6 Prinsip Hidup yang Harus Dijalani Jika Anda Ingin Punya Umur Panjang

Kebiasaan gaya hidup tersebut dapat memperpanjang kehidupan seorang pria hingga 12,2 tahun dan memperpanjang umur seorang wanita selama 14 tahun. Jadi, jika Anda ingin hidup lebih lama, Anda dapat menerapkan ke enam pola hidup tersebut pada kehidupan Anda. Berikut adalah enam kebiasaan atau pola hidup yang dapat memperpanjang umur Anda.
Dipublish tanggal: Jul 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
6 Prinsip Hidup yang Harus Dijalani Jika Anda Ingin Punya Umur Panjang

Siapa sih yang tidak menginginkan umur panjang? Sayangnya, tidak ada pil ajaib atau ramuan dari dunia lain yang memiliki kunci kehidupan abadi selamanya. Tetapi ada beberapa kebiasaan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk memperpanjang umur Anda beberapa dekade ke depan. 

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Circulation. 

Dalam studi 34 tahun, para peneliti menggunakan data dari Nurses 'Health Study dan Health Professionals Follow-up Study dan membandingkannya dengan kematian dalam periode waktu untuk mengidentifikasi enam kebiasaan gaya hidup definitif yang, rata-rata dapat meningkatkan umur seseorang. 

Kebiasaan gaya hidup tersebut dapat memperpanjang kehidupan seorang pria hingga 12,2 tahun dan memperpanjang umur seorang wanita selama 14 tahun. Jadi, jika Anda ingin hidup lebih lama, Anda dapat menerapkan ke enam pola hidup tersebut pada kehidupan Anda. 

Berikut adalah enam kebiasaan atau pola hidup yang dapat memperpanjang umur Anda.

1. Menjaga berat badan yang sehat

Untuk mendapatkan umur yang panjang, memiliki berat badan yang ideal bukanlah rahasia umum. Berat badan ideal dapat diukur dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kisaran 18,5 hingga 25. 

Selain memiliki memiliki bentuk tubuh yang baik, seseorang dengan IMT dalam rentang yang ideal juga memiliki kemungkinan lebih rendah untuk terserang penyakit akibat gaya hidup seperti stroke iskemik, serangan jantung dan diabetes.

Walaupun hubungan antara BMI dan kematian tidak memiliki hubungan langsung, sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki peningkatan risiko kematian akibat semua penyebab. 

2. Tetap aktif

Untuk mendapatkan IMT yang ideal tentu saja Anda perlu berolahraga. Anda tidak perlu menghabiskan berjam-jam di treadmill untuk hidup lebih lama. 

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa, untuk orang-orang di usia 70-an dan 80-an, melakukan olahraga dengan intensitas sedang, lebih baik daripada melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. 

Bahkan dengan berjalan kaki selama 40 menit sehari dapat mengurangi risiko gagal jantung pada wanita pasca-menopause hingga 25 persen.

3. Mengurangi / membatasi konsumsi alkohol

Secara klinis, rutin mengkonsumsi wine 1 gelas setiap minggu dapat meningkatkan usia seseorang. Namun, masalahnya bagi seseorang yang gemar mengkonsumsi alkohol, agak sulit rasanya untuk membatasi konsumsi pada porsi yang disarankan. 

Mengkonsumsi alkohol berlebihan berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan dan mental, yang tentu saja berbanding lurus dengan tingkat kematian.

Di Indonesia, sebagai negara muslim terbesar di dunia, konsumsi alkohol adalah hal yang diharamkan. Oleh karena itu, tentu saja, kebanyakan orang indonesia khususnya dapat menjalani pola hidup tanpa mengkonsumsi alkohol. 

Namun jika Anda tinggal di negara-negara lain, atau bahkan di Indonesia dengan adat kebudayaan yang masih menganggap mengkonsumsi alkohol adalah hal yang biasa, Anda perlu mengurangi kebiasaan tersebut untuk mendapatkan rentang usia yang lebih lama.

4. Mengkonsumsi lebih banyak makanan yang berasal dari sumber nabati

Apa yang disebut sebagai "diet sehat" juga agak diperdebatkan saat ini. Tetapi sebagian besar penelitian setuju bahwa diet sehat melibatkan banyak mengkonsumsi buah dan sayuran, disertai dengan konsumsi daging dalam jumlah yang sedang dan sedikit lemak jahat. 

Penting juga untuk membatasi kalori harian Anda dan menghindari makan berlebih. Satu hal yang tidak ada dalam daftar ini tetapi seharusnya.

5. Bebas asap rokok

Menurut CDC, pada tahun 2018 15 dari 100 orang di AS adalah perokok, meskipun faktanya merokok menyumbang 480.000 kematian setiap tahun. Sebagai pengingat: merokok menyebabkan 90% dari semua kematian akibat kanker paru-paru, dan 80% dari semua kematian akibat penyakit paru obstruktif kronis.

Kebiasaan merokok juga secara signifikan meningkatkan peluang Anda terkena stroke, penyakit jantung, dan penyakit lainnya, menurunkan jumlah sperma Anda, secara negatif mempengaruhi kesehatan tulang, merusak mata dan gigi Anda, dan menyebabkan peradangan sendi. 

Berita baiknya adalah jika Anda berhenti, semua risiko ini berkurang secara dramatis. Risiko Anda untuk terkena berbagai jenis kanker, penyakit kardiovaskular, dan stroke akan berkurang setengahnya atau kembali ke risiko non-perokok hanya dalam lima tahun.

6. Mendapatkan waktu tidur yang cukup

Dari hal-hal di atas, mungkin mendapatkan waktu tidur yang cukup adalah hal yang paling mudah dilakukan oleh sebagian besar orang, tetapi juga merupakan hal yang paling sulit dilakukan untuk sebagian besar orang secara bersamaan. Saat Anda tidur, sel-sel dalam tubuh akan beregenerasi dan memperbaiki diri. 

Tidur juga penting dalam efek fisiologis tubuh. Oleh karena itu mendapatkan waktu tidur yang cukup adalah salah satu kunci untuk mendapatkan umur panjang. Tapi jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk menjadi malas ya!


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Healthy lifestyle: 5 keys to a longer life. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/blog/healthy-lifestyle-5-keys-to-a-longer-life-2018070514186)
These five habits will lengthen your lifespan. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/321671)
Healthy habits can lengthen life. National Institutes of Health (NIH). (https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/healthy-habits-can-lengthen-life)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app