HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Pilihan Minuman Untuk Penderita Diabetes

Dipublish tanggal: Mei 12, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 4 menit
Pilihan Minuman Untuk Penderita Diabetes

Mengidap diabetes berarti Anda harus mewaspadai semua yang Anda makan atau minum. Mengetahui jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi gula darah sangatlah penting.

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan minuman tanpa kalori atau rendah kalori. Alasan utamanya adalah untuk mencegah lonjakan gula darah.

Memilih minuman yang tepat dapat membantu Anda menghindari efek samping yang tidak menyenangkan, mengelola gejala, dan mempertahankan berat badan yang sehat.

5 Minuman terbaik

Minuman yang aman diminum:

  • Air
  • Teh tanpa pemanis
  • Kopi tanpa pemanis
  • Jus tomat
  • Susu

Minuman rendah kalori biasanya merupakan pilihan terbaik saat memilih minuman.  Perlu diingat bahwa pilihan rendah gula seperti jus sayuran atau susu harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Baik Anda di rumah atau di restoran, berikut adalah pilihan minuman paling ramah diabetes.

Air

Air adalah pilihan terbaik untuk penderita diabetes, dimana air tidak akan meningkatkan kadar gula darah Anda. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi.

Minum air yang cukup dapat membantu tubuh Anda menghilangkan kelebihan glukosa melalui urin. Institute of Medicine merekomendasikan pria minum sekitar 13 gelas sehari, sementara wanita minum sekitar 9 gelas.

Jika Anda tidak menyukai minum air putih, Anda dapat menambahkan tips sebagai berikut:

  • tambahkan irisan lemon, jeruk nipis, atau jeruk
  • tambahkan setangkai bumbu beraroma, seperti mint, basil, atau lemon balm
  • hancurkan beberapa raspberry segar atau buah beku ke dalam minuman Anda

Teh

Penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau memiliki efek positif pada kesehatan umum Anda. Selain itu, teh juga dapat membantu mengurangi tekanan darah Anda dan menurunkan kadar kolesterol LDL yang berbahaya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum hingga enam cangkir sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 Anda.

Saat mengkonsumsi teh, Anda harus menghindari pemanis. Untuk rasa yang lebih menyegarkan, Anda dapat menggunakan teh harum dingin, seperti rooibos, dan tambahkan beberapa irisan lemon. Jika Anda penyuka kafein, Earl Grey dan teh hijau melati juga merupakan pilihan yang bagus.

Kopi

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa minum kopi dapat membantu menurunkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2.

Para peneliti menemukan bahwa tingkat risiko turun bahkan lebih rendah untuk orang yang minum dua hingga tiga cangkir per hari. Ini juga berlaku untuk orang yang minum empat cangkir atau lebih per hari.

Ini berlaku untuk kopi yang mengandung kafein dan tanpa kafein, jadi jika kafein membuat Anda gelisah, silakan mengambil secangkir kopi tanpa kafein.

Seperti halnya teh, penting agar meminum kopi Anda tetap tanpa pemanis. Menambahkan susu, krim, atau gula ke kopi Anda meningkatkan jumlah kalori secara keseluruhan dan dapat memengaruhi kadar gula darah Anda.

Jus sayuran

Walaupun kebanyakan jus buah mengandung terlalu banyak gula, Anda bisa mencoba jus tomat, atau jus sayuran alternatif.

Campurkan campuran sayuran berdaun hijau, seledri, atau mentimun dengan segenggam beri untuk pasokan vitamin dan mineral yang beraroma.

Susu rendah lemak

Produk-produk susu mengandung mineral yang bermanfaat, tetapi mereka menambahkan karbohidrat ke dalam diet Anda. Selalu pilih versi susu pilihan Anda tanpa pemanis, rendah lemak, atau skim.

Anda harus membatasi diri untuk satu atau dua gelas sehari. Anda juga dapat mencoba susu bebas, opsi rendah gula, seperti kacang yang diperkaya atau santan. Ketahuilah bahwa susu kedelai dan beras mengandung karbohidrat.

5 Minuman Terburuk

Minuman yang harus dihindari termasuk:

  • Soda biasa
  • Minuman berenergi
  • Soda diet
  • Jus buah yang dimaniskan
  • Alkohol

Hindari minuman manis jika memungkinkan. Tidak hanya mereka dapat meningkatkan kadar gula darah Anda, mereka juga dapat menghitung porsi signifikan dari asupan kalori harian yang direkomendasikan.

Soda biasa

Soda menempati posisi teratas dalam daftar minuman yang harus dihindari. Rata-rata, seseorang dapat memiliki 40 gram karbohidrat dan 150 kalori.

Minuman manis ini juga dikaitkan dengan penambahan berat badan dan kerusakan gigi.

Minuman berenergi

Minuman berenergi juga tinggi kafein dan karbohidrat. Penelitian telah menunjukkan bahwa minuman energi tidak hanya meningkatkan gula darah Anda, tetapi juga dapat menyebabkan resistensi insulin. Minuman ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 Anda.

Selain itu, terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegugupan, meningkatkan tekanan darah, dan menyebabkan insomnia.

Diet soda

Pemanis buatan, seperti yang ditemukan dalam diet soda, dapat berdampak negatif pada bakteri di usus Anda. Jenis minuman ini dapat meningkatkan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan atau memperburuk diabetes.

Sebuah studi tahun 2009 mengaitkan peningkatan asupan soda diet dengan risiko sindrom metabolik. Sindrom ini merujuk pada sekelompok kondisi, termasuk:

Jus buah manis

Meskipun jus buah dalam jumlah sedang, jus buah manis dapat menambah jumlah karbohidrat yang tinggi dalam diet Anda. Jenis minuman ini dapat mendatangkan malapetaka pada gula darah Anda dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Minuman beralkohol

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau kerusakan saraf akibat diabetes, minum alkohol secara berlebihan dapat memperburuk kondisi ini. Anda harus memeriksa dengan dokter untuk menentukan apakah minuman beralkohol aman untuk Anda minum.

Beberapa penelitian telah menunjukkan efek menguntungkan dari anggur merah pada diabetes, meskipun buktinya tetap tidak pasti. Jika Anda berencana untuk minum minuman beralkohol, anggur merah mungkin merupakan pilihan yang baik karena memiliki beberapa sifat antioksidan dan rendah karbohidrat.

Konsumsi anggur merah dalam jumlah sedang sebagai bagian dari diet sehat tidak meningkatkan berat badan atau meningkatkan efek metabolik berbahaya pada penderita diabetes.

Akan tetapi diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami hubungan potensial antara risiko diabetes dan konsumsi alkohol.


21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
10 Best and Worst Drinks If You Have Diabetes. Healthline. (https://www.healthline.com/health/diabetes/drinks-for-diabetics)
Diabetes management: How lifestyle, daily routine affect blood sugar. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/print/diabetes-management/DA00005/METHOD=print)
Diabetes-Friendly Drinks and Cocktails. WebMD. (https://www.webmd.com/diabetes/ss/slideshow-diabetes-alcohol)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app