Yekasix (Furosemide)

Update terakhir: Feb 14, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.381.223 orang

Ini adalah review terhadap obat dengan merk yekasix. Di bagian akhir review ini juga disertakan tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama dengan yekasix.

pabrik

Yekatria farma

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

yekasix dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dos 10 x 10 tablet 40 mg

kandungan

tiap kemasan yekasix mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Furosemide 40 mg / tablet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Furosemide adalah obat yang termasuk loop diuretic yang merupakan turunan asam antranilat. Obat ini bekerja dengan cara membuang cairan berlebih di dalam tubuh. Cairan berlebihan yang tidak bisa dikeluarkan dengan semestinya ini disebabkan oleh penyakit-penyakit seperti gagal jantung, penyakit ginjal maupun kelainan pada hati. Hal ini menyebabkan tubuh cepat lelah, sesak nafas, serta kaki dan pergelangan membengkak. Kondisi inilah yang disebut edema.

Indikasi yekasix

  • Yekasix (furosemide) adalah obat lini pertama pada pengobatan edema yang disebabkan oleh gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal, termasuk sindrom nefrotik.
  • Sebagai terapi tambahan untuk edema serebral atau paru saat diuresis cepat diperlukan juga pengobatan hiperkalsemia.
  • Yekasix (furosemide) digunakan juga untuk pengobatan hipertensi, baik tunggal maupun dikombinasikan dengan obat diuretik lain, seperti triamtene atau spironolactone.

Kontra indikasi 

  • jangan menggunakan yekasix (furosemide) untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap  yekasix (furosemide).
  • obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien dengan anuria.

Efek Samping yekasix

  • efek samping yekasix (furosemide) seperti loop diuretic lainnya adalah terjadi hipokalemia (kadar kalium yang rendah dalam tubuh). Hal ini biasanya diatasi dengan mengkombinasikan obat ini dengan produk-produk kalium.
  • Yekasix (furosemide) juga diketahui menyebabkan peningkatan kadar asam urat (hiperurikemia) dan kadar gula darah (hiperglikemia).
  • Efek samping pada saluran gastrointestinal seperti mual, muntah, anoreksia, iritasi mulut dan lambung, diare, dan sembelit.
  • Efek samping yang umum lainnya misalnya gangguan pendengaran, pusing, sakit kepala, juga penglihatan kabur.
  • Obat ini juga menyebabkan efek samping yang cukup berat seperti anemia aplastik, anemia hemolitik, trombositopenia, agranulositosis, leukopenia, dan eosinofilia.
  • Efek samping pada kulit misalnya nekrolisis epidermal toksik, sindrom stevens-johnson, eritema, ruam, dermatitis eksfoliatif, dan bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  • Yekasix (furosemide) juga bisa menyebabkan hipotensi ortostatik yang akan bertambah buruk jika anda juga mengkonsumsi alkohol, barbiturat atau narkotika.

Perhatian  

  • Pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap obat-obat jenis sulfonamid harus memberitahukannya kepada dokter, karena ada kemungkinan alergi juga terhadap yekasix (furosemide) sehingga dikhawatirkan terjadi eksaserbasi atau aktivasi lupus eritematosus sistemik.
  • Jika anda menderita sirosis hati, jangan menggunakan yekasix (furosemide) tanpa pengawasan dokter karena yekasix (furosemide) dapat menyebabkan perubahan tiba-tiba pada keseimbangan cairan dan elektrolit yang dapat memicu koma hepatik.
  • Penggunaan obat diuretik termasuk yekasix (furosemide) bisa menyebabkan dehidrasi dan ganggguan elektrolit terutama pada pasien usia lanjut. Jika tanda-tanda seperti : mulut kering, haus, letih, lesu, mengantuk, gelisah, nyeri otot atau kram, detak jantung cepat dan tidak teratur atau gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, konsultasikan dengan dokter anda. Suplemen kalium mungkin akan disarankan oleh dokter.
  • Jangan menggunakan yekasix (furosemide) selama menyusui karena obat ini diketahui ikut keluar melalui air susu ibu (ASI).
  • Pemberian yekasix (furosemide) pada bayi prematur atau anak di bawah 4 tahun, harus dipertimbangkan dengan sangat masak karena obat ini bisa menyebabkan nefrokalsinosis / nefrolitiasis. Jika obat ini harus diberikan fungsi ginjal harus dipantau dengan seksama.
  • Sebaiknya jangan menggunakan yekasix (furosemide) jika anda menderita penyakit asam urat, penyakit ginjal, prostat, atau diabetes.
  • Jangan mengkonsumsi yekasix (furosemide) terlalu malam karena obat ini menyebabkan anda akan sering buang air kecil sehingga mengganggu waktu tidur anda.

Toleransi terhadap kehamilan

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

interaksi obat 

Yekasix (furosemide) berinteraksi dengan obat-obat berikut :

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • NSAID, Lithium, antibiotik aminoglikosida , asam ethacrynic, salisilat, cephalosporin : penggunaan obat-obat ini bersamaan dengan yekasix (furosemide) dapat meningkatkan potensi toksisitasnya.
  • ACE inhibitor : penggunaan bersamaan antara yekasix (furosemide) dan ACE inhibitor menyebabkan hipotensi berat dan penurunan fungsi ginjal.
  • Sukralfat : obat ini dapat menurunkan efek natriuretik dan antihipertensi dari yekasix (furosemide). Jika tetap digunakan beri jarak setidaknya 2 jam.
  • Fenitoin : obat ini menyebabkan penurunan penyerapan yekasix (furosemide) di usus, dan akibatnya menurunkan konsentrasi serum puncak yekasix (furosemide). Akibatnya efektivitas yekasix (furosemide) sedikit berkurang.
  • Indometasin : jika indometasin dan yekasix (furosemide) digunakan bersamaan dapat mengurangi efek natriuretik dan antihipertensi dari yekasix (furosemide).

Dosis yekasix

yekasix (furosemide) diberikan dengan dosis :

  • Udem, dewasa. Awal : 20-80 mg dosis tunggal. Berikan pada pagi hari.
  • Awal : 1-2 mg / kg BB dibagi dalam 1-2 x dosis sehari. Bila kurang memuaskan dapat diberikan lagi 1-2 mg /kg BB dalam interval 6-8 jam sesudah dosis awal.
  • Hipertensi : dewasa : 80 mg dibagi dalam 2 x dosis sehari.

dosis selengkapnya lihat furosemide

Terkait

  • merk-merk obat dengan kandungan furosemide
  • merk-merk obat yang termasuk diuretik
  • merk-merk obat untuk hipertensi

 Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman - teman anda

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp