Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Arnica: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: SEP 21, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 460.822 orang

Apakah Anda mengetahui apa itu arnica? Atau apakah Anda belum pernah mendengarnya? Mungkin bagi sebagian orang, arnica tidaklah asing karena herbal yang satu ini memiliki berbagai kegunaan terutama untuk rasa nyeri maupun memar

Bagi Anda yang tidak tahu, sangatlah penting untuk mengetahui karakteristik herbal arnica. Mari simak detil herbal arnica di bawah ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Mengenai Arnica

Arnica merupakan tanaman herbal berupa bunga berwarna kuning oranye yang tumbuh terutama di Siberia, Amerika Utara, dan Eropa Tengah. Arnica digunakan sebagai penyedap pada beberapa produk makanan.

Golongan

Obat atau suplemen  herbal arnica dijual bebas, namun lebih disarankan untuk menggunakannya dengan resep dokter.

Kemasan

Arnica dijadikan obat atau suplemen herbal berupa tablet, tingtur (cairan), gel atau krim. Beberapa suplemen juga mengandung arnica yang sangat encer. Hal ini disebut sebagai pengobatan homeopati.

Kandungan

Arnica mengandung minyak esensial, karotenoid, flavonoid, terpenoid, lakton seskuiterpen, amina, coumarin, inulin, asam caffeic, resin, fitosterol, tanin, lignan, dan alkohol isomer.

Manfaat Arnica

Arnica memiliki berbagai manfaat, penelitian menunjukkan bahwa menggunakan produk gel arnica sebanyak dua kali sehari selama 3 minggu efektif untuk mengurangi rasa sakit dan kaku, serta meningkatkan fungsi tangan dan lutut pada penderita osteoarthritis.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa menggunakan gel arnica dapat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Selain itu, arnica juga dapat mengurangi pembengkakan, radang gigitan serangga, dan komplikasi akibat pencabutan gigi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Selanjutnya, menggunakan krim arnica dua kali sehari selama dua minggu juga telah terbukti mengurangi memar. Penelitian lain menunjukkan bahwa menggunakan gel arnica selama 5 hari pada otot-otot kaki segera setelah berlari dapat mengurangi nyeri atau nyeri otot.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa arnica homeopati juga dapat mengurangi sedikit rasa sakit setelah operasi. Selain itu, arnica juga bermanfaat bagi stroke, jerawat, bibir pecah-pecah, nyeri pembuluh darah yang bengkak di permukaan kulit, dan sakit tenggorokan

Akan tetapi, masih dibutuhkan lebih banyak bukti dalam menilai efektivitas penggunaan arnica.

Efek samping Arnica

Arnica murni tidak boleh ditelan atau diminum karena dianggap beracun. Penggunaan arnica hanya terbatas pada obat oles berupa gel atau krim, kecuali pada pengobatan homeopati. 

Ekstrak arnica mungkin aman bila diminum dalam jumlah kecil yang biasa ditemukan dalam makanan. Akan tetapi, bila diminum dalam jumlah yang lebih besar maka sangatlah tidak aman.

Arnica memiliki efek samping umum, seperti gugup, gelisah, hipertensi, nyeri perut, diare, muntah, dermatitis kontak, kelemahan, dan dispnea. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Lebih parah lagi dapat menyebabkan efek serius seperti, gagal hati, perdarahan, henti jantung, keracunan jantung, koma bahkan kematian. Sangat disarankan untuk menggunakan arnica berupa gel atau krim saja.

Sementara, dosis homeopati umumnya dianggap aman untuk digunakan. Meskipun tidak ada risiko dalam menggunakan arnica homeopati, namun tetap penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Dosis Arnica

Dosis berikut telah dipelajari dalam penelitian ilmiah:

  • Produk gel arnica dengan rasio 50 gram/100 gram digosokkan ke sendi yang terkena osteoarthritis sebanyak dua hingga tiga kali sehari selama 3 minggu.
  • Krim arnica dapat digunakan sebanyak dua kali sehari. Oleskan secara lembut, dan pijat ke area yang terasa nyeri, memar, keseleo atau sebagainya.

Sementara, pengobatan homeopati dilakukan berdasarkan gejala spesifik pasien. Biasanya, tablet Arnica 5C atau 30C dapat dikonsumsi tiga kali sehari. Dosis tersebut dapat diminum selama 24 jam atau hingga enam bulan.

Akan lebih baik bila penggunaan arnica dilakukan atas saran dokter. Tetap konsultasikan pada dokter bila Anda ingin menggunakannya. Simpanlah arnica di tempat yang sejuk, kering, jauh dari kelembaban, dan sinar matahari langsung.

Interaksi Arnica

Arnica berupa tablet homeopati dapat berinteraksi dengan obat-obatan, seperti obat penghilang rasa sakit, steroid, obat tekanan darah, pengencer darah, dan obat-obat yang memperlambat pembekuan darah hingga meningkatkan kemungkinan memar, dan pendarahan.

Adapun beberapa obat itu, yakni aspirin, clopidogrel (Plavix), diclofenac (Voltaren, Cataflam), ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Anaprox, Naprosyn), dalteparin (Fragmin), enoxaparin (Lovenox), heparin, warfarin (Coumadin), dan lainnya. Konsultasikanlah dengan dokter sebelum Anda menggunakan obat ini.

Perhatian

Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum Anda menggunakan arnica. Ketika tertelan, arnica murni dapat menyebabkan detak jantung yang cepat, masalah pencernaan, kerusakan ginjal dan hati, koma bahkan kematian.

Jangan gunakan arnica pada kulit yang rusak atau sensitif. Dokter tidak merekomendasikan penggunaan arnica pada kulit yang rusak atau untuk waktu yang lama karena dapat menyebabkan iritasi.

Kurangnya bukti tentang keamanan arnica, membuatnya tidak direkomendasikan untuk anak-anak dan dianggap tidak aman untuk wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Beberapa orang juga dapat memiliki reaksi alergi terhadap arnica atau bahkan menunjukkan hipersensitivitas. Jika ini terjadi pada Anda, maka Anda harus berhenti menggunakan arnica.

Demikian berbagai hal mengenai herbal arnica yang dapat Anda ketahui. Bila Anda tertarik atau memerlukan pengobatan dengan arnica, konsultasikanlah pada dokter Anda. Hal tersebut dilakukan agar kondisi Anda selalu terpantau, dan Anda bisa mendapatkan manfaat penuh dari herbal ini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp