Hernia - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 457.602 orang

Hernia adalah kondisi munculnya benjolan akibat keluarnya bagian usus melalui lubang karena lemahnya otot di daerah perut. Munculnya benjolan dapat terjadi di beberapa lokasi seperti pada daerah perut, paha, hingga daerah dekat pubis. 

Penyakit hernia juga disebabkan oleh tekanan yang berat di dalam tubuh sehingga memaksa bagian isi usus keluar melalui lubang otot yang lemah dan timbul hernia. 

Terdapat beberapa gejala yang muncul saat hernia terjadi. Tetapi apakah pencegahan yang tepat agar terhindar dari penyakit ini? Berikut cara yang dapat anda lakukan.

Hernia dan Gejalanya

Hernia muncul di beberapa lokasi, contoh tersering yang dapat terjadi adalah femoral hernia. Femoral hernia adalah benjolan yang terjadi di atas paha akibat bagian usus keluar dari kanalis femoralis yang menjadi lubang pembuluh darah menuju ke daerah kaki. 

Pada pria, inguinal hernia terjadi karena masuknya bagian usus yang melalui lubang inguinal (kanalis inguinalis). Hiatal hernia adalah tipe hernia dimana timbul benjolan dari bagian usus dari diafragma dan masuk ke daerah dada. Kondisi ini sering terjadi pada usia lanjut karena kelemahan otot diafragma.

Gejala yang terjadi pada hernia adalah munculnya benjolan yang sesuai lokasi. Benjolan ini dapat disertai nyeri dan terbakar di daerah hernia. 

Nyeri juga dapat disertai ual muntah karena tekanan berlebihan pada rongga dan kantong hernia. Pada hernia yang telah mengalami strangulasi, 

seseorang akan merasakan demam karena terganggunya sirkulasi darah pada bagian usus yang terjepit. Gejala lain yang dapat terjadi walau tidak spesifik yaitu kesulitan kencing, urin berdarah, dan sakit pada ulu hati.

Apa Saja Pencegahannya

Munculnya hernia tentu didasari oleh faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut dapat menimbulkan benjolan yang secara spontan terjadi walaupun ukurannya tidak besar. 

Kombinasi dari lemahnya otot, tekanan, dan sifat hernia menjadi pembentukan hernia. Terdapat beberapa pencegahan yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko hernia.

Menjaga berat badan 
Kesehatan sangatlah penting tidak hanya sebatas menghindari resiko hernia, tetapi menjaga tubuh anda sehingga terhindar dari penyakit. 

Menjaga berat badan dengan mengonsumsi makanan sehat sangat bermanfaat dalam mempertahankan tubuh. Badan yang berat memudahkan bagian usus keluar melalui lapisan perut yang lemah dan menyebabkan hernia.

Mengurangi Mengangkat Beban berat 
Banyak orang mendambakan badan yang kekar dan ideal. Cara yang dilakukan adalah dengan mengikuti olahraga beban atau gym. 

Dengan latihan angkat beban maka terjadi peningkatan massa otot, sendi, dan jaringan di dalam tubuh karena pembakaran dari lemak dan protein menjadi energi untuk membentuk badan yang kekar. 

Sayangnya banyak orang yang kurang paham dengan teknik mengangkat beban. Saat mengangkat beban, terdapat tekanan yang cukup tinggi di dalam organ tubuh anda, terutama pada dada dan perut. 

Tenaga mengedan untuk mengangkat beban yang terlalu tinggi akan meningkatkan tekanan tubuh anda sehingga bagian usus akan keluar melalui lubang kanalis atau otot yang lemah. 

Latihan yang kurang teratur membuat otot dan tekanan tubuh tidak terbiasa dengan latihan. Mengatur teknik pernapasan sangat penting saat melakukan latihan beban. Gunakan otot perut anda untuk bernapas sehingga ruang perut tertap terjaga tekanannya.

Hindari Konstipasi 
Tekanan otot dan jaringan ikat di perut akan berkontraksi saat anda buang air besar. Konstipasti tentu mempersulit pengeluaran air besar, sehingga saat mengedan bisa saja timbul hernia. 

Mengonsumsi makanan tinggi serat sangat bermanfaat untuk mencegah konstipasi dan mengurangi resiko hernia. Air putih merupakan cara terbaik bila anda mengalami konstipasi dan kekurangan makanan berserat. 

Air putih membantu pengeluaran makanan dari usus besar sehingga anda tidak peru tekanan ekstra untuk mengedan.

Menghindari Polusi dan Rokok
Polisi dan rokok menyebab hernia? Ini bisa saja terjadi. Orang yang memiliki kebiasaan merokok pada suatu waktu akan merasakan batuk yang berkepanjangan. 

Ingat bahwa batuk akan meningkatkan tekanan rongga perut sehingga menjadi hernia karena benjolan keluar melalui lubang kanalis atau otot yang lemah. 

Polusi dapat menimbulkan alergi pada tenggorokan dan hidung sehingga kita akan mengalami respon batuk, dan jika berlebihan, hernia dapat terjadi.

Mengenali faktor resiko dan pencegahan sangat penting agar terhindar dari hernia. Makanan, olahraga, dan pola hidup yang teratur membantu meningkatkan kekuatan dan kesehatan tubuh sehingga tingkat munculnya hernia dapat berkurang. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit