Pertolongan Utama Bila Si Kecil Terjatuh

Dipublish tanggal: Mar 9, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 8, 2018 Waktu baca: 3 menit
Pertolongan Utama Bila Si Kecil Terjatuh

Setiap orang tua tentunya akan memberikan seluruh yang terbaik yang mereka bisa kepada anaknya. Begitupun dengan perhatian yang ditujukan kepada si anak, tentu saja perhatian extra akan selalu diberikan untuk menjaga si buah hati dari semua yang dapat melukai si kecil. 

Namun terkadang walau sudah mencurahkan seluruh perhatian kepada si kecil, ada saja momen-momen dimana si kecil lepas dari pengawasan orang tua dan terjatuh. Nah bila si buah hati tidak sengaja terjatuh, apakah yang harus dilakukan oleh orang tua nya? 

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Pertolongan utama apa yang harus diberikan sebelum membawa si kecil berobat ke dokter terdekat? Yuk disini kita akan bahas mengenai apa saja yang harus kamu lakukan begitu si kecil tidak sengaja terjatuh.

Tahapan pertolongan utama bila Si Kecil terjatuh

Bayi yang sudah mulai aktif belajar tengkurap, guling-guling hingga bergerak sana sini tentunya terkadang tanpa sengaja bisa terjatuh baik dari tempat tidur maupun tempatnya bermain. 

Nah sebagai orang tua, ada baiknya kamu mempelajari beberapa tahapan yang harus dilakukan sebagai tindakan pertolongan pertama pada si kecil. Berikut ini ialah tahapannya:

Bila sesaat setelah jatuh tidak ditemukan luka ataupun memar pada tubuh si bayi, maka tetaplah tenang dan berusaha untuk menghibur bayimu. Peristiwa jatuh tersebut tentu membuat si kecil juga merasa takut dan kaget

Sembari menghibur dan menenangkan si bayi, hendaknya kamu memeriksa kembali kepala Si Kecil untuk memastikan bahwa dia tidak mengalami luka. Perlu kamu ketahui bahwa menurut Dr. Tony Woodward, kepala bagian IGD di Seattle Children’s Hospital, bayi cenderung berat di bagian kepala, jadi pastikan kamu mengecek kepala si kecil dengan teliti. 

Selain itu, perlu diingat juga bahwa tulang bayi dan balita masih belum keras seperti tulang orang dewasa, sehingga tulangnya tidak akan mudah patah. Setelah bayi bisa ditenangkan dan dipastikan tidak ada luka, berikan ASI (untuk yang memberikan ASI) atau botol (untuk yang memberikan susu formula) kepada bayi. 

Umumnya setelah minum ASI atau susu bayi akan tertidur sehingga membuat tubuh bayi kembali beristirahat dan dapat melupakan rasa sakit akibat jatuh tersebut.

  • Jika bayi jatuh dari tempat tidur atau dari mana pun, dan terdapat luka atau goresan, maka hal yang dapat kamu lakukan adalah segera mengobati luka tersebut. Cuci dahulu tanganmu dengan menggunakan sabun dan air hangat. Lanjutkan dengan membasuh darah dan kotoran pada luka si bayi. Gunakan kasa kering steril dan tepuk lembut pada bagian luka untuk menekan pendarahan yang terjadi. Jika pendarahan tidak berhenti juga, tekan kasa tersebut agak kuat selama lima menit. Setelah perdarahan berhenti, oleskan salep antibakteri, seperti Neosporin atau Bacitracin untuk mencegah infeksi. Jangan lupa untuk mengganti perban setiap hari agar luka tetap kering dan membantu luka cepat sembuh. 
  • Jika luka itu membuat kepala atau bagian tubuh lainnya mengalami pembengkakan atau benjol, maka Kamu bisa mengompres bagian yang benjol dengan menggunakan es yang dibungkus dengan kain. Pastikan bahwa tidak ada luka pada bagian tubuh yang dikompres.
  • Jika setelah jatuh bayi kamu tidak sadar atau tidak bisa terbangun (bergerak), maka jangan pindahkan posisi bayi kamu kecuali jika bayi dalam kondisi berbahaya. Terlepas dari hal itu, bayi yang tidak sadarkan diri sangatlah memerlukan penanganan medis segera, karena keadaan tersebut merupakan keadaan darurat. Segera hubungi dokter atau rumah sakit jika bayi kamu tidak sadarkan diri dan/atau terjadi perdarahan.
  • Jika muntah atau kejang terjadi setelah bayi jatuh dari tempat tidur, miringkan tubuh mereka dan pastikan leher bayi kamu dalam keadaan tetap lurus (gunakan penyangga leher). Dan segera hubungi dokter dan rumah sakit terdekat secepatnya.

Namun yang terpenting yang harus kamu ingat sebagai orang tua ialah jangan panik begitu melihat si kecil terjatuh, karena jatuh merupakan hal wajar yang pasti dialami si kecil saat proses tumbuh kembangnya. 

Tetaplah kamu sebagai orang tua untuk terus memberikan perhatikan extra untuk si kecil terutama saat si kecil masih aktif-aktifnya dalam belajar merangkak dan berjalan. Enjoy your parenthood ya guys !

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Fall safety for kids: How to prevent falls. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/child-safety/FL00003)
Baby fell off bed: What to do?. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/322208.php)
What to Do When Baby Falls Off the Bed. Healthline. (https://www.healthline.com/health/parenting/baby-fell-off-bed)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app