Cacar Air - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 19, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 564.701 orang

Siapa yang tidak mengenal jenis penyakit satu ini? Ya cacar air merupakan penyakit umum yang menular dan biasa terjadi pada setiap manusia terutama pada anak-anak dibawah usia 10 tahun. 

Walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa anak diatas usia 10 tahun maupun dewasa juga bisa terkena penyakit cacar air. Penyakit cacar air ialah penyakit yang sebagian besar pasti akan menyerang setiap manusia sekali dalam hidupnya. 

Hampir setiap orang yang pernah mengidap penyakit cacar air tidak akan tertular lagi di kemudian hari. Berikut ini khusus untuk kamu akan dibahas mengenai serba serbi penyakit cacar air dan cara mengobatinya.

Apa itu Penyakit Cacar Air ?

Penyakit cacar air ialah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varicella zoster ini umumnya ditandai dengan kemunculan ruam pada kulit sebagai gejala utamanya. 

Ruam tersebut akan berubah menjadi bintil merah berisi cairan yang terasa gatal yang kemudian akan mengering, menjadi koreng, dan terkelupas dalam waktu 7 hingga 14 hari. 

Seluruh bagian tubuh kamu bisa ditumbuhi oleh cacar air ini namun umumnya penyakit ini akan lebih sering tumbuh pada bagian tubuh seperti wajah, belakang telinga, kulit kepala, dada, perut, lengan, serta kaki.

Gejala Penyakit Cacar Air

Penyakit cacar air biasanya diawali dengan gejala demam , perasaan pusing, hilangnya nafsu makan serta rasa lemas pada seluruh badan. Oleh karena itu, suhu badan penderita cacar air selalu menunjukkan suhu yang diatas normal. Badan juga akan terasa nyeri dan gatal lalu akan munculnya bintil-bintil merah yang berisi cairan.

Cara Mengobati Cacar Air

Sebenarnya tidak ada cara mengobati penyakit cacar air karena penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya Namun ada beberapa cara pengobatan yang akan mengurangi gejala yang dirasakan oleh si penderita cacar air.

  • Mengkonsumsi Obat Pereda Rasa Nyeri
  • Memakai Losion atau Bedak Calamine
  • Jangan Menggaruk Bintil Cacar Air
  • Mengkonsumsi Obat Anthistamin
  • Menjaga Pola Makan dan Banyak Minum Air Putih

Penderita cacar air bisa mencoba mengkonsumsi obat analgesik-antipiretik yang berfungsi sebagai pereda rasa nyeri dan penurun panas tubuh. Obat jenis ini yang paling aman disarankan bahkan untuk ibu hamil dan bayi diatas usia 2 bulan ialah parasetamol. 

Untuk obat pereda rasa nyeri lainnya seperti Aspirin dan ibuprofen tidak dianjurkan pemberiannya kepada anak-anak dibawah usia 16 tahun karena efek sampingnya yang dapat memperparah kondisi si penderita.

Untuk mengurangi rasa gatal parah yang dirasakan oleh penderita cacar air, kamu bisa menggunakan losion atau bedak dingin dengan bahan yang mengandung Calamine. 

Calamine Lotion ini merupakan losion bedak dingin yang aman dan dapat dipakai oleh ibu hamil maupun anak-anak. Bila kamu sulit mencari calamine lotion di toko obat atau apotek terdekatmu, kamu bisa membeli Caladine Lotion dengan gambar Ibu dan anak sebagai gantinya.

Meskipun kulit dan bintil cacar air terasa benar-benar gatal, namun usahakan jangan menggaruknya. Agar terhindar dari resiko infeksi dan penularan ke orang lain. 

Untuk menghindari garukan yang tidak disengaja terutama pada anak-anak, baiknya potonglah kuku si anak, gunakan sarung tangan dan kaus kaki sebelum tidur.  

Mandilah dengan air hangat dan cepat-cepat keringkan dengan handuk sesudahnya dengan cara menepuk-nepuk lembut bintil cacar air, jangan menggosoknya.

Pengkonsumsian obat anthistamin dimaksudkan agar rasa gatal dapat berkurang. Adapun obat yang dapat dikonsumsi seperti Chlorphenamine. Namun sebaiknya kamu konsultasikan diri dulu ke dokter sebelum meminum atau mengkonsumsi berbagai obat.

Ketika kamu menderita cacar air, sebaiknya kamu menjaga dirimu agar tetap terhidrasi sehingga imun yang ada dalam tubuhmu tidak semakin melemah. Cara mudahnya ialah dengan banyak meminum air putih yang juga dapat meredakan panas tubuhmu. 

Selain itu, kamu juga sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan yang asin, pedas dan mengandung kecap. Hindari minuman bersoda dan banyak mengkonsumsi sup yang baik untuk menambah stamina tubuhmu.

Sebenarnya di Indonesia sendiri terdapat vaksin cacar air namun vaksin ini belum termasuk vaksin imunisasi wajib. Vaksin cacar air sendiri dapat diberikan pada bayi berusia 12-15 bulan dan anak diatas usia 12 tahun, selain itu, orang dewasa yang belum pernah kena cacar air juga dapat melakukan vaksin ini. 

Meskipun vaksin cacar air tidak dapat menjamin 100% kamu terhindar dari penyakit cacar, namun pemberian vaksin ini dapat membuat gejala-gejala yang dihadapi oleh si penderita lebih ringan dan penyembuhan yang lebih cepat.

Nah bagaimana dengan kamu sendiri? Apakah kamu sudah pernah kena cacar air? Bila belum, tak ada salahnya untuk mencoba vaksin cacar air. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit