Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Gejala Koma - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: NOV 17, 2019 Tinjau pada NOV 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.471.399 orang

Topik artikel kita hari ini masih membahas seputar topik dan masalah kesehatan dimana bahasan kali ini jatuh pada topik mengenai Koma. Ya, tentunya semua dari kamu sudah tahu apa itu koma.

Banyak hal mistis yang dikaitkan dengan koma karena saat seseorang sedang sakit dan dalam posisi koma umumnya orang tersebut akan terus saja berbaring tanpa memberikan respon apa apa pada orang yang ada d sekitarnya sehingga banyak orang percaya bila seseorang mengalami koma maka artinya jiwa orang tersebut sedang tidak menyatu dengan raganya.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Nah disini kita tidak akan membahas koma melalui sisi mistisnya, melainkan kita akan membahas koma melalui sisi medis atau kesehatannya. Untuk kamu yang penasaran mengenai topik koma, yuk simak terus artikel satu ini.

Mengenai Kondisi Koma 

Koma ialah suatu kondisi atau keadaan yang termasuk keadaat gawat darurat atau bisa dikatakan sebagai keadaan darurat medis dimana seseorang yang mengalami kondisi koma akan berada dalam posisi yang tidak sadar dalam jangka waktu tertentu.

Keadaan koma umumnya dikaitkan oleh fungsi kerja otak yang mengalami gangguan baik itu penurunan kerja otak maupun adanya gangguan dan masalah pada fungsi otak hingga area batang otak. Hal ini lah yang menyebabkan seseorang bisa berada dalam posisi koma dan tidak sadarkan diri dalam beberapa waktu tertentu.

Umumnya kondisi koma juga dipicu oleh adanya cedera otak yang parah, adanya infeksi otak atau ensefalitis dan keracunan alkohol.

Seseorang yang sedang dalam posisi koma biasanya juga tidak bisa merespon orang orang yang ada di sekitarnya walaupun sistem gerakan refleks pada orang yang koma masih dapat berfungsi namun tidak semaksimal orang sehat dan normal pada umumnya.

Bila seseorang sudah dalam posisi koma maka biasanya orang tersebut juga akan membutuhkan alat bantu pernafasan untuk bernafas namun tidak semua pasien dengan keadaan koma membutuhkannya, ada beberapa pasien yang kasusnya lebih ringan masih bisa bernafas sendiri dari tubuhnya.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Lalu apakah seseorang yang berada dalam kondisi koma masih bisa sadarkan diri ? Jawabannya tentunya ia masih bisa.

Semua pasien dalam kondisi koma sebenarnya masih bisa untuk kembali sadar seperti semula namun semua tergantung pada seberapa besar bagian otak yang masih bisa bekerja dan berfungsi dengan baik.

Bila kondisi otak kembali stabil seperti semula maka pasien yang berada dalam posisi koma bisa kembali tersadar dan sembuh lagi. Namun bila si pasien sudah terlalu lama koma seperti sudah lebih dari sebulan bahkan sampai hitungan tahun, maka peluang pasien tersebut untuk sembuh sangatlah minim. 

Penyebab Koma

Selain penyebab yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa faktor penyebab lainnya yang diduga dapat menjadi pemicu yang menyebabkan seseorang berada dalam posisi koma yaitu:

  • Serangan stroke
  • Adanya cidera yang berat pada bagian kepala
  • Penyakit diabetes
  • Adanya infeksi otak seperti penyakit meningits dan ensefaltis
  • Adanya keadaan keracunan gas karbon monoksida
  • Kekurangan oksigen
  • Adanya tumor pada otak
  • Kejang pada seluruh tubuh
  • Adanya masalah pada organ hati seperti kegagalan kerja fungsi hati atau koma hepatikum

Diagnosis dan Penanganan Utama

Pada pasien yang berada dalam posisi koma, umumnya pasien akan dirawat khusus di ruangan ICU dimana pasien akan diperhatikan secara mendalam setiap harinya.

Dokter dan team medis rumah sakit biasanya akan mengambil darah si pasien setiap harinya, memeriksa tubuh pasien secara keseluruhan mulai dari pupil mata, refleks pasien akan rasa sakit, pola pernafasan pada pasien, urine pasien, MRI, CT Scan dan sebagainya.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Selain itu pasien yang berada dalam posisi koma pun juga akan tetap diberikan makan lewat jalan pemberian makan berupa cairan dalam bentuk diinfus.

Selain itu team dokter juga akan menanyakan riwayat penyakit yang pernah diderita oleh si pasien pada keluarganya serta obat obatan apa yang pasien sedang konsumsuiatau pernah konsumsi.

Ini semua sangat penting adanya untuk dapat mengetahui sebenarnya penyakit apa yang mendasari si pasien berada dalam posisi koma. Setelah pemeriksaan dan berbagai penelitian, umumnya dokter baru bisa memberikan pengobatan yang tepat pada si pasien agar segera bisa kembali sadar.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu menambah wawasan mengenai keadaan koma. Ingat untuk terus menjaga kesehatanmu dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini