Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Pankreas Divisum - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.719.831 orang

Pankreas adalah organ di tubuh Anda yang terletak di belakang perut dan usus kecil. Salah satu fungsi pankreas adalah membuat enzim yang membantu proses pencernaan makanan di usus Anda. Enzim-enzim ini dilepaskan dari pankreas melalui saluran pankreas ke usus kecil.

Pankreas divisum adalah kelainan pada pankreas yang paling sering ditemui. Pankreas divisum muncul sejak lahir. Pada tahap awal perkembangan embrio, terdapat dua bagian pankreas yang masing-masing memiliki salurannya sendiri. Satu saluran yang mengarah ke perut dan satu saluran yang mengarah ke punggung.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Selama proses perkembangan, dua bagian ini biasanya bersatu, dan kedua saluran juga akan bersatu. Pada divisum pankreas, kedua saluran tidak bersatu, sehingga pankreas berkembang dengan dua saluran yang terpisah.

Apa penyebab terjadinya Pankreas Divisum?

Tidak diketahui apa yang menyebabkan kegagalan pembentukan pankreas dalam rahim. Para peneliti hanya mengetahui, bahwa kondisi ini terjadi pada sekitar 10% embrio.

Apa gejala yang dapat ditimbulkan oleh kondisi Pankreas Divisum?

Kebanyakan orang yang terlahir dengan pankreas divisum tidak akan mengalami gejala apapun. Kondisi ini terkadang hanya ditemukan saat autopsi. Pada beberapa orang, kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti:

Bagaimana cara mencegah terjadinya Pankreas Divisum?

Pankreas divisum tidak dapat dicegah. Namun Anda dapat melakukan penanganan tertentu agar kondisi ini tidak menimbulkan komplikasi. Komplikasi utama yang dapat disebabkan oleh pankreas divisum adalah pankreatitis.

Dengan membuat perubahan pola diet, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pankreatitis. Jika pankreatitis terjadi, perubahan diet juga dapat membantu meringankan gejala.

Bagaimana penanganan Pankreas Divisum yang tepat?

Diagnosa

Jika Anda memiliki gejala akibat pankreas divisum, dokter akan bertanya mengenai riwayat kesehatan Anda, termasuk kondisi bawaan yang mungkin Anda miliki. Dokter Anda mungkin perlu melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosis Anda. Tes yang dapat digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosa pankreas divisum meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • USG perut
  • rontgen perut
  • CT scan

Pilihan pengobatan Pankreas Divisum

Kebanyakan orang yang mengalami pankreas divisum tidak memiliki gejala apapun, jadi tidak ada perawatan khusus yang diperlukan.

Pada beberapa orang yang mengalami gejala akibat pankreas divisum dan mengarah ke pankreatitis, dokter mungkin akan menyarankan perubahan pola makan. Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Kurangi jumlah lemak yang Anda konsumsi
    Jumlah lemak total yang dibutuhkan seseorang tergantung pada tinggi dan berat badan mereka. Disarankan agar Anda membatasi asupan lemak total tidak lebih dari 30% dari total kalori harian Anda. Rata-rata orang yang mengonsumsi 2.000 kalori sehari seharusnya tidak mengkonsumsi lebih dari 65 gram lemak setiap hari. Dengan konsumsi lemak jenuh tidak lebih dari 20 gram setiap harinya.
  • Tidak mengkonsumsi alkohol dan selalu mencukupi kebutuhan cairan dengan baik
    Jika Anda memiliki penyakit pankreas apapun, jangan pernah minum alkohol. Alkohol menyebabkan cedera langsung dan peradangan pada pankreas. Kekurangan cairan juga dapat menyebabkan gejala pankreatitis kambuh, jadi selalu pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan Anda dengan baik. 
  • Cobalah untuk puasa sementara
    Kadang-kadang mungkin pankreas yang meradang perlu beristirahat dengan membatasi asupan makanan Anda. Jika Anda mengalami kekambuhan, dokter Anda dapat merekomendasikan Anda untuk tetap melakukan diet cairan bening selama satu atau dua hari. Makanan yang bisa Anda makan selama diet meliputi:
    • agar-agar
    • kaldu ayam atau sapi
    • air
    • minuman elektrolit
    • jus apel

Diet ini tidak memiliki nutrisi yang lengkap, Oleh karena itu, diet untuk waktu yang terlalu lama tidak disarankan. Anda harus mulai meningkatkan asupan makanan Anda, dengan makan dengan porsi kecil saat gejala sudah mulai membaik. Konsultasikan rencana diet Anda dengan dokter sebelum Anda memulainya.

Operasi

Jika kondisi Anda tidak membaik dengan perubahan pola makan, ahli bedah dapat merekomendasikan prosedur Puestow atau sphincterotomy. Prosedur ini dapat dilakukan dengan memotong papilla minor, sakuran yang berada di antara usus kecil dan salah satu saluran pankreas, Prosedur ini bertujuan untuk memperbesar lubang dan membuat aliran cairan pencernaan mengalir lebih normal. Selama operasi, dokter akan memasang stent (penyangga lubang) ke dalam saluran untuk memastikan bahwa stent tidak menutup dan menyebabkan penyumbatan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa operasi pengangkatan kandung empedu juga dapat membantu seseorang yang mengalami pankreas divisum.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit