Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA

Funet: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: DEC 9, 2019 Tinjau pada DEC 9, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 852.439 orang

Funet adalah obat anti jamur yang digunakan terutama untuk terapi kandidiasis vagina dan untuk dermatofitosis (jamur yang paling banyak menginfeksi tubuh). Funet mengandung ketoconazole, obat yang termasuk golongan imidazole sintetik. Berikut ini adalah informasi lengkap funet yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

pabrik

Fahrenheit

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

funet dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

Iklan dari HonestDocs
Beli Ketoconazole 200mg via HonestDocs

Ketoconazole Dexa merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi sistemik yang tidak efektif diberikan dengan antijamur topikal atau nystatin/griseofulvin. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Ketoconazole dexa 200mg tab 1
  • Dos 3 x 10 tablet 200 mg

kandungan

tiap kemasan funet mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Ketoconazole 200 mg / tablet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Ketoconazole adalah obat anti jamur yang digunakan terutama untuk terapi lokal kandidiasis vagina dan untuk infeksi dermatofitosis. Obat ini termasuk golongan imidazole sintetik. Seperti semua agen antijamur azole, ketoconazole bekerja terutama dengan menghambat enzim sitokrom P450 14α-demethylase (P45014DM). Enzim ini berperan dalam jalur pembentukan sterol yang digunakan untuk pembentukan dinding sel jamur. Ketoconazole juga merupakan penghambat pembentuk kortisol dan aldosterone pada kelenjar adrenal tetapi potensinya sangat rendah.

Indikasi funet

Berikut ini adalah beberapa kegunaan funet (ketoconazole) :

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku
  • Funet (ketoconazole) digunakan sebagai obat anti jamur pada kulit dan selaput mukosa, seperti athlete’s footkurap, infeksi dermatofita pada kulit atau kuku tangan (tidak pada kuku kaki), kandidiasis (infeksi jamur atau sariawan), dan tinea versikolor.
  • Sebagai antijamur sistemik, obat ini memiliki aktivitas terhadap berbagai jenis jamur, seperti Candida, Histoplasma, Coccidioides, dan Blastomyces (meskipun tidak aktif terhadap Aspergillus). Namun, di beberapa negara tidak lagi dipilih sebagai obat anti jamur sistemik lini pertama, karena memiliki efek toksisitas lebih besar, penyerapan yang buruk, dan spektrum yang lebih terbatas.
  • Ketoconazole memiliki aktivitas sebagai antiandrogen dan efek antiglukokortikoid, yang telah digunakan sebagai pengobatan lini kedua untuk kanker prostat dan untuk menekan sintesis glukokortikoid dalam pengobatan cushing sindrom.
  • Dermatitis seboroik dan ketombe

Kontra indikasi

  • Jangan menggunakan cidaral untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif  (alergi) pada ketoconazole atau obat golongan imidazole lainnya.
  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki gangguan hati berat dan pasien yang sedang diterapi dengan terfenadin atau astemizol.
  • Tidak boleh digunakan untuk meningitis karena jamur.
  • kehamilan dengan sindroma cushing

Efek samping funet

Berikut adalah beberapa efek samping funet (ketoconazole) :

  • Efek samping ketoconazole yang umum diantaranya mualmuntah, nyeri perut.
  • Efek samping yang lebih jarang misalnya  sakit kepalaruam, urtikaria (biduran), pruritus (gatal), trombositopenia, paresthesia (kesemutan), fotofobia (silau), alopesia (kebotakan), ginekomastia, pemanjangan gelombang jantung (QT), peningkatan serum hati dan oligospermia.
  • Pada Juli 2013, FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengeluarkan peringatan bahwa ketoconazole pil dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah dan masalah kelenjar adrenal. mereka menyarankan untuk tidak menggunakan obat ini sebagai pengobatan lini pertama untuk infeksi jamur apapun. Gunakan obat ini hanya jika terapi antijamur alternatif tidak tersedia atau tidak memberikan hasil yang baik.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan funet (ketoconazole) adalah sebagai berikut :

  • Obat diberikan bersama makanan untuk memaksimalkan penyerapan.
  • Pemakaian funet (ketoconazole) harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi.
  • Funet (ketoconazole) bisa menyebabkan pusing dan mengantuk, jangan mengemudi atau menyalakan mesin saat menggunakan obat ini.
  • Ketoconazole pada pemberian oral diabsorpsi jauh lebih baik dibandingkan dengan golongan imidazole lainnya. Namun obat ini memiliki efek hepatotoksisitas yang parah. Resiko terbentuknya hepatitis lebih besar jika diberikan lebih dari 14 hari. Untuk pemberian secara oral, diperlukan pengamatan klinik untuk memeriksa kondisi hati.
  • Ketoconazole telah diketahui ikut diekskresikan dalam air susu ibu. Ibu menyusui sebaiknya memilih obat anti jamur yang lebih aman.

Penggunaan oleh wanita hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan ketoconazole kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Penelitian pada hewan memang tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Namun fakta bahwa obat ini telah menunjukkan efek buruk pada janin hewan harus menjadi perhatian serius jika ingin menggunakan funet (ketoconazole) untuk wanita hamil. Disarankan hanya digunakan jika tidak ada pilihan lain yang lebih aman.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat yang mengandung ketoconazole termasuk funet dengan obat-obat lain :

  • Ketoconazole dapat meningkatkan konsentrasi plasma obat-obat berikut sehingga meningkatkan efek farmakologisnya dan berpotensi meningkatkan toksisitasnya : vardenafil, tadalafil, sildenafil, kortikosteroid, mometason inhalasi, budesonid oral dan inhalasi, metilprednisolon, ritonavir, indinavir, saquinavir, teofilin, alprazolam, midazolam, karbamazepin, fenitoin, silostazol, aripiprazol, loratadine, tolteradin, dihidropiridin, solifenasin, takrolimus, sirolimus, sinakalset, siklosporin, felodipin, mizolastin, mirtazepin, alfentanil, buprenorfin, erlotinib, imatinib, eletriptan, ivabradin, galantamin, dan eplerenon.
  • Jika diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut, konsentrasi plasma ketoconazole berkurang sehingga menurunkan efek farmakologisnya : fenitoin, antimuskarinik, nevirapin, antagonis histamin H2, penghambat pompa proton dan sukralfat, isoniazid, dan rifampisin.
  • Jika diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut, konsentrasi plasma ketoconazole meningkat sehingga potensi efek sampingnya meningkat : amprenavir, dan ritonavir.
  • Ketoconazole meningkatkan resiko miopati jika diberikan bersamaan dengan simvastatin.
  • Ketoconazole meningkatkan efek antikoagulan kumarin.
  • Ketoconazole meningkatkan resiko aritmia ventrikular jika diberikan bersamaan dengan dofetilide, quinidine, pimozide, cisapride, metadon, disopiramid, dronedarone, ranolazine dan domperidon.
  • Bisa terjadi kegagalan kontrasepsi jika ketoconazole diberikan bersama estrogen.
  • Jangan diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut : dofetilide, quinidine, pimozide, cisapride, metadon, disopiramid, dronedarone, ranolazine. Cidaral (ketoconazole) dapat meningkatkan konsentrasi plasma obat-obat tersebut dan dapat memperpanjang interval QT, kadang-kadang menyebabkan disritmia ventrikel yang membahayakan seperti torsades de pointes.

Dosis funet

Funet (ketoconazole) diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dewasa : 200 mg/hari. Durasi pengobatan untuk 2-3minggu atau hingga infeksi sembuh. Jika setelah 3 minggu setelah gejala tidak hilang kombinasi antijamur lain diperlukan. Dosis maksimal harian 400mg/hari.
  • Anak  lebih dari 2 tahun : 3-6,6 mg / kg bb / hari. Obat diberikan sebagai dosis tunggal atau dalam dosis terbagi.
  • Kandidiasis vaginal resisten yang kronis : 400 mg / hari. Pengobatan dilakukan minimal 5 hari. Evaluasi pengobatan hingga infeksi menghilang. pengobatan harus dilakukan kedua pasangan seksual.
  • Obat diberikan bersama makanan.

Terkait

  • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif ketoconazole
  • Obat yang termasuk anti jamur golongan imidazole

Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman - teman anda

 


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp