Cellahist: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 24, 2020 Waktu baca: 3 menit

Cellahist adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis alergi. Cellahist mengandung mebhydrolin, suatu obat yang termasuk golongan antihistamin (antagonis reseptor histamin H1). Berikut ini adalah informasi lengkap cellahist yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Rocella

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

cellahist dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dos 100 tablet 50 mg

kandungan

tiap kemasan cellahist mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Mebhidrolin napadisilat 50 mg / tablet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Mebhydrolin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis alergi termasuk urtikaria, rinitis dan gatal pada kulit. Obat ini termasuk sedatif antihistamin golongan antagonis reseptor histamin H1. Histamin secara alami sudah ada dalam tubuh yang dapat menghasilkan berbagai reaksi alergi. Mebhydrolin bekerja dengan cara menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi.

Indikasi

Kegunaan cellahist (mebhydrolin) adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Obat ini digunakan untuk mengurangi gejala-gejala alergi seperti, urtikaria (gatal-gatal), urtikaria idiopatik kronis, dan alergi kulit lainnya.
  • Untuk mengobati rhinitis alergi (hay fever), efektif untuk mengurangi gejala baik pada mata maupun hidung seperti : bersin, hidung meler, rasa gatal atau terbakar pada mata.
  • Bisa juga digunakan untuk mengobati edema mukosa vasomotor, termasuk vasomotor rhinitis dan edema tenggorokan.
  • Konjungtivitis alergika yaitu mata kemerahan yang disebabkan oleh reaksi alergi.
  • Reaksi alergi obat tertentu, dan reaksi alergi akibat gigitan serangga.

Kontra indikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada mebhydrolin atau obat golongan anti histamin lainnya.
  • Sebaiknya jangan digunakan untuk bayi prematur dan bayi baru lahir, hipertrofi prostat, glaukoma (peningkatan tekanan bola mata), dan penderita asma akut.

Efek samping

Berikut adalah beberapa efek samping cellahist (mebhydrolin) :

  • Efek samping yang paling umum dari obat golongan anti histamin termasuk cellahist (mebhydrolin) adalah sedasi, mengantuk dan retardasi psikomotor. Efek ini bersifat sementara dan akan segera hilang jika pemakaian obat dihentikan.
  • Efek samping yang jarang misalnya kebingungan, kegelisahan, gugup, tremor, kejang, dan halusinasi.
  • Efek samping yang lain misalnya mual, muntah, sakit kepala dan efek antimuskarinik seperti retensi urin, mulut kering, diare, anemia hemolitik, leukopenia, agranulositosis, trombositopenia penglihatan kabur, dan gangguan pencernaan.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat ini adalah sebagai berikut :

  • Obat ini menyebabkan sedasi, mengantuk dan retardasi psikomotor. Sebaiknya anda tidak mengemudi atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini. Penggunaan alkohol akan meningkatkan efek sedasi obat ini.
  • Pemakaian antihistamin harus dihentikan sekitar 48 jam sebelum menjalani tes alergi kulit, karena dapat mengganggu hasil tes.
  • Cellahist (mebhydrolin) harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan hati, dosis harus dikurangi pada pasien dengan gangguan ginjal.
  • Karena resiko yang lebih tinggi dari antihistamin pada bayi terutama pada bayi yang baru lahir dan prematur, terapi antihistamin sebaiknya tidak dilakukan pada ibu menyusui.

Penggunaan oleh wanita hamil

Efek pada wanita hamil belum diketahui. Jika obat ini tidak benar-benar dibutuhkan atau masih ada obat pilihan lain yang lebih aman, sebaiknya tidak digunakan untuk wanita hamil.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi dengan obat-obat lain :

  • Monoamine oxidase (MAO) inhibitor memperpanjang dan mengintensifkan efek antikolinergik dari antihistamin.
  • Antihistamin mungkin memiliki efek aditif dengan alkohol dan depresan sistem saraf pusat lainnya, misalnya, hipnotik, sedatif, obat penenang, dan agen anti ansietas.

Dosis cellahist

Cellahist (mebhydrolin) diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dewasa dan anak > 12 tahun : 3 x sehari 50 mg.
  • Anak usia 6-12 tahun : 2-3 x sehari 50 mg.

Terkait

  • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif mebhydrolin
  • Obat yang termasuk anti histamine

Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman - teman anda


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mebhydrolin: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution. MIMS.com. (http://www.mims.com/malaysia/drug/info/mebhydrolin/)
Mebhydrolin napadisilate - C48H48N4O6S2. U.S. National Library of Medicine National Center for Biotechnology Information. (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Mebhydrolin-napadisilate)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app