Tinja Mengambang - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Mei 9, 2019 Update terakhir: Apr 30, 2020 Waktu baca: 3 menit

Tinja biasanya tenggelam di dasar toilet. Tetapi makanan dan faktor-faktor lain dapat menyebabkan tinja Anda berubah struktur. Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan tinja mengambang. 

Tinja yang mengambang, biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Kondisi ini tidak selalu menjadi pertanda gejala suatu penyakit atau kondisi medis tertentu. Kondisi tinja yang mengambang ini kemungkinan besar akan kembali normal tanpa penanganan apa pun.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Penyebab umum tinja mengambang

Dua penyebab paling umum tinja mengambang adalah kelebihan gas dan malabsorpsi, atau penyerapan nutrisi yang buruk.

Makanan tertentu dapat menyebabkan komposisi gas dalam kotoran Anda meningkat. Makanan yang biasanya menyebabkan gas mengandung banyak gula, laktosa, pati, atau serat, seperti:

  • kacang polong
  • susu
  • kubis
  • apel
  • minuman ringan
  • permen bebas gula

Malabsorpsi dapat terjadi ketika tinja Anda melewati usus terlalu cepat, seperti ketika Anda mengalami diare. Malabsorbsi juga dapat terjadi ketika tubuh Anda tidak memproses dan menyerap nutrisi dengan benar. Jika Anda mengalami malabsorbsi yang parah, tinja Anda yang mengambang mungkin juga memiliki bau yang busuk dan tampak berminyak.

Penyebab umum malabsorpsi adalah infeksi saluran pencernaan (GI). Infeksi saluran cerna dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Infeksi ini biasanya hilang tanpa pengobatan.

Tinja yang mengambang biasanya terjadi pada orang yang memiliki intoleransi laktosa ketika mereka minum atau makan produk susu. Intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan untuk mencerna laktosa, yang merupakan gula yang ditemukan dalam produk susu. 

Mencerna produk susu ketika Anda tidak toleran terhadap laktosa dapat menyebabkan munculnya gas dalam tinja dan menyebabkan Anda diare. Kondisi ini dapat menyebabkan malabsorbsi.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Penyakit yang bisa menyebabkan tinja mengapung

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan feses melayang meliputi:

Penyakit celiac
Penyakit celiac adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kerusakan pada lapisan usus kecil ketika mengkonsumsi gluten. Gluten adalah protein yang ditemukan terutama dalam produk gandum. Saat ini, tidak ada obat yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit celiac. Gejala akan hilang ketika menghindari konsumsi produk yang mengandung gluten.

Cystic fibrosis
Cystic fibrosis adalah penyakit bawaan dan seringkali berakibat fatal. Penyakit ini menyebabkan produksi berlendir yang kental dan lengket di paru-paru dan saluran pencernaan. Kelebihan lendir di pankreas mencegah penyerapan nutrisi, yang dapat menyebabkan tinja mengambang. Tidak ada obat untuk menyembuhkan Cystic fibrosis. Perawatan yang dapat dilakukan meliputi penggunaan obat-obatan untuk mengurangi gejala kotoran mengambang, serta gejala lainnya.

Sindrom usus pendek
Sindrom usus pendek terjadi ketika usus tidak menyerap nutrisi dengan baik. Sindrom ini dapat disebabkan oleh penyakit usus. Hal ini juga dapat disebabkan ketika bagian dari usus kecil hilang karena cacat genetik atau pengangkatan dengan pembedahan.

Penyakit genetik langka
Penyakit genetik yang sangat langka yang dapat menyebabkan feses mengambang meliputi:

  • Sindrom Bassen-Kornzweig: penyakit genetik di mana usus tidak dapat menyerap lemak
  • biliary atresia: saluran empedu yang tidak terbentuk sempurna, yang membuat usus kurang mampu menyerap lemak
  • defisiensi disakarida: defisiensi atau tidak adanya enzim tertentu, yang dibutuhkan untuk memecah beberapa gula dan pati

Kapan harus pergi ke dokter

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala tinja yang mengambang selama lebih dari dua minggu. Dapatkan bantuan medis segera jika gejala tinja mengambang yang Anda alami disertai dengan darah di kotoran Anda, pusing, demam, atau penurunan berat badan. Gejala-gejala ini mungkin merupakan tanda penyakit parah atau malabsorpsi.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Diagnosis dan perawatan medis

Dokter Anda akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang berapa lama Anda mengalami gejala tersebut, pola makan, riwayat kesehatan, dan gejala lainnya. 

Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter Anda dapat melakukan tes darah atau tes feses untuk mencoba mendiagnosis penyebab spesifik dari tinja mengambang yang Anda alami.

Perawatan yang diperlukan tergantung pada penyebab yang mendasari tinja yang mengambang. Dokter Anda mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri, atau obat anti diare untuk mengatasi diare. dokter juga akan merekomendasikan perubahan pola makan.

Mencegah kotoran mengambang

Jika Anda memiliki tinja yang mengambang, tanpa disertai gejala lain,Anda tidak perlu periksa ke dokter. Ada kemungkinan besar bahwa feses mengambang yang Anda alami disebabkan oleh makanan yang Anda makan. 

Cobalah mencatat makanan yang Anda makan dan pola buang air besar Anda. Perhatikan kapan Anda akan memiliki tinja yang mengambang. Saat Anda melihatnya, periksa makanan apa yang baru saja Anda makan. 

Dengan begini dapat membantu Anda mengidentifikasi makanan apa yang menyebabkan tinja Anda mengambang. Setelah Anda mengidentifikasi makanan, Anda dapat menghindarinya di kemudian hari.

Ditinjau secara medis oleh Universitas Illinois-Chicago, Fakultas Kedokteran pada 5 Juli 2016 - Ditulis oleh Rose Kivi


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Is Your Poop Supposed to Float or Sink?. eMedicineHealth. (Accessed via: https://www.emedicinehealth.com/ask_is_your_poop_supposed_to_float_or_sink/article_em.htm)
Floating stools. Penn State Hershey Medical Center. (Accessed via: http://pennstatehershey.adam.com/content.aspx?productid=117&pid=1&gid=003128)
The Scoop on Poop: What Does Your Poop Say About Your Health?. University of Pennsylvania Health System | Penn Medicine. (Accessed via: https://www.pennmedicine.org/updates/blogs/health-and-wellness/2019/march/poop)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app