Gangguan Sirkulasi Darah di Otak - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 968.039 orang

Sirkulasi aliran darah di otak Anda memiliki fungsi yang penting untuk menjaga kesehatan otak. Sirkulasi darah memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh otak untuk dapat berfungsi dengan baik.

Darah mengantarkan oksigen dan glukosa ke otak Anda. Meskipun otak Anda adalah bagian kecil dari total berat tubuh Anda, otak membutuhkan banyak energi untuk berfungsi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Menurut Davis Lab di University of Arizona, otak Anda membutuhkan sekitar 15 persen dari seluruh oksigen dan glukosa yang dibutuhkan tubuh. Dengan kata lain, aliran sirkulasi darah ke otak adalah faktor yang sangat penting untuk menjaga kesehatan otak.

Ketika sirkulasi ini terganggu, otak Anda bisa menjadi rusak. Banyak kondisi dan kecacatan terkait fungsi neurologis dapat terjadi sebagai akibatnya.

Apa penyebab terjadinya gangguan sirkulasi darah di otak?

Ketika sirkulasi otak Anda terganggu, lebih sedikit oksigen dan glukosa mencapai otak Anda. Sehingga menyebabkan kerusakan otak dan masalah neurologis. Beberapa kondisi yang berhubungan dengan gangguan sirkulasi otak meliputi:

Stroke iskemik

Ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah arteri kranialis (pembuluh darah di otak) Anda, stroke dapat terjadi. Akibatnya, jaringan otak di daerah yang bersangkutan bisa mati.

Ketika jaringan itu mati, maka dapat merusak fungsi yang biasanya dikendalikan oleh bagian otak Anda. Stroke dapat mempengaruhi kemampuan bicara, gerakan, dan memori Anda.

Pendarahan otak

Pendarahan otak adalah pendarahan internal di rongga tengkorak Anda. pendarahan otak bisa terjadi ketika dinding arteri Anda melemah dan pecah, sehingga memaksa darah masuk ke rongga tengkorak Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kemudian memberi tekanan pada rongga tengkorak Anda dan menyebabkan Anda kehilangan kesadaran. Kemungkinan penyebab lain dari pendarahan otak termasuk pembuluh darah yang terbentuk secara tidak normal, gangguan pendarahan, dan cedera kepala. Pendarahan otak berpotensi menyebabkan kerusakan otak dan kematian. 

Hipoksia otak

Hipoksia serebral terjadi ketika bagian otak Anda tidak mendapatkan oksigen yang cukup. hipoksia terjadi ketika Anda tidak memiliki cukup oksigen dalam darah Anda, bahkan jika ada cukup aliran darah. Penyebab hipoksia serebral meliputi:

  • tenggelam
  • tersedak
  • berada di dataran tinggi
  • penyakit paru-paru
  • anemia
  • edema serebral
    Edema serebral adalah pembengkakan yang terjadi karena peningkatan cairan di rongga tengkorak Anda. Gangguan pada aliran darah di otak Anda juga bisa menyebabkan terjadinya edema serebral.
    Edema serebral dapat menekan otak Anda. Sehingga pada akhirnya dapat menghancurkan atau merusak otak Anda.

Siapa pun pada usia berapa pun dapat mengalami masalah dengan sirkulasi otak. Anda berisiko lebih besar mengalami masalah ini jika Anda:

  • memiliki tekanan darah tinggi
  • memiliki kolesterol tinggi
  • menderita penyakit jantung
  • menderita aterosklerosis
  • memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung
  • menderita diabetes
  • kelebihan berat badan
  • merokok
  • mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan

Bagaimana cara mencegah terjadinya gangguan sirkulasi aliran darah di otak?

Beberapa penyebab gangguan sirkulasi serebral mungkin sulit dicegah. Tetapi Anda dapat menurunkan risiko stroke dan beberapa kondisi lain dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengikuti tips ini:

Bagaimana penanganan gangguan sirkulasi aliran darah di otak? 

Diagnosa

Diagnosa terjadinya gangguan aliran darah pada otak dapat dilakukan berdasarkan riwayat gejala berulang sering berhubungan dengan perubahan postural atau keadaan yang mengurangi suplai aliran darah ke otak.

Pemeriksaan sistem saraf pusat saat serangan tidak menunjukkan kelainan. Kelainan dapat ditemukan pada pengamatan retina mata. Kelainan pada retina mata dapat mengungkapkan terjadinya gangguan aliran darah di otak bahkan pada pasien yang tidak memiliki gangguan penglihatan.

Kelainan pada retina dapat ditemukan lebih jelas pada pemeriksaan angiografi fluorescein. Pemeriksaan angiografi fluorescein dapat menunjukkan perpanjangan waktu transit arteriovenous dan kebocoran pewarna pada daerah makula.

Pengobatan

Pengobatan gangguan aliran darah bisa sangat rumit. Disarankan jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, untuk segera pergi ke dokter. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh dokter spesialis bedah saraf.

Pasien yang memiliki gejala ringan dan manifestasi klinis yang ringin, mungkin memerlukan terapi steroid jangka panjang dengan dosis rendah.

Operasi mungkin dilakukan. Prosedur operasi yang mungkin dilakukan adalah endarterektomi, endarterektomi dilakukan dengan tujuan melebarkan pembuluh darah di otak yang mengalami penyempitan.

Selain itu prosedur bypass juga dapat dilakukan, prosedur bypass dilakukan dengan memindahkan suplai aliran darah dari suatu bagian otak ke pembuluh darah lain.

Selain perawatan definitif, pengobatan gangguan sirkulasi darah di otak, sering kali dilakukan dengan mengatasi penyebab yang mendasarinya. Contohnya pengobatan jantung disritmia yang disebabkan oleh kelainan konduksi, penyakit katup destruktif, kelainan darah seperti polisitemia atau makroglobulinemia atau faktor iatrogenik yang paling sering seperti overdosis obat antihipertensi

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit