HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. SCIENTIA INUKIRANA
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA

Fasidol Forte Syrup: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Mar 10, 2020 Tinjau pada Agu 13, 2019 Waktu baca: 6 menit

Fasidol Forte Syrup adalah obat yang digunakan sebagai penurun panas/demam. Obat demam ini juga digunakan sebagai pereda nyeri ringan seperti sakit kepala, sakit gigi dan nyeri ringan lainnya. Fasidol Forte Syrup mengandung obat paracetamol, yang memiliki aktivitas sebagai antipiretik (penurun demam) sekaligus analgetik (Pereda nyeri).. Obat penurun panas dan pereda nyeri ini diproduksi oleh Ifars.

Mengenai Fasidol Forte Syrup

Golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Imboost merupakan suplemen yang digunakan untuk terapi suportif agar daya tahan tubuh meningkat dan memulihkan kondisi setelah sakit. Imboost mengandung Echinaceae dan Zinc Picolinate.

Imboost force tablet 4

kemasan

Fasidol Forte Syrup dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Botol 60 ml syrup forte

kandungan

Tiap kemasan Fasidol Forte Syrup mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Paracetamol 160 mg / 5 ml syrup forte

Manfaat Fasidol Forte Syrup

Daftar di bawah ini adalah beberapa kegunaan Fasidol Forte Syrup (paracetamol) :

A. Sebagai Penurun Panas (antipiretik)

Fasidol Forte Syrup (paracetamol) digunakan untuk menurunkan demam. Namun obat ini sebaiknya digunakan bila suhu tubuh sudah benar-benar tinggi dan membutuhkan terapi obat penurun panas. Rekomendasi WHO : penggunaan obat penurun panas dilakukan bila suhu tubuh lebih besar dari 38.5 °C (101.3 °F).Paracetamol adalah salah satu obat yang sering digunakan dalam berbagai merk sediaan obat flu dan pilek. Oleh karena itu, jika sediaan obat flu Anda tidak mengandung paracetamol, Anda bisa menggunakan Fasidol Forte Syrup jika Flu disertai demam.

B. Sebagai Pereda Nyeri (Analgetik)

Obat yang mengandung paracetamol bisa digunakan untuk meredakan nyeri kategori ringan atau sedang misalnya :

  • Untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi dan nyeri ringan lainnya. Pada nyeri yang lebih berat seperti nyeri pasca operasi biasanya dikombinasikan dengan NSAID atau analgetic opioid.
  • Kombinasi paracetamol dengan kafein adalah obat lini pertama pada pengobatan migrain.
  • Paracetamol bisa dipilih untuk meredakan nyeri pada arthritis (radang sendi) ringan, memiliki potensi yang sama dengan aspirin tetapi efek sampingnya lebih ringan.

C. Sebagai Anti Inflamasi (Anti Radang)

Meskipun tidak sekuat obat anti inflamasi golongan NSAID, paracetamol juga memiliki khasiat sebagai antiinflamasi. Dalam beberapa kasus, misalnya pasien memiliki riwayat hipersensitif terhadap obat-obat golongan NSAID, paracetamol bisa dipilih sebagai alternatif yang aman.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Asma via HDmall

Dapatkan Obat Asma Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 35

Penyakit/Kondisi Terkait

  • Flu Singapura
  • Demam berdarah
  • Nyeri Sendi
  • Sakit Gigi

Efek samping Fasidol Forte Syrup

Secara umum Fasidol Forte Syrup (paracetamol) bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Fasidol Forte Syrup (paracetamol) yang mungkin terjadi :

  • Obat penurun panas dan pereda nyeri ini bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol.
  • Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
  • Efek samping pada ginjal relatif jarang. Namun pada penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut.   
  • Efek samping pada kulit kejadiannya jarang. Pada tahun 2013, FDA (US Food and Drug Administration) memperingatkan kemungkinan terjadinya efek pada kulit seperti sindrom stevens-johnson dan nekrolisis epidermal toksik akibat pemakaian paracetamol, meski hal ini sangat jarang namun bisa fatal jika terjadi.
  • Beberapa ahli menyarankan untuk menghindari penggunaan obat demam ini pada penderita asma terutama anak-anak, karena ada kemungkinan menyebabkan peningkatan resiko asma ataupun memperburuk penyakit asma yang telah diderita sebelumnya.
  • Reaksi hipersensitivitas akibat pemakaian obat penurun panas ini sangat jarang, namun jika terjadi pertolongan medis harus segera diberikan karena bisa menyebabkan syok anafilaksis yang berakibat fatal
  • Beberapa ahli mengaitkan penggunaan paracetamol oleh ibu hamil, dengan resiko terjadinya asma pada anak-anak dan peningkatan ADHD. Namun paracetamol tetap dianjurkan sebagai obat pilihan pertama sebagai pereda nyeri dan penurun demam selama kehamilan, meski tetap harus memperhatikan resikonya.

Dosis Fasidol Forte Syrup

Fasidol Forte Syrup (paracetamol) diberikan dengan dosis sebagai berikut :

Anak : 10-15mg/kgBB/hari terbagi dalam 3-4x sehari dengan dosis maksimal 30mg/kgBB/hari

  • Anak < 1 tahun : 3-4 x sehari 2.5 ml sirup.
  • Anak 1-3 tahun : 3-4 x sehari 2.5 ml sirup.
  • Anak 3-6 tahun : 3-4 x sehari 5 ml sirup.
  • Anak 6-12 tahun : 3-4 x sehari 5-10 ml sirup.
  • Di atas 12 tahun : 3-4 x sehari 15-20 ml sirup.

Aturan pakai

  • Bila perlu obat diberikan setiap 4 jam atau menurut petunjuk dokter.
  • Pemberian tidak lebih dari 5 x sehari.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Fasidol Forte Syrup (paracetamol) dengan obat-obat lain :

  • Metoclopramide : meningkatkan efek antinyerinya.
  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek pengobatan paracetamol.
  • Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulasi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

Kontraindikasi

  • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif/alergi obat paracetamol.
  • gangguan hati berat
  • penyakit hati akut

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat Fasidol Forte Syrup adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian Fasidol Forte Syrup (paracetamol) harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Obat penurun panas ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma.
  • Paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil. Obat ini adalah pilihan pertama sebagai pereda nyeri dan penurun panas bagi ibu menyusui, namun jika anda ragu berkonsultasilah dengan dokter jika anda ingin menggunakan Fasidol Forte Syrup (paracetamol) saat menyusui.
  • Meskipun efek Fasidol Forte Syrup (paracetamol) terhadap perdarahan lambung relatif lebih kecil daripada obat-obat golongan NSAID, ada baiknya obat demam ini dikonsumsi setelah makan.
  • Jika anda mengkonsumsi alkohol, potensi terjadinya kerusakan hati sangat tinggi terutama pada pemakaian jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi.
  • Hati-hati menggunakan obat demam ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.

Toleransi terhadap kehamilan

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan paracetamol yang diminum dan lewat dubur kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin tetapi tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil secara terkontrol.  Penelitian pada hewan secara terkontrol tidak menunjukkan efek buruk pada janin (kecuali penurunan kesuburan).  Belum ada Penelitian pada  wanita hamil secara terkontrol yang menunjukkan risiko pada janin pada trimester berapapun.

Pada sediaan injeksi (suntikan) dalam kategori C yaitu

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung paracetamol untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Ringkasan hal-hal penting terkait obat Fasidol Forte Syrup

  • Beritahukan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat ini atau obat-obat lainnya. Gejala alergi misalnya ruam, gatal-gatal, sesak napas, mengi, batuk, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau tanda-tanda lainnya.
  • Buang semua sisa obat Fasidol Forte Syrup yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan minum obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan sindrom berbahaya yang mengakibatkan kerusakan pada ginjal.
  • Gunakan obat penurun panas ini sesuai dengan aturan. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  • Simpan obat pada suhu ruangan. Hindarkan dari kelembaban dan panas.

Baca juga

  • Obat Penurun Panas Untuk Anak pilihan terbaik

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Alternating and combined antipyretics for treatment of fever in children. Cochrane. (https://www.cochrane.org/CD009572/INFECTN_alternating-and-combined-antipyretics-treatment-fever-children)
Antipyretics: mechanisms of action and clinical use in fever suppression. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11566461)
Definition of Antipyretic. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=14492)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app