Cacar Air - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 27, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 774.934 orang

Siapa yang tidak mengenal jenis penyakit satu ini? Ya cacar air merupakan penyakit umum yang menular dan biasa terjadi pada setiap manusia terutama pada anak-anak dibawah usia 10 tahun. 

Walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa anak diatas usia 10 tahun maupun dewasa juga bisa terkena penyakit cacar air. Penyakit cacar air ialah penyakit yang sebagian besar pasti akan menyerang setiap manusia sekali dalam hidupnya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Hampir setiap orang yang pernah mengidap penyakit cacar air tidak akan tertular lagi di kemudian hari. Berikut ini khusus untuk kamu akan dibahas mengenai serba serbi penyakit cacar air dan cara mengobatinya.

Apa itu Penyakit Cacar Air ?

Penyakit cacar air ialah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varicella zoster ini umumnya ditandai dengan kemunculan ruam pada kulit sebagai gejala utamanya. 

Ruam tersebut akan berubah menjadi bintil merah berisi cairan yang terasa gatal yang kemudian akan mengering, menjadi koreng, dan terkelupas dalam waktu 10 hingga 21 hari. Ketika bintil merah pecah akan memudahkan virus menyebar dalam 48 jam kemudian sebelum mengering menjadi koreng.

Seluruh bagian tubuh kamu bisa ditumbuhi oleh cacar air ini namun umumnya penyakit ini akan lebih sering tumbuh pada bagian tubuh seperti wajah, belakang telinga, kulit kepala, dada, perut, lengan, serta kaki.

Gejala Penyakit Cacar Air

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Penyakit cacar air biasanya diawali dengan gejala

  • demam ,
  •  sakit kepala
  • hilangnya nafsu makan
  • rasa lemas pada seluruh badan.
  • Badan juga akan terasa nyeri dan gatal lalu akan munculnya bintil-bintil merah yang berisi cairan.

Ketika ruam muncul pada penderita cacar air dibagi menjadi 3 fase

  • Muncul bintil merah yang menonjol (papul) dalam beberapa hari
  • Bintil merah kecil tersebut kemudian terisi oleh cairan-cairan (vesikel) terbentuk dalam satu hari kemudian pecah
  • Terbentuk koreng (krusta) yang membutuhkan bebrapa hari untuk sembuh.

 

 

Cara Mengobati Cacar Air

Sebenarnya tidak ada cara mengobati penyakit cacar air karena penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya Prinsip pengobatannya hanya mengatasi gejalanya dan penyebarannya

  • Mengkonsumsi Obat Pereda Rasa Nyeri dan penurun panas
  • Jangan Menggaruk Bintil Cacar Air , Gunakan sarung tangan pada anak Anda saat tidur dan jangan lupa untuk menggunting kukunya.
  • Mengurangi rasa gatal
  • Menjaga Pola Makan dan Banyak Minum Air Putih

Gunakan obat pereda nyeri dan panas seperti ibuprofen dan parasetamol . Jika demam lebih dari 4 hari segera ke dokter.

Untuk obat pereda rasa nyeri lainnya seperti Aspirin tidak dianjurkan pemberiannya kepada anak-anak dibawah usia 16 tahun karena efek sampingnya yang dapat memperparah kondisi si penderita.

 

- mandi dengan air dingin dicampur dengan baking soda, outmeal, dan aluminium asetat

- Memakai Losion atau Bedak Calamine

Untuk mengurangi rasa gatal parah yang dirasakan oleh penderita cacar air, kamu bisa menggunakan losion atau bedak dingin dengan bahan yang mengandung Calamine. Calamine Lotion ini merupakan losion bedak dingin yang aman dan dapat dipakai oleh ibu hamil maupun anak-anak. Bila kamu sulit mencari calamine lotion di toko obat atau apotek terdekatmu, kamu bisa membeli Caladine Lotion dengan gambar Ibu dan anak sebagai gantinya.

- Mengkonsumsi Obat Anthistamin

Ketika kamu menderita cacar air, sebaiknya kamu menjaga dirimu agar tetap terhidrasi sehingga imun yang ada dalam tubuhmu tidak semakin melemah. Cara mudahnya ialah dengan banyak meminum air putih yang juga dapat meredakan panas tubuhmu. 

Selain itu, kamu juga sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan yang asin, pedas dan mengandung kecap. Hindari minuman bersoda dan banyak mengkonsumsi sup yang baik untuk menambah stamina tubuhmu.

 

Sebenarnya di Indonesia sendiri terdapat vaksin cacar air namun vaksin ini belum termasuk vaksin imunisasi wajib. Vaksin cacar air sendiri dapat diberikan pada bayi berusia 12-18 bulan dan anak diatas usia 4-5tahun, selain itu, orang dewasa yang belum pernah kena cacar air juga dapat melakukan vaksin ini. Vaksin dewasa diberikan dalam 2 dosis dengan jarak pemberian antara dosis pertama dan kedua yaitu 4 hingga 8 minggu.

Meskipun vaksin cacar air tidak dapat menjamin 100% kamu terhindar dari penyakit cacar, namun pemberian vaksin ini dapat membuat gejala-gejala yang dihadapi oleh si penderita lebih ringan dan penyembuhan yang lebih cepat.

Nah bagaimana dengan kamu sendiri? Apakah kamu sudah pernah kena cacar air? Bila belum, tak ada salahnya untuk mencoba vaksin cacar air. 

 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit