Kesehatan Mulut dan Gigi

Bahaya Akibat Gigi Berlubang Jika Tak Dirawat

Update terakhir: Feb 11, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Bahaya Akibat Gigi Berlubang Jika Tak Dirawat

Kebanyakan orang dewasa memiliki setidaknya satu atau dua gigi berlubang selama hidupnya, banyak yang mengabaikannya sehingga begitu saja. Padahal jika tidak segera ditanggulangi gigi berlubang bisa berakibat bahaya bagi kesehatan tubuh. Apa bahaya gigi berlubang?

Gigi merupakan organ yang penting bagi manusia. Gigi berfungsi untuk mengunyah dan menghaluskan makanan yang masuk ke dalam mulut sehingga mudah untuk ditelan dan dicerna oleh organ pecernaan. Selain itu gigi juga dapat dijadikan sebagi tolak ukur perawatan diri dan kesehatan seseorang, dimana gigi yang bersih dan terawat dengan baik mencerminkan seseorang yang perduli terhadap diri dan kesehatan tubuhnya.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

bahaya gigi berlubang

Penyakit gigi berlubang dalam bahasa medis disebut dengan caries dental merupakan penyakit yang banyak terjadi di masyarakat, penyakit ini dapat mengenai anak - anak hingga orang tua. Kebanyakan orang beranggapan penyakit ini merupakan penyakit yang sepele, namun rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit ini cukup dapat mengganggu aktivitas sehari - hari, sakit gigi lebih sakit daripada sakit hati, itulah sebagian bahaya akibat gigi berlubang. Lebih lanjut, jika tidak dirawat bahaya gigi belubang ini cukup luar biasa, karena berisiko untuk menimbulkan penyakit sistemik.

Terkait sakit gigi berlubang, silahkan baca:

  • Obat sakit gigi paling manjur
  • Mengobati sakit gigi berlubang hingga tuntas

Bahaya Gigi Berlubang Jika Dibiarkan

Berikut ini beberapa bahaya yang dapat timbul sebagai akibat gigi berlubang antara lain :

  1. Infeksi Pembuluh Darah, merupakan bahaya yang pertama muncul ketika gigi berlubang, Hal ini terjadi ketika bakteri yang terdapat pada gigi berlubang masuk dan menginfeksi pembuluh darah. Infeksi ini sangat berbahaya karena melalui pembuluh darah bakteri dapat menyebar ke seluruh organ tubuh yang dialiri oleh pembuluh darah yang terinfeksi dan menimbulkan infeksi sistemik.
  2. Perasaan Nyeri pada gigi, merupakan efek gigi berlubang yang yang timbul secara langsung pada saat gigi berlubang Kondisi ini dapat menyebabkan penderitanya merasakan nyeri dan ngilu pada gigi terutama saat makan bahkan dapat mengganggu aktivitas. Nyeri yang timbul dapat bertambah hebat apabila gigi telah berlubang hingga ke saraf gigi.
  3. Peradangan pada gigi dan sekitarnya, merupakan bahaya yang dapat timbul ketika gigi berlubang tidak segera dirawat. Peradangan ini dapat mengenai gusi, sehingga gusi menjadi bengkak dan bernanah atau abses. Hal ini juga dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa pada gigi.
  4. Kehilangan gigi, dapat timbul ketika kerusakan gigi telah sangat berat hingga gigi mengalami pembusukan. Apabila telah terjadi pembusukan yang tidak dapat disembuhkan lagi maka gigi tersebut harus dicabut, dan pencabutan gigi ini akan mengakibatkan keompongan
  5. Peradangan pada rongga sinus, merupakan komplikasi yang sering ditimbulkan oleh gigi berlubang yang tidak segera dirawat. Bakteri pada rongga mulut dapat menyebar ke rongga hidung kemudian menimbulkan peradangan pada rongga hidung dan rongga sinus. Baca juga: Sinusitis

Pencegahan Gigi Berlubang

Gigi berlubang dapat menimbulkan banyak bahaya oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk dapat mencegah gigi berlubang. Berikut ini beberapa cara mencegah gigi berlubang yang dapat kita lakukan :

  1. Menyikat gigi secara benar yaitu dengan gerakan memutar meliputi bagian depan gigi, bagian belakang gigi, dan permukaan gigi.
  2. Menyikat gigi secara teratur yaitu terutama pada saat setelah makan dan pada saat menjelang tidur.
  3. Memilih pasta gigi yang mengandung fluoride dan tidak menimbulkan banyak busa
  4. Mengganti sikat gigi dengan yang baru minimal setiap tiga bulan sekali.
  5. Mengkonsumsi makanan yang kaya dengan kandungan kalsium seperti susu dan keju.
  6. Mengkonsumsi vitamin C untuk menjaga kesehatan gusi.
  7. Mengurangi konsumsi makanan yang manis termasuk permen dan cokelat
  8. Menghindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau yang terlalu dingin.
  9. Membersihkan sisa makanan dengan cara berkumur - kumur, atau menggunakan benang khusus (dental floss)
  10. Mengunjugi dokter gigi untuk kontrol atau pemeriksaan gigi ke dokter gigi minimal setiap bulan sekali.

Jika sudah terlanjur berlubang, lakukanlah perawatan (baca: Perawatan Gigi Berlubang) agar Anda terhindar dari bahayanya.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to get rid of cavities: Home remedies & prevention. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/321259.php)
Signs of a Cavity: What Are the Symptoms of Tooth Decay?. Healthline. (https://www.healthline.com/health/signs-of-a-cavity)
Tooth Decay Prevention: 8 Daily Dental Care Tips. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/tooth-decay-prevention)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Artikel selanjutnya
Jangan Remehkan Gigi Berlubang, Ini Penanganannya
Jangan Remehkan Gigi Berlubang, Ini Penanganannya

Saat lubang pada gigi mulai membesar rasa nyeri akan mulai timbul dan membuat rasa tidak nyaman pada gigi. Rasa nyeri ini akan semakin mengganggu saat sudah menyentuh saraf gigi dan menyebabkan kerusakan gigi yang cukup parah.