Otot Berkedut - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 13, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 1.147.348 orang

Apa penyebab otot berkedut?

Otot berkedut disebut fasikulasi otot. Kedutan melibatkan kontraksi otot kecil di tubuh. Otot-otot Anda terdiri dari serat yang dikendalikan oleh sistem saraf. Stimulasi atau kerusakan saraf dapat menyebabkan serat otot Anda bergerak-gerak tanpa disengaja (berkedut).

Kebanyakan kedutan otot terjadi tanpa disadari dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun dalam beberapa kasus, kedutan otot mungkin menunjukkan terjadinya kelainan pada sistem saraf. Saat hal ini terjadi, Anda harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Penyebab otot berkedut

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan otot berkedut. Kedutan otot yang kecil biasanya disebabkan oleh kondisi medis yang kurang serius. Namun, kedutan otot yang lebih parah seringkali merupakan manifestasi dari kondisi medis yang serius.

Penyebab umum yang biasanya ringan

Penyebab umum dari otot berkedut meliputi:

  • Kedutan dapat terjadi setelah aktivitas fisik karena asam laktat menumpuk di otot yang digunakan selama latihan. Kondisi ini paling sering terjadi pada lengan, kaki, dan punggung.
  • Kedutan otot yang disebabkan oleh stres dan kecemasan sering disebut "kutu saraf." Mereka dapat mempengaruhi otot 
  • tubuh.
  • Mengkonsumsi terlalu banyak kafein dan stimulan lainnya dapat menyebabkan otot-otot di bagian tubuh mana pun berkedut.
  • Kekurangan nutrisi tertentu dapat menyebabkan kedutan otot, terutama di kelopak mata, betis, dan tangan. Jenis kekurangan nutrisi yang biasanya menyebabkan otot berkedut adalah kekurangan vitamin D , vitamin B , dan kalsium .
  • Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi otot dan otot berkedut, terutama pada otot-otot tubuh yang lebih besar seperti kaki, lengan, dan dada.
  • Nikotin yang ditemukan dalam rokok dan produk tembakau lainnya dapat menyebabkan otot berkedut, terutama di kaki.\Kejang otot dapat terjadi di kelopak mata atau area di sekitar mata saat kelopak mata atau permukaan mata teriritasi.
  • Efek samping obat-obatan tertentu, termasuk kortikosteroid dan pil estrogen, dapat memicu kejang otot. Kedutan mungkin mempengaruhi tangan, lengan, atau kaki.

Penyebab umum kejang otot pada kondisi-kondisi seperti di atas biasanya adalah kondisi ringan yang mudah diatasi. Kedutan akan mereda setelah beberapa hari.

Namun, Anda harus segera periksa ke dokter Anda jika Anda mencurigai bahwa otot berkedut yang Anda alami disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu.

Dokter Anda dapat merekomendasikan dosis yang lebih rendah atau mengganti penggunaan obat lain. Anda juga harus menghubungi dokter jika Anda merasa kekurangan gizi.

Penyebab yang lebih serius

Sementara sebagian besar otot berkedut adalah akibat dari kondisi ringan dan kebiasaan gaya hidup tertentu, beberapa kejang otot dapat dipicu oleh penyebab yang lebih serius. Gangguan ini sering dikaitkan dengan masalah pada sistem saraf, yang meliputi otak dan sumsum tulang belakang.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Gangguan pada otak dan sumsum tulang belakang dapat merusak saraf yang terhubung ke otot-otot Anda, yang menyebabkan otot berkedut. Beberapa kondisi langka namun serius yang dapat memicu otot berkedut meliputi:

  • Distrofi otot adalah sekelompok penyakit bawaan yang merusak dan melemahkan otot seiring waktu. Mereka dapat menyebabkan otot berkedut di wajah dan leher atau pinggul dan bahu.
  • Penyakit Lou Gehrig juga dikenal sebagai amyotrophic lateral sclerosis. Ini adalah kondisi yang menyebabkan sel-sel saraf mati. Kedutan dapat mempengaruhi otot di bagian tubuh manapun, tetapi biasanya terjadi pada lengan dan kaki terlebih dahulu.
  • Atrofi otot tulang belakang merusak sel-sel saraf motorik di sumsum tulang belakang, yang dapat mempengaruhi kontrol gerakan otot. Atrofi otot tulang belakang bisa menyebabkan lidah berkedut.
  • Sindrom Isaac mempengaruhi saraf yang menstimulasi serat otot, sehingga otot sering berkedut. Kejang paling sering terjadi pada otot lengan dan kaki.

Kedutan otot biasanya bukan keadaan darurat, tetapi kondisi ini bisa disebabkan oleh kondisi medis yang serius. Segera periksakan diri Anda ke dokter jika kedutan otot yang Anda alami menjadi masalah kronis atau persisten.

Mendiagnosis penyebab otot berkedut

Saat Anda periksa ke dokter, dokter akan bertanya mengenai gejala otot berkedut yang Anda alami. Dokter akan bertanya seputar pertanyaan yang meliputi :

  • Kapan otot Anda mulai berkedut
  • Di mana kedutan terjadi
  • Seberapa sering kedutan itu terjadi
  • Berapa lama kedutan itu berlangsung
  • Gejala lain yang mungkin Anda alami

Dokter Anda juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengumpulkan riwayat kesehatan Anda. Pastikan untuk memberi tahu dokter Anda tentang kondisi kesehatan yang ada.

Dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk menjalani tes diagnostik tertentu jika mereka mencurigai kedutan otot yang Anda alami disebabkan oleh kondisi medis yang cukup serius. Beberapa pemeriksaan yang mungkin dilakukan meliputi:

  • tes darah untuk mengevaluasi kadar elektrolit dan fungsi tiroid
  • pemindaian MRI
  • pemeriksaan CT scan
  • elektromiografi untuk menilai kesehatan otot dan sel-sel saraf yang mengendalikannya

Tes-tes diagnostik ini dapat membantu dokter Anda menentukan penyebab otot berkedut yang Anda alami. Jika Anda memiliki otot yang terus menerus berkedut dan hal tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama, kemungkinan otot berkedut disebabkan oleh kondisi medis yang serius.

Penting untuk mendiagnosis dan mengobati masalah sesegera mungkin. Penanganan sejak dini seringkali dapat meningkatkan tingkat kesembuhan dan memberikan Anda pilihan pengobatan yang lebih bervariasi.

Mengobati otot berkedut

Biasanya untuk menangani otot yang berkedut, tidak diperlukan penanganan khusus. Gejala kedutan otot, cenderung mereda tanpa pengobatan dalam beberapa hari. Namun, Anda mungkin memerlukan perawatan jika salah satu kondisi yang lebih serius menyebabkan otot Anda berkedut.

Dokter akan meresepkan pengobatan sesuai dengan kondisi medis yang mendasarinya. Pengobatan biasanya bertujuan untuk meringankan gejala. Obat-obatan yang mungkin diresepkan oleh dokter meliputi:

  • kortikosteroid, seperti betametason (Celestone) dan prednison (Rayos)
  • pelemas otot, seperti carisoprodol (Soma) dan cyclobenzaprine (Amrix)
  • penghambat neuromuskular, seperti incobotulinumtoxin A (Xeomin) dan rimabotulinumtoxin B (Myobloc)

Mencegah otot berkedut

Kedutan otot tidak selalu bisa dicegah. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko munculnya gejala ini:

Makanlah makanan yang mengandung gizi seimbang

Tips untuk makan makanan yang mengandung gizi seimbang:

  • Makanlah buah dan sayuran segar.
  • Makanlah biji-bijian utuh sebagai sumber karbohidrat untuk menghasilkan energi.
  • Konsumsilah protein dalam jumlah sedang. Cobalah untuk mendapatkan sebagian besar protein Anda dari sumber yang tidak berlemak, seperti ayam dan tahu.

Tidur yang cukup

Kebanyakan orang memerlukan enam hingga delapan jam tidur setiap malam untuk tetap sehat. Tidur membantu tubuh pulih serta memberi waktu bagi saraf Anda untuk beristirahat.

Mengelola stres

Untuk dapat mengurangi stres dalam hidup Anda, cobalah teknik relaksasi, seperti meditasi, yoga, atau Tai Chi. Berolahraga setidaknya tiga kali seminggu adalah cara lain yang bagus untuk mengurangi stres. Berbicara dengan terapis juga dapat membantu.

Batasi asupan kafein Anda

Hindari minum minuman berkafein atau makan makanan yang mengandung kafein. Makanan dan minuman ini dapat menyebabkan otot berkedut.

Berhenti merokok

Nikotin adalah stimulan ringan yang memengaruhi sistem saraf pusat Anda. Berhenti merokok juga dapat membantu menurunkan risiko Anda untuk menghindari masalah kesehatan serius lainnya.

Mengganti obat

Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda sedang menggunakan obat stimulan, seperti amfetamin, dan mengalami kedutan otot. Dokter Anda mungkin dapat meresepkan obat lain yang tidak menyebabkan otot berkedut.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Dok kalo kedutt itu kenapa ya dok kadang ditangan di kaki diperut gt kenapaa dok
Pertanyaan ini telah dijawab oleh seorang ahli medis

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit