Cara Ampuh Mengobati Sakit Gigi

Dipublish tanggal: Agu 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 16, 2020 Waktu baca: 3 menit
Cara Ampuh Mengobati Sakit Gigi

Sakit gigi tentunya dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan dan dapat menghambat aktivitas si penderita.  Sakit gigi tak hanya menyebabkan rasa ngilu saat makan, namun sakit gigi juga dapat menimbulkan sakit kepala dan meriang karena demam. 

Anda yang terkena sakit gigi dapat mencoba mengobati dengan bahan-bahan alami maupun obat dari dokter.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Mengobati sakit gigi secara mandiri di rumah

Ketika sakit gigi menyerang, Anda dapat mengobatinya dengan mencoba bahan-bahan alami yang sudah terbukti ampuh mengobati sakit gigi. Hal ini dikarenakan dokter gigi tidak dapat melakukan tindakan sebelum rasa sakit pada gigi berkurang. 

Untuk mengurangi sakitnya, Anda bisa mencoba bahan alami seperti:

Rasa ngilu pada sakit gigi dapat dikurangi dengan berkumur air garam. Cara sederhana ini cukup ampuh untuk meredakan sakit gigi. Anda cukup melarutkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat (240 ml). 

Jika garam sudah larut, Anda dapat berkumur selama beberapa saat. Jika sudah, buang air bekas kumur-kumur tersebut. 

Garam dapat berperan dalam menyerap kelembapan mulut. Hal ini dapat membantu untuk membunuh bakteri jahat penyebab sakit gigi. Selain itu, air garam juga berfungsi untuk mengurangi peradangan akibat infeksi. 

Ada baiknya sebelum berkumur Anda melakukan flossing untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel di gigi, terutama di bagian gigi yang sakit. 

Iklan dari HonestDocs
Pencabutan Gigi Di Tooth's Kingdom Dental Care

Pencabutan gigi adalah tindakan di mana sebuah gigi atau beberapa gigi diangkat oleh ahli bedah mulut dan wajah-rahang (maksilofasial) menggunakan peralatan kedokteran gigi lengkap. Ini adalah teknik sederhana yang dikenal sebagai bedah mulut, biasanya membutuhkan bius lokal atau umum, dan obat penenang

Istock 181864178 %281%29
  • Es batu

Mengurangi sakit gigi dengan bahan-bahan alami dan rumahan selain dengan air garam adalah dengan es batu. Anda dapat mengompres bagian gigi yang sakit dengan es batu. Anda cukup memasukkan berapa potong es batu ke dalam plastik, kemudian lapisi plastik dengan kain atau handuk tipis. 

Jika sudah cukup dingin, tempelkan kompres pada pipi kurang lebih selama 15 menit. jika cukup tahan dengan dingin, Anda bisa langsung menempelkan kompres pada bagian gigi yang sakit. Langkah mudah ini dapat mengebaskan saraf gigi sehingga rasa ngilu dapat hilang seketika..

Cara lain mengurangi sakit gigi dengan kompres yaitu dengan memijat bagian punggung tangan antara ibu jari dan telunjuk. Area ini terdiri dari syaraf-syaraf yang sensitif terhadap rasa dingin yang terdapat pada kompres es.

  • Bawang mentah

Bahan alami rumahan pereda sakit gigi lainnya adalah bawang putih dan bawang merah. Sifat antiseptik dan antimikroba pada bawang dapat membunuh bakteri dan kuman penyebab sakit gigi. Bawang mentah akan melepaskan zat allicin yang dapat membunuh bakteri.

Anda cukup mengunyah bawang mentah selama beberapa menit di bagian gigi yang sakit. Jika tidak kuat dengan aromanya, Anda bisa mengiris tipis bawang dan menempelkannya pada bagian gigi yang sakit.

  • Cuka

Selain garam, Anda juga bisa berkumur dengan air cuka dapur atau cuka apel. Cuka memiliki kandungan antibakteri dan antimikroba yang dapat menghilangkan kuman penyebab sakit gigi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Yang perlu dihindari adalah, jangan berkumur dengan air cuka murni, karena zat asam dari cuka murni dapat merusak lapisan enamel gigi jika digunakan secara langsung. 

Cara penggunaan cuka dapur atau cuka apel adalah dengan mencampurkan ½ sendok teh cuka ke dalam segelas air hangat. Anda cukup berkumur selama 30 detik dan buang air bekas kumur tersebut. 

Cara lain menggunakan cuka sebagai pereda sakit gigi adalah dengan meneteskan cuka pada kapas. Kemudian tempelkan kapas yang sudah ditetesi cuka tersebut pada gigi yang sakit. Jika sudah selesai kemudian Anda dapat berkumur dengan air bersih dan menggosok gigi dengan pasta gigi khusus. 

  • Minyak cengkeh

Anda cukup meneteskan minyak cengkeh ke kapas dan menempelkan pada bagian gigi yang sakit. Minyak cengkeh mengandung senyawa eugenol yang berfungsi sebagai zat anestesi alami yang dapat “mematikan” saraf sementara. 

Jika tak ada minyak cengkeh, Anda bisa menggunakan bubuk cengkeh atau cengkeh utuh. 

  • Daun jambu

Daun jambu merah mengandung zat yang berfungsi sebagai sifat antiradang, antimikroba, dan pereda nyeri. Anda cukup menggulung maksimal dua lembar dan mengunyahnya sampai keluar ektra airnya, lalu oleskan pada gigi yang sakit. 

Jika terlalu sulit, Anda dapat merebus empat sampai lima lembar daun jambu biji dan sedikit garam. Lalu gunakan airnya jika sudah dingin untuk berkumur.

Obat-obatan pereda sakit gigi

  • Hidrogen peroksida 3%

Obat ini merupakan obat kumur  yang digunakan untuk meredakan sakit gigi. campurkan larutan hidrogen peroksida dengan air sebelum digunakan untuk berkumur. Larutan ini selain sebagai pereda sakit gigi juga berfungsi sebagai pengusir bau mulut.

Paracetamol memiliki fungsi sebagai pereda nyeri akibat peradangan, menurunkan demam, dan juga meringankan sakit kepala akibat sakit gigi. namun, Anda yang memiliki gangguan pada hati dan alergi sebaiknya tidak mengkonsumsi paracetamol.

Ibuprofen memiliki fungsi seperti paracetamol. Namun Anda tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat ini dalam keadaan perut kosong. Selain itu perhatikan dosis yang tertera pada kemasan obat.

Obat ini adalah obat yang biasa dikonsumsi untuk menghilangkan sakit gigi. efek samping yang ditimbulkan obat ini antara lain sakit perut, mulas ringan, diare, sembelit, perut kembung, sakit kepala, kulit gatal dan memerah, serta penglihatan kabur.

Jika sakit gigi tak kunjung reda walau sudah mengkonsumsi obat alami maupun obat medis, sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter untuk menemukan langkah yang tepat untuk mengatasi sakit gigi Anda. 

16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vieira, D. R., Amaral, F. M., Maciel, M. C., Nascimento, F. R., Libério, S. A., Rodrigues, V. P. (2014, September 29). Plant species used in dental diseases: ethnopharmacology aspects and antimicrobial activity evaluation [Abstract]. Journal of Ethnopharmacology, 155(3), 1441-1449 (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25046828)
Thammana, M., Sreerangam, S., Nambaaru, S. (2016, July-September). A mini review on wheatgrass. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 4(3), 13-19 (https://www.rroij.com/open-access/a-mini-review-on-wheatgrass-.pdf)
Taher, Y. A., Samud, A. M., El-Taher, F. E., ben-Hussin, G., Elmezogi, J. S., Al-Mehdawi, B. F., Salem, H. A. (2015, September 1). Experimental evaluation of anti-inflammatory, antinociceptive and antipyretic activities of clove oil in mice. The Libyan Journal of Medicine, 10 (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4558274/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app