Farnat infus (Metronidazole)

Update terakhir: Feb 14, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 1.319.713 orang

Farnat infus adalah obat yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri anaerob dan protozoa seperti uretritis dan vaginitis karena Trichomonas vaginalis, amoebiasis di usus dan hati. Farnat infus mengandung metronidazole, obat yang termasuk anti amuba golongan nitroimidazole.Berikut ini adalah informasi lengkap farnat infus yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Fahrenheit

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

farnat infus dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :
  • Kantong 100 ml infus 500 mg

kandungan

tiap kemasan farnat infus mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :
  • Metronidazole 500 mg / 100 ml infus

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Metronidazole adalah antimikroba yang digunakan dalam pengobatan beberapa jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri anaerob dan protozoa seperti uretritis dan vaginitis karena Trichomonas vaginalis, amoebiasis di usus dan hati. Metronidazole adalah antimikroba yang termasuk golongan nitroimidazole. Bentuk tereduksi dan radikal bebas dari obat ini dapat berinteraksi dengan DNA menyebabkan degradasi dan penghambatan sintesis asam nukleat yang menyebabkan kematian mikroba.

Indikasi farnat infus

Berikut ini adalah beberapa kegunaan farnat infus (metronidazole) :
  • Farnat infus (metronidazole) digunakan untuk pengobatan infeksi trichomonal vaginitis, dan bakterial vaginosis (infeksi Gardnerella vaginalis).
  • Obat ini juga digunakan pada pembedahan dan sepsis ginekologi terutama untuk menangani infeksi oleh bakteri anaerob kolon, seperti Bacteroides fragilis.
  • Metronidazol juga efektif terhadap pseudomembran kolitis (kolitis yang disebabkan oleh antibiotik).
  • Sediaan intravena obat ini bisa digunakan untuk mengobati tetanus.
  • Obat ini adalah pilihan pertama untuk mengobati disentri amuba invasif akut, karena obat ini efektif terhadap bentuk vegetatif Entamoeba histolytica.
  • Metronidazol juga digunakan untuk kasus amoebiasis intestinal (usus) dan hepar (hati).
  • Obat ini adalah pilihan pertama untuk mengobati acute necrotizing ulcerative gingivitis (Vincent’s infection) dan perikoronitis.

Kontra indikasi

  • Jangan digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada farnat infus (metronidazole) atau obat golongan nitroimidazole lainnya.
  • Jangan menggunakan obat ini pada pasien hamil trimester pertama.

Efek samping farnat infus

Berikut adalah beberapa efek samping farnat infus (metronidazole) :

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan farnat infus (metronidazole) adalah sebagai berikut :
  • Pemakaian harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi karena bisa berakibat fatal.
  • Obat ini kadang-kadang menyebabkan pusing dan mengantuk, jangan mengemudi atau menyalakan mesin saat menggunakan obat ini.
  • Farnat infus (metronidazole) harus diberikan secara hati-hati pada pasien dengan disfungsi hati. Penyesuaian dosis disarankan. Pemakaian harus dihentikan jika muncul tanda-tanda klinis dan gejala yang konsisten dengan penyakit hati.
  • Berikan dengan hati-hati jika pasien menderita disfungsi ginjal.
  • Obat ini dieksresikan dalam air susu ibu dengan kadar yang hampir mendekati dosis terapi bayi. Oleh karena itu, penggunaan farnat infus (metronidazole) oleh ibu menyusui tidak dianjurkan.
  • Hentikan penggunaan obat jika muncul ataksia, vertigo, halusinasi, atau konfusi mental.
  • Keamanan penggunaan obat ini pada anak belum dipastikan kecuali untuk amoebiasis.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien yang mengidap penyakit pada susunan syaraf pusat dan perifer karena terdapat resiko agravasi neurologis.
  • Hentikan konsumsi minuman beralkohol atau produk yang mengandung propilen glikol saat menggunakan metronidazol sistemik sampai setidaknya tiga hari sesudahnya karena bisa terjadi disulfiram like reaction berupa kram perut, mual, muntah, sakit kepala, dan flushing.
  • farnat infus (metronidazole) hanya digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan protozoa, bukan untuk mengobati infeksi virus (misalnya, flu, pilek, cacar dan inveksi virus lain).
  • Gunakan obat sesuai yang diresepkan, baik jumlah maupun durasinya. Jangan hentikan pemakaian meskipun sudah merasa sembuh, sebelum obat yang disarankan habis. Hal ini untuk mencegah terjadinya resistensi.

Penggunaan oleh wanita hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan metronidazole kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :
penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.
Obat ini relatif aman pada usia kehamilan trimester akhir. Namun jika diberikan pada trimester pertama kehamilan obat ini telah dikaitkan dengan kejadian cacat lahir pada bayi. Oleh karena itu, sebaiknya tidak menggunakan obat ini pada trimester awal kehamilan.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi farnat infus (metronidazole) dengan obat-obat lain :
  • Penggunaan bersamaan dengan disulfiram bisa menimbulkan reaksi psikotik. Jangan menggunakan metronidazole kepada pasien yang telah menggunakan disulfiram dalam 2 minggu terakhir.
  • Reaksi psikotik seperti di atas (disulfiram like reaction) seperti kram perut, mual, muntah, sakit kepala, dan flushing juga dapat terjadi jika diberikan bersama minuman beralkohol atau produk yang mengandung propylene glycol (beberapa rokok elektronik mengandung zat ini).
  • Metronidazole bisa memperpanjang protrombine time saat diberikan bersamaan dengan antikoagulan seperti warfarin. Waspadai resiko perdarahan.
  • Jika diberikan bersamaan dengan lithium, terjadi peningkatan kadar lithium serum dan, dalam beberapa kasus, tanda-tanda toksisitas lithium.
  • Metronidazole bisa meningkatkan konsentrasi plasma dari busulfan, yang dapat mengakibatkan peningkatan resiko toksisitas busulfan.
  • Pemberian bersamaan dengan  obat yang menurunkan aktivitas enzim hati, seperti cimetidine, dapat memperpanjang waktu paruh dan mengurangi klirens farnat infus (metronidazole), sehingga meningkatkan konsentrasi plasma.
  • Pemberian bersamaan dengan obat yang menginduksi enzim hati, seperti fenitoin atau fenobarbital, dapat mempercepat klirens farnat infus (metronidazole), sehingga kadar plasma berkurang.

Dosis farnat infus

Farnat infus (metronidazole) diberikan dengan dosis sebagai berikut :
  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun : 100 ml infus intravena setiap 8 jam.
  • Anak di bawah 12 tahun : 7.5 mg / kg BB atau 1.5 ml infus/kg BB secara intravena setiap 8 jam.

Terkait

  • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif metronidazole
  • Obat yang termasuk anti mikroba golongan nitroimidazole

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp