Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA

Decacetine (Chloramphenicol)

Update terakhir: SEP 15, 2019 Tinjau pada SEP 15, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 1.919.235 orang

Ini adalah review terhadap obat dengan merk decacetine. di bagian akhir review ini juga disertakan tautan untuk mengetahui merk obat-obat lain dengan kandungan yang sama dengan decacetine.

pabrik                 : harsen

Iklan dari HonestDocs
Beli Thiamycin via HonestDocs

Thiamycin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih. GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Thiamycin 500 mg kapsul 1

golongan           : obat keras

kemasan            : 60 ml syrup

kandungan       : kloramfenikol palmitat setara kloramfenikol 125 mg/5 ml syrup; 250 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

kloramfenikol adalah  antibiotik yang digunakan secara luas pada infeksi bakteri. kloramfenikol adalah antibiotika jenis bakteriostatik dengan menghambat sistesis protein dengan cara menghambat aktivitas peptidil transferase dari ribosom bakteri, secara spesifik mengikat residu A2451 dan A2452 dari 23s rRNA subunit ribosom 50s untuk mencegah terjadinya ikatan peptida. 

Indikasi decacetine     

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Cefspan merupakan antibiotik untuk mengatasi infeksi pada saluran pernafasan atas, infeksi saluran kemih dan kelamin, kulit & jaringan lunak. GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Cefspan 100mg cap 1

Kegunaan decacetine (chloramphenicol) adalah untuk pengobatan demam tifus, paratifus, infeksi Salmonella sp sp, H.influenzae, terutama infeksi meningeal, Rickettsia, Lympogranulloma psitatacosis, bakteri gram negatif penyebab bakteria meningitis, infeksi kuman yang resisten terhadap antibiotik lain,  tidak untuk hepatobilier dan gonorrhoea

Kontra indikasi

decacetine (chloramphenicol) dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf terhadap decacetine (chloramphenicol) dan derivatnya. Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati. jangan menggunakan decacetine (chloramphenicol) untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan faringitis.

Efek Samping decacetine

efek samping yang paling serius dari decacetine (chloramphenicol) adalah anemia aplastik, meskipun jarang tetapi secara umum sangat fatal bila terjadi. decacetine (chloramphenicol) juga menyebabkan tertekannya sumsum tulang belakang selama pemakaian, dan bisa menyebabkan leukemia (kanker darah atau kanker sumsum tulang) pada pemakaian dalam jangka waktu lama. pemberian secara Intravena bisa menyebabkan sindrom abu-abu pada bayi baru dilahirkan ataupun bayi prematur. efek lain decacetine (kloramfenikol) adalah hipersensitivitas, ruam,urtikaria, mual, muntah, diare, sakit kepala dan super infeksi.

Toleransi terhadap kehamilan

Iklan dari HonestDocs
Beli Thiamycin via HonestDocs

Thiamycin adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih. GRATIS biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Thiamycin 500 mg kapsul 1

studi pada reproduksi hewan telah menunjukkan kloramfenikol memberikan efek buruk pada janin. tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi manfaat penggunaan obat lebih tinggi pemberian pada ibu hamil dapat diberikan meski terdapat potensi resiko

Perhatian

decacetine (kloramfenikol) terdeteksi ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian decacetine (kloramfenikol) selama menyusui sebaiknya dihindari. Hati-hati memberikan kloramfenikol (chloramphenicol) kepada wanita hamil, pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, neonatus, dan bayi prematur. Pemakaian dengan jangka waktu lama perlu dilakukan pemeriksaan hematologik berkala. Hati-hati terhadap kemungkinan super infeksi dengan jamur dan bakteri.

interaksi obat

decacetine (kloramfenikol) berinteraksi dengan obat-obat seperti :dikumarol, fenitoin,tolbutamid,fenobarbital dan sejenisnya

Dosis decacetine 

decacetine (kloramfenikol) diberikan dengan dosis : di bawah 1 tahun tiap 6 jam 5 ml, 1-3 th : tiap 6 jam 5-10 ml, diatas 3 th: tiap 4 jam 10 ml

 terkait

merk-merk obat dengan kandungan kloramfenikol (chloramphenicol)merk-merk obatyang termasuk antibiotik kloramfenikol (chloramphenicol), derivat

 

 

EDITING

Ini adalah review terhadap obat dengan merk decacetine. di bagian akhir review ini juga disertakan tautan untuk mengetahui merk obat-obat lain dengan kandungan yang sama dengan decacetine.

pabrik                 : harsen

golongan           : obat keras (harus dengan resep dokter)

kemasan            : 60 ml syrup

kandungan       : kloramfenikol palmitat setara kloramfenikol 125 mg/5 ml syrup; 250 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Kloramfenikol adalah  antibiotik spektrum luas pertama yang ditemukan dari kultur Streptomyces venequelae pada tahun 1947. Kloramfenikol adalah antibiotika jenis bakteriostatik dengan menghambat sistesis protein dengan cara menghambat aktivitas peptidil transferase dari ribosom bakteri, secara spesifik mengikat residu A2451 dan A2452 dari 23s rrna subunit ribosom 50s untuk mencegah terjadinya ikatan peptida. Klorampenikol bisa juga bersifat bakterisidal pada konsentrasi tinggi.

Indikasi decacetine     

Kegunaan decacetine (chloramphenicol) adalah untuk pengobatan demam tifus, paratifus, infeksi Salmonella sp sp, H.influenzae, terutama infeksi meningeal, Rickettsia, Lympogranulloma psitatacosis, bakteri gram negatif penyebab bakteria meningitis, infeksi kuman yang resisten terhadap antibiotik lain,  tidak untuk hepatobilier dan gonorrhea. Digunakan juga sebagai terapi kolera dengan merusak vibrio (kuman penyebab kolera) dan mengurangi diare.

Kontra indikasi

decacetine (chloramphenicol) dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf terhadap decacetine (chloramphenicol) dan derivatnya. Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati. jangan menggunakan decacetine (chloramphenicol) untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan faringitis. wanita hamil, ibu menyusui, dan pasien porfiria

Efek Samping decacetine

efek samping yang paling serius dari decacetine (chloramphenicol) adalah anemia aplastik, meskipun jarang tetapi secara umum sangat fatal bila terjadi. decacetine (chloramphenicol) juga menyebabkan tertekannya sumsum tulang belakang selama pemakaian, dan bisa menyebabkan leukemia (kanker darah atau kanker sumsum tulang) pada pemakaian dalam jangka waktu lama. pemberian secara Intravena bisa menyebabkan sindrom abu-abu pada bayi baru dilahirkan ataupun bayi prematur. efek lain decacetine (kloramfenikol) adalah hipersensitivitas, ruam,urtikaria, mual, muntah, diare, sakit kepala dan super infeksi.

Toleransi terhadap kehamilan

studi pada reproduksi hewan telah menunjukkan kloramfenikol memberikan efek buruk pada janin. tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi manfaat penggunaan obat lebih tinggi pemberian pada ibu hamil dapat diberikan meski terdapat potensi resiko

Perhatian

decacetine (kloramfenikol) terdeteksi ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian decacetine (kloramfenikol) selama menyusui sebaiknya dihindari. Hati-hati memberikan kloramfenikol (chloramphenicol) kepada wanita hamil, pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, neonatus, dan bayi prematur. Pemakaian dengan jangka waktu lama perlu dilakukan pemeriksaan hematologik berkala. Hati-hati terhadap kemungkinan super infeksi dengan jamur dan bakteri.

interaksi obat

decacetine (kloramfenikol) berinteraksi dengan obat-obat seperti :dikumarol, fenitoin,tolbutamid,fenobarbital, warfarin, obat golongan benzodiazepine, zidovudine.

Dosis decacetine 

decacetine (kloramfenikol) diberikan dengan dosis : di bawah 1 tahun tiap 6 jam 5 ml, 1-3 th : tiap 6 jam 5-10 ml, diatas 3 th: tiap 4 jam 10 ml

 terkait

merk-merk obat dengan kandungan kloramfenikol (chloramphenicol)merk-merk obatyang termasuk antibiotik kloramfenikol (chloramphenicol), derivat

 

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp