Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Konjungtivitis - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: NOV 17, 2019 Tinjau pada NOV 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.589.231 orang

Apakah Konjungtivitis Itu?

Konjungtivitis atau lebih dikenal sebagai mata merah merupakan suatu kondisi yang tidak asing lagi. Tentu sekali atau dua kali kita sudah pernah mengalami hal tersebut. Mata merah ini sendiri merupakan suatu bentuk peradangan pada selaput bening atau konjungtiva yang berfungsi melapisi mata bagian depan.

Peradangan tersebut biasanya terjadi karena infeksi baik diakibatkan oleh virus maupun bakteri. Akan tetapi, reaksi alergi juga bisa menjadi pemicu terjadinya peradangan di selaput bening tersebut. Awalnya mata merah ini dapat terjadi di satu mata saja, akan tetapi setelah beberapa waktu bisa menjangkit kedua bola mata sekaligus.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Sementara untuk gejalanya, mata merah ini biasanya ditandai dengan mata yang terasa gatal dan berair. Akan tetapi untuk kasus mata merah karena alergi, umumnya akan disertai dengan gelaja pada bulu mata yang terasa lengket.

Pengobatan serta diagnosis sejak dini pada penderita mata merah akan sangat membantu dalam pengobatan penyakit ini. Karena mata merah merupakan suatu penyakit yang menular. Meskipun begitu, penyakit ini bukanlah jenis yang bisa mengganggu penglihatan.

Penyebab Konjungtivitis

Penyebab Konjungtivitis

Ada beberapa hal yang diketahui dapat membuat selaput bening pada mata kita mengalami peradangan. Berikut ini beberapa yang menyebabkan hal tersebut.

  • Virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi pada konjungtiva
  • Alergi atau reaksi alergi karena serbuk sari atau pun tungau debu
  • Iritan lainnya seperti air berklorin, bulu mata yang tidak sengaja menggesek mata serta sampo yang bisa membuat mata iritasi saat terkena iritan tersebut

Gejala Konjungtivitis

Gejala konjungtivitis yang paling sering ditemui meliwuti:

  • Mata merah - diakibatkan karena pembuluh darah kecil pada konjungtiva melebar setelah mengalami peradangan.
  • Terasa gatal
  • Mata berair - diakibatkan karena produksi kelenjar yang terlalu aktif akibat peradangan.
  • Sensitif terhadap cahaya 

Pencegahan Konjungtivitis

Penyakit konjungtivitis merupakan penyakit yang mudah menular. Selalu mencuci tangan dengan bersih saat sebelum dan sesudah mengoleskan obat pada mata. Hindari juga kebiasaan untuk menyentuh atau mengucek mata karena dapat memperbesar risiko

Pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga barang pribadi dan tidak mencampur penggunaan barang orang lain termasuk handuk. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Pengobatan Konjungtivitis

Sekarang, apa yang bisa kita lakukan untuk menyembuhkan penyakit yang satu ini? Dalam tahap perawatan ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendukung penyembuhan mata merah. Berikut ini beberapa diantaranya.

  • Obat tetes antibiotik
  • Penggunaan obat tetes mata antibiotik dapat dipakai dalam mengatasi infeksi bakteri terutama dalam tahap yang lumayan parah. Meskipun secara umum masalah mata merah ini sebenarnya tidak lah memerlukan suatu perawatan khusus. Sebab, gejala mata merah ini umumnya akan menghilang setelah dua pekan.
  • Membersihkan bulu mata dan kelopak mata
  • Selanjutnya, kita juga bisa membersihkan kelopak mata serta bulu mata untuk membantu penyembuhan. Dalam hal ini, kita bisa menggunakan kapas yang sudah dicelupkan ke air lalu memakainya untuk membersihkan lapisan berkerak atau lengket yang ada di bulu mata dan kelopak mata.
  • Hindari lensa kontak
  • Saat masa penyembuhan dari konjungtivitis, ada baiknya untuk kita tidak menggunakan lensa kotak terlebih dahulu. Kita bisa menggunakan lensa kotak lagi setelah gejala dari mata merah tersebut benar-benar hilang.
  • Hindari hal yang memicu alergi
  • Kemudian, ada baiknya juga untuk mengusahakan diri terhindar dari hal-hal yang memicu alergi. Biasanya penggunaan Antihistamin sebagai obat dapat dilakukan untuk mengatasi mata merah yang diakibatkan karena alergi.
  • Hindari berbagi handuk dan bantal
  • Dan yang tak kalah penting adalah untuk menghindari penggunaan handuk maupun bantal bersama-sama dengan orang lain sebagai upaya untuk mencegah penyebaran. Selain itu, jangan lupa juga untuk terus menjaga kebersihan terutama tangan dengan mencucinya secara rutin.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu perawatan konjungtivitis. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan karena kondisi ini terjadi akibat bakteri atau virus yang masuk ke area mata karena kita tidak menjaga kebersihan dengan baik.

Selanjutnya, apakah ada komplikasi yang terjadi akibat dari masalah mata yang satu ini? Secara umum, bisa dibilang jika kebanyakan kasus mata merah ini tidak menimbulkan suatu masalah yang serius. Tetapi, dapat menimbulkan rasa frustasi terutama untuk mereka yang menderita mata merah akibat alergi. Komplikasi dari mata merah yang terbilang serius yaitu gangguan pada jaringan parut mata dan meningitis. Namun, hal tersebut jarang terjadi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini