HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Pembesaran Kandung Kemih - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 30, 2019 Update terakhir: Mar 17, 2020 Waktu baca: 3 menit

Kandung kemih merupakan kantong di dalam tubuh yang berfungsi untuk menahan urin sebelum dikeluarkan. Kandung kemih yang membesar umumnya berukuran lebih besar dari ukuran normal. Biasanya dinding kandung kemih menjadi lebih tebal dan tumbuh membesar karena kondisi kandung kemih yang terlalu meregang. 

Kondisi ini kadang-kadang disebut oleh juga sebagai hipertrofi kandung kemih. Kandung kemih yang membesar dapat muncul sejak lahir atau bisa juga terjadi karena obstruksi pada kandung kemih, ginjal, atau saluran ureter.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Apa penyebab Kandung Kemih yang membesar?

Kandung kemih yang membesar adalah kondisi yang relatif umum terjadi. Ada banyak kemungkinan penyebab dari kandung kemih yang membesar. Salah satu penyebab paling umum dari kandung kemih yang membesar adalah penyumbatan saluran kemih. 

Penyumbatan ini dapat terjadi pada ureter yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih, atau di uretra yang berfungsi untuk mengeluarkan urin dari kandung kemih keluar dari tubuh. Ketika terdapat sumbatan, kandung kemih harus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan urin melewati saluran tersebut.

 Kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya elastisitas di dinding kandung kemih. Bentuk sumbatan yang sering terjadi adalah batu ginjal dan tumor. Mengenali dengan cepat kondisi tersebut dapat mencegah terjadinya pembesaran kandung kemih.

Beberapa bayi dilahirkan dengan kandung kemih yang membesar, meskipun mereka mungkin tidak menunjukkan gejala-gejala khusus. Orang yang mengalami obesitas dan menderita diabetes mungkin lebih beresiko untuk mengalami kandung kemih yang membesar. 

Beberapa kondisi neurologis, seperti multiple sclerosis dan paralysis juga dapat menyebabkan ketidakmampuan seseorang untuk mengosongkan kandung kemih dengan baik dan benar.

Tanda dan gejala Kandung Kemih yang membesar

Kandung kemih yang membesar memiliki gejala-gejala yang mirip dengan kondisi penyakit lainnya. Jika Anda menunjukkan salah satu dari gejala dibawah ini, dokter Anda mungkin akan menyarankan melakukan pemeriksaan USG untuk menentukan penyebab dari gejala-gejala Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Berikut gejala-gejala yang mungkin muncul pada kandung kemih yang membesar:

Gejala lain dapat muncul tergantung pada penyebab kandung kemih yang membesar. Gejala lain tersebut bisa termasuk nyeri panggul dan adanya darah dalam urin.

Bagaimana cara mencegah Kandung Kemih yang membesar?

Seperti yang Anda ketahui, penyebab paling sering dari kandung kemih yang membesar adalah penyumbatan pada saluran kemih. Untuk mencegah terjadinya sumbatan saluran kemih Anda dapat melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

  • Minumlah setidaknya delapan gelas air sehari.
  • Konsumsi sedikit makanan yang kaya akan oksalat. Jenis makanan tersebut termasuk rhubarb, bit, okra, bayam, lobak Swiss, ubi jalar, kacang-kacangan, teh, coklat, dan produk kedelai.
  • Pilihlah makanan yang rendah garam dan rendah protein hewani.
  • Konsumsi makanan yang kaya akan kalsium, tetapi hati-hati dengan suplemen kalsium. Kalsium dalam makanan tidak berpengaruh pada risiko terbentuknya batu ginjal Anda.
  • Mulailah polah hidup sehat dengan menjaga berat badan yang ideal dan olahraga secara teratur.

Bagaimana cara menangani Kandung Kemih yang membesar?

Diagnosa Kandung Kemih

Dokter Anda akan mendiagnosis penyumbatan saluran kemih dengan pemeriksaan USG. Scan pada daerah panggul dan ginjal serta pemeriksaan alat pencitraan lainnya juga dapat menunjukkan adanya penyumbatan. Jika dicurigai penyumbatan pada saluran kemih disebabkan oleh tumor, mungkin dokter Anda akan menyarankan pemeriksaan dengan biopsi.

Pengobatan Kandung Kemih

Pengobatan dilakukan untuk menghilangkan penyebab dari pembesaran kandung kemih dan untuk mencegah kandung kemih agar tidak meregang atau membesar terus.

Diagnosis yang cepat sangat penting karena sulit untuk menentukan pengobatan untuk memperbaiki otot-otot kandung kemih yang sudah terlanjur membesar. Mengobati penyebabnya akan mencegah kerusakan kandung kemih lebih lanjut.

Operasi Kandung Kemih

Jika kandung kemih yang membesar disebabkan oleh suatu obstruksi, maka operasi untuk menghilangkan penyumbatan biasanya menjadi salah satu pilihan. Jenis penyumbatan serta ukuran dari besar atau kecilnya sumbatan akan menentukan metode yang digunakan oleh dokter bedah Anda.

Ada berbagai macam teori dalam profesi medis mengenai prosedur bedah yang dapat membantu mengatasi pembesaran kandung kemih. Seperti yang sudah dijelaskan, tindakan bedah akan dilakukan sesuai penyebab dari kondisi tersebut.


11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app