Aneka Cara Alami untuk Mengatasi Vagina Kering

Dipublish tanggal: Jun 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Aneka Cara Alami untuk Mengatasi Vagina Kering

Vagina kering adalah suatu persoalan umum yang sering dikeluhkan sebagian wanita. Persoalan pada organ intim wanita ini dialami oleh wanita yang akan memasuki fase menopause ataupun yang sudah mengalaminya. 

Meskipun demikian, tidak akan menutup kemungkinan bahwa wanita pada usia muda akan mengalami persoalan ini karena gaya hidup serta kondisi medis tertentu.

Persoalan serius ini harus ditangani dengan baik dan sesegera mungkin. Umumnya, kekeringan vagina mengakibatkan ketidaknyamanan serta rasa yang menyakitkan ketika melakukan hubungan seks. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi persoalan yang tidak bisa dianggap remeh ini?

Berbagai penyebab Vagina Kering

Salah satu yang berpengaruh pada kondisi vagina adalah perubahan hormonal. Berkaitan dengan kelembaban vagina, tingkat hormon estrogen adalah yang berpengaruh. 

Umumnya, penyebab vagina kering adalah tingkat estrogen yang rendah serta adanya infeksi di area vagina. Keduanya bisa disebabkan oleh berbagai alasan.

Selain menopause, penyebab dari vagina kering adalah melahirkan dan menyusui. Kadar estrogen saat melahirkan dan menyusui tergolong rendah, sehingga menyebabkan vagina kering. 

Dalam kondisi medis tertentu, seorang wanita juga bisa mengalami vagina kering. Mengonsumsi obat atau produk kebersihan vagina yang tidak tepat, termasuk salah satu penyebab vagina kering.

Menjalani serangkaian pengobatan kanker, seperti radioterapi atau kemoterapi juga menjadi salah satu penyebab vagina kering. Anda yang mempunyai kebiasaan buruk merokok juga berpotensi mengalami persoalan vagina kering.

Cara alami untuk mengatasi Vagina Kering

Kondisi vagina kering tentu menimbulkan berbagai persoalan yang tidak nyaman. Kondisi ini harus segera ditangani secara serius untuk mengembalikan kelembaban vagina seperti normalnya. Cara alami bisa membantu penyembuhan secara efektif dan tanpa efek samping.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa adalah pilihan utama dalam mengatasi vagina kering. Mengapa? Minyak kelapa merupakan bahan alami bebas pengawet, sehingga bisa dipastikan bebas efek samping. 

Terkecuali, jika Anda mempunyai riwayat alergi terhadap salah satu kandungan dalam minyak kelapa. Untuk memastikannya, Anda bisa memeriksakan kondisi tubuh apakah mempunyai alergi atau tidak.

Minyak kelapa ini berkhasiat sebagai lubrikan ataupun pelumas alami yang berfungsi melembabkan serta menghaluskan kulit area vagina. Tak hanya itu, minyak kelapa ini juga mampu menyembuhkan bahkan mencegah infeksi di area vagina. 

Hal ini terjadi karena minyak kelapa mempunyai sifat anti jamur dan anti bakteri yang membantu menghindari infeksi jamur vagina.

Tekstur minyak kelapa yang cukup kental ini membutuhkan sedikit waktu untuk mencair, sehingga Anda dapat menyiasatinya dengan menggosokkan di telapak tangan sebelum menggunakannya. Pastikan Anda juga memilih minyak kelapa murni dan tidak mempunyai bahan tambahan lain.

Lidah Buaya

Khasiat gel lidah buaya sudah tersohor sebagai pelembab alami yang ampuh. Sebagian besar orang menggunakan tanaman ini untuk perawatan kulit, membantu menyembuhkan luka, dan meredakan luka bakar

Lebih dari itu, terdapat manfaat lain lidah buaya yaitu membantu menjaga kelembaban, termasuk kelembaban vagina. Hal tersebut terjadi karena pH lidah buaya lebih rendah dari air.

Salah satu penelitian tahun 2008 dalam Journal of the College of Physicians and Surgeon Pakistan, sudah menunjukkan bahwa lidah buaya mampu mengurangi peradangan kulit kelamin wanita. Kandungan antibakteri dan antiinflamasi yang dimilikinya sangat ampuh.

Sebagai pelembab vagina kering dan menjaga keseimbangan pH agar tetap netral, Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya ke area vagina. Pastikan Anda menggunakan produk 100% dari aloevera, tanpa bahan tambahan lain.

Banyak minum air putih

Air putih sangat penting untuk tubuh, termasuk kesehatan kulit. Mengonsumsi air putih yang cukup, mampu membuat tubuh terhidrasi secara optimal. Persoalan vagina kering bisa diatasi dengan minum air putih setiap kali merasa haus dan setelah makan.

Sesuai anjuran, konsumsi air putih adalah 8 gelas setiap harinya. Hindari juga minuman berkarbonasi yang di dalamnya mengandung kafein dan alkohol karena memberikan dampak negatif pada hidrasi tubuh.

Mengonsumsi Kedelai

Kedelai yang mengandung fitoestrogen (bentuk sintetis estrogen, protein, isoflavon, asam lemak omega 3, zat besi, kalsium, asam folat, vitamin, dan mineral lain). 

Berbagai fungsi dan kadar estrogen normal bisa kembali jika Anda rutin mengonsumsi kedelai. Agar tidak bosan, Anda dapat mengonsumsi kedelai dalam berbagai olahan, meliputi susu, minuman sari kedelai, dsb.

Berbagai cara alami tersebut dapat diterapkan karena secara efektif mampu mengatasi vagina kering plus tanpa efek samping. Keluhan Anda akan segera teratasi. 

Selain itu, pemakaian pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine juga tepat untuk membersihkan serta mencegah infeksi vagina, terutama ketika menstruasi. Konsultasi ke dokter juga harus dilakukan.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Coconut oil for vaginal dryness: Does it work and how to use it safely (https://www.medicalnewstoday.com/articles/324873.php)
Natural Ways to Diminish Vaginal Dryness - Healthfully (https://www.livestrong.com/article/115246-natural-diminish-vaginal-dryness/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app