi pleura, asites, hipoproteinaemia.
  • Uji tourniquet positif (hasil positif belum tentu menunjukkan positif demam berdarah, namun dokter menggunakan data ini untuk meminta pemeriksaan lebih lanjut)
  • Trombositopenia, jumlah trombosit < 100.000/ul
  • Kebocoran Plasma
    • Peningkatan nilai hematokrit 20% atau lebih tergantung umur dan jenis kelamin
    • Menurunnya nilai hematokrit 20 % atau lebih sesudah pemberian cairan yang adekuat.
    • Efusi pleura, asites, hipoproteinaemia.

Kebocoran (Perembesan) plasma erat kaitannya dengan meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari tanda berikut:

  •  

Masa kritis dari demam berdarah yaitu demam hari ke 3 sampai ke 7, dimana suhu akan turun namun tidak berarti orang tersebut sembuh. Oleh karena itu perlu diperhatikan apakah ada tanda-tanda bahaya yang menunjukkan Gejala Demam Berdarah (DBD) yang parah, seperti:

  •      Sakit perut hebat
  •      muntah terus menerus
  •      gusi berdarah
  •      muntah darah
  •      nafas cepat
  •      Kelelahan / gelisah
  •      Sakit perut hebat
  •      muntah terus menerus
  •      gusi berdarah
  •      muntah darah
  •      Kelelahan / gelisah
  • terdapat akumulasi cairan seperti nafas cepat (dicurigai terdapat cairan di paru / efusi pleura), perut membesar (ascites), kaki dan tangan bengkak.

Ketika Demam Berdarah yang parah ini dicurigai, maka pasien harus dilarikan ke UGD Rumah Sakit terdekat, karena akan berpotensi menyebabkan:

  • Kebocoran plasma yang dapat menyebabkan shock dan / atau akumulasi cairan dengan / tanpa gangguan pernapasan;
  • Pendarahan yang hebat, baik yang terlihat ataupun tidak
  • Gangguan organ berat.
  • Kebocoran plasma yang dapat menyebabkan shock dan / atau akumulasi cairan dengan / tanpa gangguan pernapasan;
  • Pendarahan yang hebat, baik yang terlihat ataupun tidak
  • Gangguan organ berat.

Saya demam, apakah saya terkena DBD, dan Kapan saya Harus Periksa Ke Dokter?

Sebaiknya, jangan buru-buru ke dokter jika demam belum sampai tiga hari,  karena akan tanggung, masih terlalu dini dan belum bisa di periksa darahnya untuk identifikasi penyakit Demam Berdarah. Akan tetapi tidak mengapa jika Anda sangat terganggu dengan gejala sakit yang anda alami.

Jika demam telah berlangsung selama 3 hari (apapun penyebabnya) sebaiknya langsung periksakan ke dokter. Apalagi dalam waktu yang tak jauh berbeda terdapat kasus demam berdarah yang terjadi di lingkungan Anda.

Pasien demam tinggi yang mendadak terus menerus selama 3 hari dan dicurigai  Demam Berdarah Dengue (DBD), jika terdapat gejala kegawat daruratan maka akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit, Jika tidak ada ke gawat daruratan maka dokter akan melakukan pemeriksaan tourniquet, jika :

  • Uji tourniquet (rumple leede) negatif (-), maka cukup rawat jalan dan anda akan diberi pengobatan untuk meredakan demam seperti parasetamol dan dianjurkan banyak minum dan istirahat. Namun, harus kontrol tiap hari sampai demam menghilang (sesuai anjuran dokter)
  • Uji tourniquet (rumple leede) positif (+), maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk melihat jumlah trombosit, jika:
    • Trombosit > 100.000/ul, maka cukup rawat jalan seperti diatas.
    • Trombosit < 100.000/ul, harus rawat inap di Klinik atau Rumah Sakit.
  • Uji tourniquet (rumple leede) negatif (-), maka cukup rawat jalan dan anda akan diberi pengobatan untuk meredakan demam seperti parasetamol dan dianjurkan banyak minum dan istirahat. Namun, harus kontrol tiap hari sampai demam menghilang (sesuai anjuran dokter)
  • Uji tourniquet (rumple leede) positif (+), maka akan dilakukan pemeriksaan darah untuk melihat jumlah trombosit, jika:
    • Trombosit > 100.000/ul, maka cukup rawat jalan seperti diatas dengan kontrol setiap hari hingga demam turun.
    • Trombosit < 100.000/ul, harus rawat inap di Klinik atau Rumah Sakit.
  •  

Untuk dapat menaikkan trombosit dengan cepat, silahkan baca: Cara Menaikkan Trombosit dengan Cepat dan Alami

Itulah beberapa point penting tentang Gejala Demam Berdarah (DBD) dan petunjuk bagaimana seharusnya Anda berbuat, semoga bermanfaat :)

 

 

EDITING

 

Sesuai dengan namanya, Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue yang mengakibatkan demam dan bisa menimbulkan perdarahan. Setiap orang harus waspada terhadap Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) ini, agar dengan segera penderita mendapatkan pertolongan, karena apabila telat bisa berakibat fatal.

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD) yang paling mengerikan yaitu terjadinya perdarahan signifikan yang dapat menyebabkan tekanan darah mejadi turun (drop), yang dapat mengakibatkan shock bahkan kematian.

Penyebab Demam Berdarah Dengue dan Penularannya.

Seseorang bisa terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) apabila digigit oleh nyamuk (terutama) Aedes Aegypti yang mengandung Virus Dengue. Terdapat empat jenis (serotipe) virus dengue yang dapat menyebabkan DBD, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.

Infeksi terhadap salah satu serotipe hanya akan membentuk antibodi (kekebalan) terhadap serotipe yang bersangkutan, sehingga antibodi tersebut tidak dapat melindungi terhadap ancaman infeksi stereotipe yang lain.

Oleh karena itu seseorang yang pernah terkena DBD masih mungkin terkana lagi (hingga 4 kali, untuk 4 serotipe). Berdasarkan penelitian serotipe yang paling dominan di Indonesia adalah DEN-3 yang dapat menimbulkan gejala yang berat.

Virus Dengue ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektornya (pembawa). Nyamuk Aedes albopictus dan Aedes plynesiensis juga bisa menularkan virus ini, namun kasusnya jarang.

Ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah ini antara lain :

 

Nyamuk aedes penyebab demam berdarah, terlihat ketika mengigit tidak nungging.

 

Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, terlebih dahulu virus akan berkembang biak di dalam kelenjar getah bening (limfa). Gejala Demam Berdarah akan muncul sekitar 4-6 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh.

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

Gejala Awal Demam Berdarah tergolong luas dan mirip dengan infeksi virus pada umumnya, seperi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, bahkan muntah. Beberapa mengeluh nyeri menelan dan terlihat tenggorokan memerah (faring hiperemis, seperti pada radang tenggorokan) namun pada DBD jarang ditemukan batuk dan pilek.

 

Walau demikian ada beberapa Gejala Demam Berdarah yang khas, yang patut anda waspadai, yaitu:

Gejala yang dapat diamati/dirasakan oleh pasien dan keluarganya:

 

Pada pemeriksaan oleh dokter dan laboratorium, ditemukan:

Kebocoran (Perembesan) plasma erat kaitannya dengan meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari tanda berikut:

 

Masa kritis dari demam berdarah yaitu demam hari ke 3 sampai ke 7, dimana suhu akan turun namun tidak berarti orang tersebut sembuh. Kebocoran plasma sering muncul justru pada fase kritis. Oleh karena itu perlu diperhatikan apakah ada tanda-tanda bahaya (warning sign) yang menunjukkan Gejala Demam Berdarah (DBD) yang bila muncul harus segera ke rumah sakit terdekat, yaitu :

 

Ketika Demam Berdarah yang parah ini dicurigai, maka pasien harus dilarikan ke UGD Rumah Sakit terdekat, karena akan berpotensi menyebabkan:

Saya demam, apakah saya terkena DBD, dan Kapan saya Harus Periksa Ke Dokter?

Sebaiknya, jangan buru-buru ke dokter jika demam belum sampai tiga hari,  karena akan tanggung, masih terlalu dini dan belum bisa di periksa darahnya untuk identifikasi penyakit Demam Berdarah. Akan tetapi tidak mengapa jika Anda sangat terganggu dengan gejala sakit yang anda alami.

Jika demam telah berlangsung selama 3 hari (apapun penyebabnya) sebaiknya langsung periksakan ke dokter. Apalagi dalam waktu yang tak jauh berbeda terdapat kasus demam berdarah yang terjadi di lingkungan Anda.

Pasien demam tinggi yang mendadak terus menerus selama 3 hari dan dicurigai  Demam Berdarah Dengue (DBD), jika terdapat gejala kegawat daruratan maka akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit, Jika tidak ada ke gawat daruratan maka dokter akan melakukan pemeriksaan tourniquet, jika :

Untuk dapat menaikkan trombosit dengan cepat, silahkan baca: Cara Menaikkan Trombosit dengan Cepat dan Alami

Itulah beberapa point penting tentang Gejala Demam Berdarah (DBD) dan petunjuk bagaimana seharusnya Anda berbuat, semoga bermanfaat :)

Referensi

BetterHealth (2017). Health. Dengue Virus Disease.

Fadhila, S. Ikatan Dokter Anak Indonesia (2017). Sekilas Tentang Vaksin Dengue.

Hasan, S. et al. (2016). Dengue Virus: A Global Human Threat: Review of Literature. Journal International Society of Preventive & Community Dentistry, 6(1), pp. 1-6

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit