Pengobatan

Cara Mengobati Mata Bengkak Dengan Obat Rumahan

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 5 menit
Cara Mengobati Mata Bengkak Dengan Obat Rumahan

Tak percaya diri dan khawatir akan bahayanya kerap menjadi penderitaan tersendiri ketika mengalami mata bengkak. Untungnya pembengkakan pada mata seringkali dapat diatasi dengan pengobatan sederhana di rumah. Simak baik-baik ulasan cara mengobati mata bengkak di bawah ini.

Maksud dari mata bengkak di sini adalah pembengkakan yang terjadi pada kelopak mata, baik pada salah satu atau kedua kelopak. Penyebab mata bengkak berkisar dari retensi atau penumpukan cairan hingga akibat infeksi berat. Apabila kasusnya ringan, pembengkakan akan hilang dalam waktu 24 jam.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Dapatkan Obat Mata Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 12

Kita tidak selalu membutuhkan obat mata bengkak yang berupa bahan kimia, cara sederhana seperti kompres dingan atau hangat seringkali dapat diandalkan untuk mengurangi bengkaknya kelopak mata. Namun demikian, cara apapun yang dilakukan untuk mengobati mata bengkak harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Pengobatan Mata Bengkak Dengan Perawatan Rumahan

Ingat pengobatan mata bengkak di bawah ini meskipun seringkali berhasil, namun untuk menghindari komplikasi, sebaiknya mencari pertolongan medis jika pembengkakan berlangsung lebih lama dari 24 jam. 

Secara garis besar, terdapat 2 kondisi mata bengkak. Kondisi pertama adalah mata bengkak yang disebabkan oleh retensi cairan, stres, alergi, atau kurang tidur. Hal ini ditandai dengan pembengkakan yang sering terjadi pada kedua mata atau mata sembab. Kondisi kedua adalah mata bengkak akibat infeksi, kista, atau bintitan. Hal ini ditandai dengan adanya benjolan pada salah satu sisi kelopak mata, atau rasa nyeri, kemerahan, bahkan demam.

1. Retensi Cairan

Apabila kedua mata bengkak akibat penumpukan cairan, stres, atau kurang tidur, maka berikut adalah cara mengobati mata bengkak karena cairan:

  • Gunakan larutan garam untuk membilas atau membersihkan mata, jika ada cairan atau kotoran mata.
  • Gunakan kompres dingin pada mata. Anda bisa menggunakan lap dingin, atau irisan timun dari kulkas.
  • Lepaskan lensa kontak, jika Anda menggunakannya.
  • Tempatkan kantong teh hitam dingin di atas mata yang bengkak. Kafein pada kantung teh dapat membantu mengurangi pembengkakan.
  • Tinggikan kepala saat tidur untuk mengurangi retensi cairan.

2. Alergi

Jika mata bengkak terjadi akibat alergi, maka Anda bisa menggunakan obat tetes mata yang mengandung antihistamin. Untuk reaksi alergi yang parah,  mungkin perlu obat tetes mata resep serta antihistamin oral, alias yang diminum.

3. Kista (Chalazion)

Jika kelopak mata atas atau bawah terdapat benjolan, bisa jadi itu adalah kista atau chalazion yang terjadi akibat terumbatnya kelenjar minyak. Benjolan seperti butiran biasanya terletak di bagian tengah kelopak mata dan tidak teraba nyeri. Apabila terus dibiarkan, kista pada mata ini bisa hilang dalam beberapa minggu, atau malah berkembang menjadi benjolan keras yang tak kunjung hilang.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Alergi via HDmall

Dapatkan Obat Alergi Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 11

Sebagai cara mengobati mata bengkak, kompres mata dengan kain basah yang hangat. Kehangatan tersebut dapat membantu melancarkan sekresi kelenjar minyak dan menghilangkan penyumbatan. Anda bisa melakukannya 4-5 kali sehari. Jika kista terus bertahan dan tak kunjung mengempis, temui dokter. Beberapa kondisi memerlukan bedah minor untuk menghilangkannya.

4. Bintitan (Hordeolum)

Berbeda dengan kalazion, bintitan umumnya terletak di tepian kelopak mata dekat tumbuhnya bulu mata. Hal ini terjadi karena proses infeksi di dasar bulu mata. Terdapat 2 jenis bintitan: internal dan eksternal.

Pada bintitan eksternal terlihat jelas benjolan kemerahan terasa nyeri saat disentuh atau berkedip. Setelah beberapa hari akan terlihat adanya nanah di ujungnya. Saat nanah keluar, maka bintitan akan sembuh. 

Kompres hangat adalah solusi sederhana namun sangat bisa diandalkan, guna memberi kelegaan dan mempercepat penyembuhan. Anda bisa melakukannya empat sampai lima kali sehari. Andapun harus menghindari penggunaan riasan apapun pada mata, karena hal ini dapat menyebabkan infeksi berulang. Saat sudah nampak nanah di ujung bintitan, jangan coba-coba untuk memencet atau memecahkannya, biarkan pecah dengan sendirinya. Apabila tak kunjung baik setelah 3 hari, sebaiknya Anda pergi ke dokter.

5. Sakit Mata (Konjungtivitis)

Jika sebelumnya adalah kasus yang berasal dari kelopak mata, maka untuk sakit mata konjungtivitis, pembengkakannya terjadi akibat masalah pada konjunctiva. Konjunctiva itu sendiri merupakan selaput bening yang meliputi bola mata dan kelopak mata sisi dalam. Konjungtivitis disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau alergi yang menyebabkan peradangan pada konjunctiva dan menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata. Ini bisa dimulai dari satu mata dan menyebar ke mata yang lain. Seringkali disertai dengan adanya kotoran mata atau lapisan lengket (mata belekan) pada bulu mata dan di sudut mata.

Anda bisa membersihkan kelopak lengket dan berkerak dengan air hangat dan kapas. Mata bisa menjadi lebih baik tanpa perawatan. Selama sakit, hindari menyentuh mata dan menjaga sarung bantal tetap bersih. Anda juga harus berhenti menggunakan kosmetik mata dan lensa kontak. Jika kotoran mata berwarna kuning atau kuning kehijauan, maka sebaiknya langsung berobat ke dokter. Hal ini mengindikasikan adanya infeksi bakteri yang memerlukan terapi antibiotik. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Mata via HDmall

Dapatkan Obat Mata Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 12

6. Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata, yang umumnya terjadi ketika kelenjar minyak kecil yang terletak di dekat dasar bulu mata menjadi tersumbat. Pembengkakan hampir merata di bagian kelopak mata yang terkena, disertai kemerahan dan nyeri. Pada bulu mata seringkali didapati adanya keropeng-keropeng (berkerak seperti ketombe).

Perawatan dengan mencuci mata menggunakan sabun bayi dan kompres hangat, mungkin satu-satunya perawatan atau solusi yang diperlukan untuk kebanyakan kasus blefaritis. Jika itu saja tidak cukup, maka dokter akan menyarankan beberapa obat resep, termasuk: antibiotik, anti radang, anti nyeri, dan mengobati penyakit yang mendasarinya.

7. Selulitis Orbital atau Pra-Orbital

Selulitis adalah peradangan yang menyebar ke kulit dalam di sekitar mata. Kulit di sekitar mata akan menjadi merah, membengkak dan mungkin terasa sakit. Pada kasus seperti ini tidak banyak yang bisa kita lakukan di rumah, karena pengobatannya membutuhkan antibiotik. Tak jarang, memerlukan perawatan di rumah sakit. Gejala yang menunjukkan perlunya penanganan darurat meliputi: demam atau suhu tinggi, mual, pusing, gemetar, kebingungan, gangguan penglihatan, atau tidak bisa menggerakkan mata (melirik).

Kapan Harus Ke Dokter?

Tergantung apa penyebabnya, kelopak mata bengkak bisa sembuh dalam beberapa hari sampai beberapa minggu. Apabila Anda curiga alergi penyebabnya, maka usahakan untuk tetap berada di dalam rumah. Jika kelopak mata bengkak terjadi akibat menangis, pastikan untuk mencuci muka sebelum tidur.

Namun demikian, Anda harus segera menemui dokter apabila kelopak mata membengkak disertai gejala-gejala berikut:

  • Mata terasa begitu nyeri.
  • Penglihatan kabur atau terganggu.
  • Merasa ada sesuatu yang mengganjal di dalam matamu.
  • Ketidakmampuan untuk menggerakkan otot mata pada gerakan melirik.

Beberapa orang lebih memilih untuk segera berobat ke dokter sehingga mereka bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang akurat. Namun demikian, keputusan ini ada di tangan Anda, apakah Anda ingin mencoba mengobati mata bengkak dengan cara sederhana di atas, atau langsung mencari pertolongan medis.

21 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app