Sindrom Malabsorbsi - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 7, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 333.587 orang

Jika Anda mendengar kata malnutrisi, pasti yang di benak Anda adalah orang yang kekurangan makanan. Namun tahukah Anda bahwa orang yang sudah makan cukup bahkan berlebih, masih bisa mengalami malnutrisi? 

Malnutrisi disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan makronutrisi dan mikronutrisi tubuh, dan hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya penyerapan nutrisi oleh tubuh itu sendiri walaupun asupan yang Anda makan sudah memiliki gizi yang cukup. Saat hal ini terjadi, artinya Anda mengalami malabsorbsi makanan.

Malabsorbsi makanan adalah kegagalan untuk menyerap nutrisi dari saluran pencernaan. Pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam saluran pencernaan membutuhkan interaksi yang kompleks antara motorik, sekretori, pencernaan dan 

proses absorbsi yang rentan terhadap berbagai gangguan yang dapat menyebabkan sindrom malabsorbsi secara umum atau secara spesifik.

Proses penyerapan nutrisi oleh usus halus dapat disebabkan oleh beberapa hal tertentu. Beberapa faktor yang menyebabkan malabsorbsi makanan yaitu:

  • Kerusakan pada usus yang disebabkan oleh infeksi, peradangan, trauma atau proses pembedahan.
  • Kondisi penyakit seperti Celiac, Crohn, Fibrosis Kistik, Pankreatitis Kronis
  • Intoleransi laktosa
  • Kelainan yang terjadi karena bawaan lahir seperti atresia empedu, atau sindrom usus pendek.
  • Penyakit pada kantong empedu, hati atau pankreas.
  • Infeksi parasit seperti giardiasis, juga radiasi yang merusak lapisan dalam usus.
  • Penggunaan obat seperti tetrasiklincholestyramine, juga penggunaan antibiotik untuk jangka panjang.

Gejala apa saja yang dapat ditimbulkan dari malabsobsi?

Secara umum, gejala malabsorbsi hanya menimbulkan masalah pencernaan seperti

Berkurangnya berat badan akibat kalori yang kurang memadai akan menyebabkan penurunan berat badan yang tidak direncanakan pada orang dewasa atau gangguan pertumbuhan yang akan terjadi pada anak-anak.

Gejala gastrointestinal:

  • Diare kronik sering terjadi. Diare kronis dapat didefinisikan sebagai buang air besar dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan adanya perubahan konsistensi tinja dari padat menjadi cair.
  • Steatorrhoea.adalah keadaan ditemukannya lemak berlebih di tinja sehingga menyebabkan warna tinja menjadi pucat,tinja dikeluarkan dalam volume yang besar dan lebih bau dari tinja pada umumnya. Kotoran mengambang dan sulit untuk disiram. Tinja tersebut sering meninggalkan bercak berminyak di sekitar kloset.
  • Lemak: Anda akan mengalami Steatorrhoea
  • Protein: Anda mungkin akan memiliki rambut kering, rambut rontok, atau retensi cairan. Retensi cairan juga dikenal sebagai edema, dan akan bermanifestasi sebagai pembengkakan.
  • Karbohidrat: Anda mungkin mengalami diare disertai kembung.
  • Vitamin tertentu: Anda mungkin mengalami anemia, kekurangan gizi, tekanan darah rendah, penurunan berat badan, atau pengecilan otot.

Selain gejala-gejala seperti di atas, ada gejala-gejala yang muncul tergantung pada nutrisi spesifik atau nutrisi yang tidak diserap dengan baik. 

Gejala yang muncul disebabkan karena kekurangan nutrisi tersebut, yang disebabkan oleh penyerapan yang buruk. Misalnya, Berikut adalah uraian mengenai kekurangan nutrisi dan akibtanya pada tubuh.

Malabsorpsi juga dapat mempengaruhi orang berdasarkan usia atau jenis kelamin. Misalnya, wanita mungkin akan mengalami gangguan menstruasi, dan anak-anak mungkin akan mengalami gangguan tumbuh kembang. 

Berat badan atau tingkat berat badan mereka mungkin jauh di bawah anak-anak lain yang memiliki usia dan jenis kelamin yang sama. Tanda lain dari malabsorpsi pada anak-anak adalah mungkin mereka dengan sengaja menghindari makanan tertentu.

Apa yang dapat dilakukan jika Anda mengalami malabsorbsi?

Jika Anda didiagnosa mengalami sindrom malabsorbsi, penanganan pertama yang harus Anda lakukan adalah menggantikan semua nutrisi yang kurang dari tubuh Anda. 

Setelah Anda mengganti semua nutrisi tersebut, hal kedua yang dapat Anda lakukan adalah menangani penyebab utama terjadinya malabsorbsi. Yang dapat Anda lakukan untuk mengganti nutrisi yang kurang adalah dengan :

  • Mengubah pola makan – Penderita akan dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan atau minuman tertentu yang berhubungan dengan kekurang mampuan tubuhnya untuk menyerap nutrisi. Sebaliknya, perlu meningkatkan asupan makanan yang berkadar potasium tinggi yang dapat mengimbangi elektrolit, atau mengatur diet bebas gluten untuk konsumsi penderita penyakit Celiac.
  • Konsumsi suplemen – Pemberian vitamin yang mengandung dosis tinggi bertujuan untuk menggantikan semua vitamin dan mineral yang tidak dapat diserap oleh usus.
  • Terapi enzim  – Pemberian suplemen yang mengandung enzim tertentu untuk menggantikan enzim yang tidak dapat diserap tubuh dengan baik.
  • Obat – obatan – Pengobatan bisa berupa kortikosteroid atau obat anti radang yang ditujukan untuk mengobati penyakit Crohn, dan juga terapi dengan antibiotik untuk mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri.
  • Operasi – Tindakan ini dilakukan dalam kasus sindrom malabsorbsi yang paling rumit, misal ketika ada penyumbatan pada empedu.

Karena sindrom malabsorbsi disebabkan oleh banyak hal, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter Anda untuk menemukan penyebab utama dari malabsorbsi itu sendiri. 

Selain itu penting bagi Anda untuk menjaga pola makan sehat dan bergizi seimbang agar dapat menghindari masalah pada sistem pencernaan, begitu juga dengan menjaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit