Beberapa Penyebab Vagina Kering

Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Agu 30, 2019 Waktu baca: 3 menit
Beberapa Penyebab Vagina Kering

Jika Anda tidak pernah mengalami masalah kebasahan sebelumnya namun sekarang daerah intim Anda terasa seperti gurun. Namun jangan panik. Anda tidak sedang melalui masa menopause dini

Faktanya adalah terdapat beberapa alasan mengapa wanita muda mengalami kekeringan vagina dan masalahnya menjadi lebih umum daripada yang Anda pikirkan. 

Namun hal ini bukan hal yang ingin Anda abaikan. Penting bagi vagina Anda tetap lembab bukan hanya karena lubrikasi membuat hubungan seksual terasa lebih menyenangkan. 

Kelembaban vagina membuat jaringan tetap sehat dan bahkan berfungsi sebagai garis pertahanan dari infeksi dan penyakit menular seksual menurut dokter kandungan di Wenchester bernama Alyssa Dweck. Gunakan lubrikan vagina dengan bahan dasar air sementara Anda mencari tahu apa yang menyebabkan vagina Anda kering.

Tubuh Anda Memerlukan Foreplay Lebih Lama

Tayangan seks pada film romantis komedi dimulai dari berciuman hingga intercourse selama 30 detik. Di dunia nyata kita menyebutnya tayangan tempat tidur. Hampir setiap wanita memerlukan sedikit lebih banyak rangsangan langsung sebelum vagina mereka cukup lembab untuk penetrasi.

Anda Sedang Stres

Stres menjadi banyak alasan dari banyak masalah kesehatan dan Anda dapat menambahkan vagina kering ke dalam daftar tersebut. Jika hal ini tidak membunuh libido Anda secara temporer, merasa Anik atau tertekan, dapat membuatnya lebih sulit untuk bangun lagi. Ketika stres pergi cairan lubrikan Anda seharusnya mulai membasahi.

Anda Mengkonsumsi Obat Demam

Kandungan obat demam dan alergi dari apotek mengandung antihistamin yang dapat mengeringkan membran mukus di hidung Anda, sama halnya dengan pada vagina. Tidak semua wanita mengalaminya, namun hal ini dapat terjadi dan sesuatu akan melembabkannya kembali ketika Anda berhenti mengkonsumsi obat tersebut.

Pil KB Mengganggu Anda

Efek samping kecil yang terkenal dari kontrasepsi oral yaitu mengurangi lubrikasi vagina. Dan tidak seperti beberapa efek samping lainnya yang terjadi ketika Anda menggunakan pil KB pertama kali, hal ini mungkin tidak akan hilang dalam beberapa bulan. 

Saya biasanya menyarankan pasien saya untuk untuk menggunakan lubrikan yang dibeli di toko atau jika hal ini benar-benar terasa tidak nyaman, pertimbangkan untuk berhenti menggunakan pil dan mencoba jenis lain pencegah kehamilan.

Anda Baru Saja Melahirkan

Melahirkan dan juga menyusui membuat beberapa perubahan pada tubuh dan kehidupan seksual Anda dengan cara yang tidak Anda duga, yaitu menurunkan kadar hormon estrogen

Hormon estrogen bertanggung jawab menjaga vagina tetap lembab. Beberapa bulan setelah melahirkan ketika siklus bulanan Anda kembali dan Anda berhenti menyusui, maka Anda akan kembali mengalami menstruasi.

Penanganan

Penanganan paling umum untuk vagina kering akibat rendahnya kadar hormon estrogen yaitu terapi estrogen topikal. Penggantian beberapa hormon dalam tubuh Anda yang tidak lagi diproduksi. 

Hal tersebut membantu meredakan gejala vagina namun tidak memberikan cukup kadar estrogen dalam aliran darah Anda dibandingkan terapi hormon yang Anda peroleh dengan minum pil.

Kebanyakan wanita menggunakan satu dari tiga jenis estrogen vagina yaitu:

Ring

Anda atau dokter Anda memasukkan ring yang lembut dan fleksibel ke dalam vagina Anda dimana alat ini mengeluarkan aliran estrogen secara perlahan langsung ke jaringan. Ring sebaiknya diganti setiap tiga bulan.

Tablet

Anda menggunakan aplikator sekali pakai untuk meletakkan tablet ke dalam vagina Anda sekali sehari selama dua Minggu pertama penanganan. Kemudian Anda melakukannya dua kali seminggu. Anda melakukan hal ini sampai Anda tidak memerlukannya lagi.

Krim

Anda menggunakan aplikator untuk mengoleskan krim ke dalam vagina. Anda biasanya akan mengoleskan krim setiap hari selama satu hingga dua minggu. Kemudian menguranginya menjadi satu hingga tiga kali seminggu sebagaimana disarankan oleh dokter.

Produk estrogen apapun dapat memiliki efek samping, seperti pendarahan vagina dan nyeri payudara. Estrogen topikal mungkin tidak direkomendasikan jika Anda:

  1. Menderita kanker payudara, khususnya jika Anda menggunakan aromatase inhibitor
  2. Memiliki riwayat kanker endometrium
  3. Pernah mengalami pendarahan vagina namun tidak mengetahui apa penyebabnya
  4. Sedang hamil atau menyusui

Tidak banyak riset pada penggunaan topikal estrogen untuk jangka panjang, namun dokter percaya bila hal ini aman.

Selain obat topikal Anda dapat menggunakan pelembab vagina. Anda dapat membeli pelembab vagina seperti glycerin-min oil-polycarbophil atau ospemifene pada apotek lokal atau supermarket.

Gunakan waktu Anda sebelum berhubungan seksual untuk memastikan Anda benar-benar nyaman dan terangsang. Oleskan lubrikan berbahan dasar air untuk untuk lebih menikmati intercourse. 

Hindari penggunaan douche, gelembung mandi, sabun dengan pewangi dan losion di sekitar area sensitif. Produk tersebut justru memperburuk kondisi vagina kering yang Anda alami.


15 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vaginal Dryness: Menopause, Symptoms, Treatment, Causes. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/vaginal_dryness_and_vaginal_atrophy/article.htm)
Vaginal dryness Information. Mount Sinai Health System. (https://www.mountsinai.org/health-library/diseases-conditions/vaginal-dryness)
Vaginal Dryness - Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment & Alternative Therapies. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/vaginal-dryness/guide/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Miss V Kering: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Miss V Kering: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lalu, apa yang menyebabkan vagina kering? Apakah berbahaya? Dan bagaimana cara menyembuhkannya? Berikut ini pembahasannya.

Ketahui Penyebab Vagina Kering
Ketahui Penyebab Vagina Kering

Sejumlah faktor dapat menyebabkan kekeringan pada vagina, termasuk:Kekeringan vagina paling sering disebabkan oleh penurunan kadar estrogen. Estrogen adalah hormon yang membantu menjaga agar jaringan vagina Anda tetap terlumasi dan sehat.Banyak faktor yang dapat menyebabkan penurunan kadar estrogen, diantaranya:

Buka di app