Cakar Kucing: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Apr 2, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 684.251 orang

Cakar Kucing adalah herbal yang bagian akar dan kulitnya bisa dimanfaatkan sebagai obat. Ada 2 jenis Cakar Kucing yang paling sering digunakan, yaitu spesies Uncaria tomentosa dan Uncaria guianensis.

Cakar Kucing bermanfaat untuk mengatasi gejala osteoarthritis dan rematik. Cakar Kucing juga banyak digunakan untuk berbagai gangguan pencernaan, yaitu divertikulitis, radang usus bagian bawah (kolitis), gastritis, ambeien, dan ulkus lambung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Beberapa orang menggunakan Cakar Kucing untuk infeksi virus, mulai dari herpes zoster, herpes simpleks, dan AIDS. Hal ini dikarenakan Cakar Kucing mengandung bahan kimia yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, melawan virus, dan membunuh sel kanker. Dengan demikian, manfaat Cakar Kucing sudah tidak diragukan lagi.

Mengenai Cakar Kucing

Golongan

-

Kemasan

  • Kapsul
  • Tablet
  • Ekstrak kering

Kandungan

  • Alkaloid indol dan oksindol
  • Triterpenoid pentasiklik
  • Flavonoid
  • Alkaloid
  • Terpenoid

Manfaat Cakar Kucing

Secara medis, berbagai manfaat Cakar Kucing adalah:

1. Mengurangi nyeri akibat osteoarthritis

Ekstrak Cakar Kucing berbentuk kering dapat mengurangi sakit lutut akibat osteoarthritis. Manfaat Cakar Kucing ini terbukti efektif setelah digunakan selama 1 minggu dengan jenis Uncaria guianensis.

Mengonsumsi suplemen yang mengandung kombinasi cakar Kucing dan maca (RNI 249) selama 8 minggu juga memberikan efek serupa. Cakar Kucing dapat meredakan rasa sakit dan kekakuan sendi, meningkatkan fungsi tulang dan sendi, hingga mengurangi kebutuhan minum obat.

2. Meredakan gejala rematik

Mengonsumsi ekstrak Cakar Kucing yang mengandung alkaloid pentasiklik oksindol dapat membantu meringankan gejala rematik. Manfaat ini bisa dirasakan dengan menggunakan Cakar Kucing jenis Uncaria tomentosa.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Bila dikombinasikan dengan sulfasalazine atau hidroksiklorokuin selama 24 jam, herbal Cakar Kucing dapat mengurangi nyeri dan bengkak di persendian.

Baca Juga: 10 Cara Mudah Mengobati Rematik Sendiri di Rumah

3. Mencegah kutil anal berulang pada penderita infeksi HPV

Sebuah studi awal menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung echinacea, andrographis, anggur, pepaya, dan Cakar Kucing dapat mengurangi risiko kutil anal berulang pasca operasi. Manfaat Cakar Kucing tersebut terbukti setelah suplemen diminum 3 kali sehari selama 1 bulan lamanya.

4. Mengatasi berbagai penyakit lainnya 

Masih ada banyak lagi manfaat Cakar Kucing bagi kesehatan, yaitu:

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat Cakar Kucing bagi kesehatan.

Efek samping Cakar Kucing

Secara umum, herbal Cakar Kucing aman dikonsumsi dalam jangka pendek. Beberapa orang mungkin akan mengalami efek samping tertentu, yakni:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Muntah

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala tersebut.

Dosis Cakar Kucing

Dosis Cakar Kucing berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari usia dan kondisi kesehatan pasien. Secara umum, dosis Cakar Kucing adalah sebagai berikut:

  • Untuk osteoarthritis di lutut: 100 mg ekstrak Cakar Kucing berbentuk kering. Dikonsumsi setiap hari.
  • Untuk rematik: 60 mg setiap hari, dibagi ke dalam 3 dosis. Menggunakan ekstrak Cakar Kucing yang tidak mengandung bahan kimia alkaloid oksindol tetrasiklik.

Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk yang tertera pada label kemasan. Konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum menggunakan Cakar Kucing sebagai obat herbal.

Interaksi Cakar Kucing

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja herbal. Sebagai akibatnya, herbal tidak dapat bekerja dengan maksimal atau menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beri tahukan kepada dokter. Berikut interaksi Cakar Kucing dengan obat-obatan lainnya, yakni:

Obat yang dipecah oleh hati

Beberapa jenis obat yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah oleh hati. Penggunaan Cakar Kucing dapat menurunkan kecepatan organ hati dalam memecah obat-obatan tersebut. Hal ini dapat meningkatkan efek samping dari obat tersebut.

Jenis-jenis obat yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan herbal Cakar Kucing adalah lovastatin, ketoconazole, itraconazole, fexofenadine, triazolam, dan sebagainya.

Obat hipertensi

Obat hipertensi berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, begitu juga dengan herbal Cakar Kucing memberikan efek yang serupa. Jika dikonsumsi bersamaan, maka tekanan darah Anda bisa jadi sangat rendah dan membahayakan tubuh.

Beberapa obat hipertensi yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Cakar Kucing adalah captopril, enalapril, losartan, valsartan, diltiazem, amlodipine, hydrochlorothiazide, furosemide, dan sebagainya.

Imunosupresan

Cakar Kucing dapat meningkatkan sistem imun tubuh, sedangkan imunosupresan bertindak sebaliknya. Bila keduanya dikonsumsi secara bersamaan, tingkat keefektifan obat tersebut akan berkurang.

Beberapa jenis obat yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Cakar Kucing adalah azathioprine, basiliximab, cyclosporine, daclizumab, duromonab-CD3, mycophenolate, tacrolimus, sirolimus, prednisone, kortikosteroid, dan sebagainya.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan herbal Cakar Kucing adalah sebagai berikut:

  • Bagi Anda yang sedang hamil atau menyusui, jangan sembarang menggunakan Cakar Kucing sebagai herbal. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter kandungan Anda.
  • Cakar Kucing dapat meningkatkan sistem imun tubuh secara berlebihan. Hal ini dapat meningkatkan gejala pada penyakit autoimun, seperti multiple sclerosis, lupus, dan kondisi lainnya. Bila Anda mengalami salah satu penyakit autoimun tersebut, sebaiknya hindari penggunaan Cakar Kucing tanpa pengawasan dokter.
  • Cakar Kucing dapat memperlambat proses pembekuan darah. Akibatnya, Cakar Kucing dapat meningkatkan risiko memar dan perdarahan pada sebagian orang.
  • Hindari menggunakan Cakar Kucing bila Anda mempunyai tekanan darah rendah. Herbal ini bisa membuat tekanan darah Anda semakin menurun.
  • Cakar Kucing dapat memperparah leukemia. Hindari bila Anda mengidap kanker darah alias leukemia.
  • Cakar Kucing menyebabkan tekanan darah jadi tidak stabil selama operasi. Hindari menggunakan Cakar Kucing setidaknya 2 minggu sebelum jadwal operasi Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp