Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR AHMAD MUHLISIN
Kehamilan

Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult dan Probiotik Lainnya?

Update terakhir: SEP 15, 2019 Tinjau pada SEP 15, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.261.554 orang

Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult dan Probiotik Lainnya?

Dalam praktek sehari-hari saya sering mendapatkan pertanyaan mengenai bolehkah ibu hamil minum yakult? Saya pikir tidak hanya pasien saya saja yang bertanya hal ini, tetapi pasti ini menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Untuk itu simklah penjelasnnya di bawah ini.

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, pasti terbesit dibenak kita ingin balik bertanya, memangnya kenapa ibu hamil minum Yakult dan sejenisnya? Ternyata ada tujuannya, yaitu untuk mengatasi gangguan pencernaan yang kerap menemani ibu hamil seperti sembelit dan diare.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Sembelit dan diare merupakan dua masalah kesehatan umum yang sering menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Terutama sembelit, gangguan ini bisa terjadi di sepanjang usia kehamilan. Sembelit bahkan biasanya akan semakin bertambah berat dan semakin sering terasa pada saat menjelang akhir kehamilan. Sembelit dapat menimbulkan kontraksi pada rahim ibu, terutama ketika ibu hamil mengejan terlalu kuat dan lama pada saat buang air besar akibat sambelit.

Penggunaan probiotik untuk mengatasi sembelit di masyarakat pada masa sekarang ini telah menjadi sangat umum. Bahkan untuk mengatasi sembelit pada saat kehamilan. Menurut suatu penelitian yang dipublikasikan dalam suatu jurnal kedokteran di Kanada ditemukan bahwa sekitar 45 - 93% ibu yang sedang hamil telah mengkonsumsi probiotik selama kehamilannya untuk mengatasi beragam masalah yang timbul pada sistem pencernaan mereka, termasuk di antaranya sembelit.

Apa itu Probiotik?

Probiotik adalah mikroorganisme hidup, kebanyakan berasal dari jenis bakteri, yang memiliki kemiripan dengan mikroorganisme hidup menguntungkan yang secara alami ditemukan di dalam saluran pencernaan atau usus anda. Probiotik kadang-kadang disebut juga sebagai bakteri baik. Hal ini dikarenakan mereka bisa melawan bakteri jahat yang terdapatdi  dalam usus, dan membantu menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat. Ada tiga jenis probiotik yang paling umum digunakan termasuk diantaranya bakteri Lactobacillus, Bifidobacterium, dan jamur Saccharomyces.

Yakult adalah probiotik yang berupa minuman susu fermentasi yang berisi probiotik Lactobacillus casei strain Shirota atau LcS. Yakult dibuat dari susu bubuk skim, gula, glukosa, perisa indentik alami, air dan LcS. Gula ditambahkan dalam jumlah yang sedikit untuk memberikan nutrisi pada LcS sehingga  tetap bertahan hidup selama waktu penyimpanan.

Apa saja Manfaat Probiotik bagi Tubuh?

Sebagai bakteri baik probiotik memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Secara umum beberapa manfaat probiotik tersebut antara lain :

  1. Menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di dalam usus
  2. Menekan pertumbuhan bakteri merugikan
  3. Mengurangi racun dalam tubuh
  4. Mencegah gangguan pencernaan seperti diare dan konstipasi
  5. Membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi risiko infeksi

Apakah Penggunaan Probiotik Aman Selama Kehamilan?

Menurut National Library of Medicine (NLM) dan National Institute of Health (NIH), penggunaan probiotik adalah aman dan dapat ditoleransi dengan baik. Salah satu perhatian teoritis yang terkait dengan penggunaan probiotik adalah apakah organisme ini berpotensi untuk menimbulkan infeksi sistemik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Hingga saat ini data yang tersedia menunjukkan bahwa suplemen probiotik ini jarang diserap ke dalam darah. Sehingga kemungkinan infeksi sistemik berupa bakteremia atau masuknya bakteri ke dalam darah dan fungemia atau masuknya jamur ke dalam darah setelah mengkonsumsi probiotik sangatlah kecil.

Meskipun demikian bakteremia dan fungemia terkait probiotik pernah dilaporkan. Angka kejadian bakterimia dari Lactobacillus adalah kurang dari 1 per 1 juta orang yang mengkonsumsi probiotik. Sedangkan terjadinya fungemia dari Saccharomyces boulardii adalah sekitar 1 dari 5,6 juta orang.

Karena risiko bakteremia dan fungemia akibat probiotik sangatlah rendah. Dapat disimpulkan probiotik tidak mungkin masuk ke dalam Air Susu Ibu, atau mencapai sistem peredaraan darah janin. Oleh karena itu probiotik tidak mungkin dapat menimbulkan gangguan pada janin.

Di dalam suatu penelitian yang terbatas pada penggunaan probiotik selama usia kehamilan, ditemukan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara penggunaan probiotik dengan terjadinya keguguran atau bentuk malformasi apapun. Selain itu, penelitian meta analisis yang dilakukan peneliti di Kanada juga menemukan bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan probiotik dengan kejadian operasi Caesar, berat badan lahir, ataupun usia kehamilan.

Dengan demikian NLM dan NIH menyimpulkan bahwa tampaknya tidak ada risiko bermakna yang muncul dari penggunaan probiotik bagi ibu hamil maupun ibu menyusui, sehingga penggunaan probiotik ini dianggap aman selama kehamilan. Namun probiotik ini tidak dapat dinyatakan aman dengan sepenuhnya karena adanya berbagai macam produk probiotik yang tersedia di pasaran dan penelitian yang ada saat ini masih memiliki data yang terbatas.

Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult?

Menurut keterangan yang disampaikan produsen, Orang-orang dari gaya hidup yang berbeda dan usia meminum yakult setiap hari untuk membantu menjaga kesehatan mereka. Wanita hamil dapat mengkonsumsi Yakult sebagai bagian dari diet seimbang yang normal, karena salah satu fungsi utama dari Yakult adalah untuk membantu mencegah sembelit.

Wanita hamil sering menderita sembelit, sehingga mengkonsumsi Yakult dapat membantu. Selain itu, dalam proses produksinya Yakult sudah menerapkan manajemen keamanan pangan sesuai dengan standar ISO 22000:2005. Dengan demikian produsen Yakult telah menciptakan jaminan terhadap higienitas dan kualitas yang tinggi. Sehingga produk Yakult yang dihasilkan aman dan berkualitas baik.

Oleh karena itu, sebagai probiotik Yakult aman dikonsumsi untuk mengatasi sembelit, meskipun oleh ibu yang sedang hamil sekalipun. Konsumsi Yakult yang baik adalah tidak berlebihan dan sesuai dengan anjuran yang telah ditentukan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit