Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Coenzyme Q10: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: DEC 10, 2019 Tinjau pada DEC 10, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.907.551 orang

Coenzyme Q10, juga dikenal sebagai CoQ10, adalah senyawa yang membantu menghasilkan energi dalam sel Anda. Tubuh Anda memproduksi CoQ10 secara alami, tetapi produksinya cenderung menurun seiring bertambahnya usia. 

Untungnya, CoQ10 bisa Anda dapatkan melalui suplemen atau makanan. Kondisi kesehatan seperti penyakit jantung, gangguan otak, diabetes, dan kanker telah dikaitkan dengan rendahnya tingkat CoQ10, namun penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk membuktikan hal ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Satu hal yang pasti: banyak penelitian telah mengungkapkan berbagai manfaat kesehatan CoQ10. CoQ10 adalah senyawa yang dibuat oleh tubuh Anda dan disimpan dalam mitokondria sel Anda. 

Mitokondria adalah salah satu struktur dari sel yang bertugas menghasilkan energi. Mitokondria juga berfungsi untuk melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan bakteri penyebab penyakit atau virus.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, produksi CoQ10 menurun seiring pertambahan usia Anda. Walaupun produksi CoQ10 diketahui menurun seiring berjalannya usia, ada beberapa penyebab lain yang dapat menurunkan kadar CoQ10 dalam tubuh seperti:

  • Kekurangan nutrisi, seperti kekurangan vitamin B6
  • Cacat genetik dalam sintesis atau pemanfaatan CoQ10
  • Meningkatnya kebutuhan akan CoQ10 pada jaringan sebagai konsekuensi dari suatu penyakit.
  • Kelainan pada mitokondria
  • Stres oksidatif karena penuaan
  • Efek samping dari konsumsi obat penurun kolesterol jangka panjang

Penelitian telah menunjukkan bahwa CoQ10 memainkan beberapa peran kunci dalam tubuh Anda.Salah satu fungsi utamanya adalah membantu menghasilkan energi dalam sel Anda. Peran penting lainnya adalah berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Jumlah radikal bebas yang berlebihan menyebabkan kerusakan oksidatif, yang dapat mengganggu fungsi sel secara teratur. Hal ini diketahui dapat menyebabkan gangguan kondisi kesehatan.

CoQ10 hadir pada setiap sel di tubuh Anda. Namun, konsentrasi tertinggi ditemukan pada organ yang memerlukan energi terbesar, seperti jantung, ginjal, paru-paru dan hati.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Manfaat penggunaan CoQ10

Penelitian menunjukan CoQ10 dapat digunakan untuk memperbaiki gejala atau mungkin dapat menyembuhkan kondisi kesehatan seperti :

  • Kondisi jantung. CoQ10 telah terbukti memperbaiki gejala gagal jantung kongestif. Meskipun khasiatnya berbeda-beda pada masing-masing orang, penggunaan CoQ10 mungkin membantu mengurangi tekanan darah. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ketika dikombinasikan dengan nutrisi lain, CoQ10 dapat membantu pemulihan pada orang yang pernah menjalani operasi bypass dan katup jantung.
  • Penyakit Parkinson. Penelitian awal menunjukkan bahwa CoQ10 dosis tinggi mungkin bermanfaat bagi orang-orang pada tahap awal dengan gangguan progresif dari sistem saraf yang mempengaruhi gerakan.
  • Miopati statin-induced atau lemahnya otot akibat penggunaan obat-obatan golongan statin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa CoQ10 dapat membantu meringankan kelemahan otot yang kadang-kadang dikaitkan dengan penggunaan statin jangka panjang.
  • Migren. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa CoQ10 dapat menurunkan frekuensi sakit kepala karena migren.
  • Performa dalam menjalankan aktivitas. Karena CoQ10 terlibat dalam produksi energi, diyakini bahwa suplemen ini dapat meningkatkan kinerja fisik Anda. Namun penelitian belum bisa membuktikan hal ini, karena pada penelitian, hasilnya masih berbeda tiap-tiap orang.

Sebagai suplemen, berapa dosis CoQ10 yang aman?

Tidak ada dosis CoQ10 yang ideal. Sebagai suplemen, CoQ10 dapat digunakan dengan dosis dari 50 miligram hingga 1.200 miligram pada orang dewasa, kadang-kadang dibagi menjadi beberapa dosis selama satu hari. 

Dosis yang biasa diminum oleh orang-orang kebanyakan adalah 100 miligram hingga 200 miligram. Ikuti petunjuk pada label botol atau konsultasikan dengan dokter bila perlu. 

Perlu diingat bahwa merek suplemen yang berbeda mungkin memiliki bahan dan kekuatan yang berbeda, sehingga tidak ada dosis tetap untuk penggunaan obat ini.

Selain dari suplemen seperti obat-oban bisakah Anda mendapatkan CoQ10 secara alami dari makanan?

Bisa, namun perlu diingat bahwa jumlah CoQ10 yang ditemukan secara alami dalam makanan jauh lebih rendah kadarnya daripada yang ditemukan dalam suplemen. Sumber makanan yang mengandung CoQ10 meliputi:

  • Ikan laut, seperti tuna, salmon, mackerel, dan sarden
  • Minyak sayur
  • Daging

Efek Samping

Efek samping dari CoQ10 tampaknya jarang dan bila muncul efek samping, biasanya sangat ringan. Biasanya efek samping yang dihasilkan termasuk:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • diare
  • mual
  • mulas

Interaksi Obat

Orang yang mengkonsumsi pengencer darah dan obat-obatan tiroid serta kemoterapi harus memeriksakan diri ke dokter mereka sebelum menggunakan suplemen CoQ10.

Selalu beritahukan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Perhatian

Orang dengan penyakit kronis seperti gagal jantung, masalah ginjal atau hati, atau diabetes harus waspada menggunakan suplemen ini. CoQ10 dapat menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah. Dosis lebih dari 300 miligram dapat mempengaruhi tingkat enzim hati.

Mengingat kurangnya bukti tentang keamanannya, suplemen CoQ10 tidak direkomendasikan untuk anak-anak atau untuk wanita yang sedang hamil atau menyusui.


Referensi

Cardiosmart (2012). Coenzyme Q10.

Garrido-Maraver, et. al. (2014). Coenzyme Q10 Therapy. Mol Syndromol. 5(3-4), pp. 187–197.

Hernandez-Camacho, J. (2018). Coenzyme Q10 Supplementation in Aging and Disease. Front Physiol. 9, pp. 44.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini