Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Quinidine: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: NOV 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 835.065 orang

Quinidine adalah salah satu jenis obat yang masuk ke kategori obat antiaritmia yang biasanya digunakan sebagai obat untuk mengobati berbagai jenis aritmia. 

Obat quinidinide umumnya berbentuk tablet maupun suntikan. Obat ini memiliki sistem kerja dengan cara menghalang aliran sinyal denyut jantung yang tidak teratur atau abnormal dan meningkatkan kemampuan detak jantung agar kembali menuju normal

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Umumnya obat quinidine ini dipakai untuk mengobati penyakit aritmia jantung seperti fibrasi atrium dan juga dapat mengobati penyakit malaria. Dengan mengkonsumsi atau menggunakan obat ini, maka dipercaya pasien akan memiliki kemampuan untuk kembali hidup dan beraktifitas normal kembali karena denyut jantung yang tadinya tidak teraturan akan kembali teratur walaupun mungkin denyut jantung pasien tidak akan kembali seutuhnya menjadi normal namun tetap akan membantu pasien untuk mengembalikan kembali denyut jantungnya. 

Dalam kasus pasien malaria, obat quinidine memiliki sistem kerja dengan cara menghentikan pertumbuhan dan perkembang biakkan parasit malaria di dalam tubuh manusia sehingga penyakit malaria dapat segera terobati.

Dosis penggunaan obat Quinidine

Obat jenis quinidine ialah jenis obat resep atau obat yang memang khusus diresepkan oleh dokter dan pengkonsumsiannya tidak boleh sembarangan. Begitupun dengan dosis, takaran dan cara menggunakannya. 

Oleh sebab itu umumnya dokter akan memeriksa dan meneliti terlebih dahulu kondisi kesehatan pasien, kondisi penyakit pasien serta respon tubuh pasien terhadap dosis awal yang umumnya dibenrikan oleh dokter untuk menguji efek obat pada tubuh si pasien

Terdapat beberapa dosis awal standar yang umumnya diberikan dokter kepada pasien bila pasien masih dalam tahap awal perawatan seperti pada kasus fibriali atrium, dokter umumnya akan memberikan dosis 400 – 600 miligram per tiap 2 – 3 jam per hari hingga denyut jantung kembali menjadi normal. 

Untuk kasus kontraksi atrium dan ventrikel prrematur, maka dosis awal yang umumnya diberikan ialah 200 – 300 miligram per har yang dapat dikonsumsi dalam 3 – 4 kali. Untuk kasus fibrilaisi atrium maka dokter biasanya akan memberikan dosis awal sebanyak 200 miligram yang dapat dikonsumsi setiap 2 – 3 jam atau 5 – 8 jam per hari dan dapat ditingkatkan menjadi 3 – 4 gram tergantung kondisi penyakit si pasien tersebut, lalu bila tahapan dosis awal sudah membaik, maka dokter akan melanjutkan ke tahap lanjutan dimana dosis yang diberikan sekitar 200 – 300 mg yang dapat dikonsumsi 3 – 4 kali sehari

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Sedangkan untuk kasus penyakit malaria, maka umumnya dosis quinidine yang diberikan kepada pasien ialah 300 – 600 mg atau 100 mg per berat badan pasien selama 8 jam sekali konsumsi dan dapat dikonsumsi dalam kurun waktu 5 hingga 7 hari.

Peringatan dalam menggunakan Quinidine

Dosis yang dijelaskan di atas ialah dosis obat quinidine dalam bentuk tablet atau oral namun bila kondisi pasien tidak memungkinkan untuk mengkonsumsi obat qunidine secara oral, maka dokter akan menyuntikan obat quinidine langsung ke tubuh pasien. Dosis dan takaran obat akan disesuaikan oleh dokter tergantung keadaan kondisi masing masing pasien

Pemberian obat quinidine terhadap para orang tua yang sudah lanjut usia diperlukan konsultasi lebih khusus dengan team dokter karena ditakutkan mengkonsumsi obat ini akan memberikan efek penyakit irama jantung lainnya.

Bagi para pasien yang memliki riwayat penyakit seperti penyakit hati, penyakit jantung, myasthenia gravis, penyakit ginjal, defisiensi enzim G6PD, hipokalemia, kadar magnesium rendah dalam darah, asma, atau sedang mengalami muntah-muntah, diare, infeksi yang disertai demam, dan sedang diet rendah garam diharuskan untuk lebih berkonsultasi kepada dokter sebelum dokter meresepkan untuk mengkonsumsi obat jenis quinidine.

Para pasien juga diwajibkan untuk terbuka kepada team dokter mengenai obat obatan apa yang pernah atau sedang dkonsumsi dan jenis alergi apa yang diderita oleh pasien sehingga dokter bisa memperhitungkan apakah pemberian obat quinidine akan cocok dengan tubuh pasien atau tidak.

Efek samping obat Quinidine

Penggunaan obat quinidine umumnya akan memberikan efek samping seperti sakit perut, kram perut, maag, diare, tubuh mudah terasa lelah, hipotensi, kulit menjadi kuning,vertigo, dada terasa nyeri hingga pendarahan. Segera temui dokter bila terjadi efek samping tersebut dalam diri pasien.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini
quinidine