Boron : Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Mar 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 379.178 orang

Apa itu Boron?

Boron merupakan atom dengan simbol B dan memiliki nomor atom 5. Boron ini salah satu mineral alami yang banyak terdapat di alam. Boron dapat terkandung dalam makanan ataupun lingungan, seperti batuan, air laut, dan tanah. 

Boron dibutuhkan dalam jumlah sedikit dalam tubuh, namun boron memiliki efek yang sangat besar didalam tubuh terutama dalam pembentukan tulang, otot, dan meningkatkan hormone testosterone. Boron termasuk ke dalam jenis mineral, vitamin, atau suplemen untuk mengatasi gejala osteoporosis. 

Obat ini termasuk ke dalam kategori obat bebas yang dapat dibeli di apotek tanpa resep dokter. Bentuk sediaan boron dapat berupa kapsul atau bubuk dengan kekuatan dosis bervariasi. 

Apabila boron berada dalam bentuk asam borat, asam borat ini juga dapat digunakan secara topikal untuk kulit dan digunakan sebagai pencuci mata. Selain itu, asam borat ini juga dapat digunakan sebagai desinfektan dan pengusir serangga.

Cara kerja Boron

Mekanisme kerja boron adalah dengan mempengaruhi tubuh ketika menyerap mineral, seperti magnesium dan fosfor. Boron dapat mempengaruhi produksi hormone esterogen dan testosterone. 

Esterogen dapat berfungsi untuk mengontrol kualitas tulang dan fungsi mental. Pada pasien lansia, boron ini juga bermanfaat untuk mencukupi hormone esterogen yang sudah berkurang.

Manfaat dan efek samping Boron                                

Boron sebagai suplemen kesehatan dan vitamin dapat digunakan sebagai pengobatan suportif untuk pasien osteoporosis karena memiliki manfaat untuk memelihara kesehatan tulang. 

Boron sebagai zat yang cukup penting dapat digunakan juga untuk mengatasi kondisi kesehatan pada saat terjadi defisiensi (kekurangan) boron, meningkatkan kemampuan atletik, seperti masa tubuh, otot, dan level testosterone pada atlet laki-laki. 

Meskipun boron dapat ditoleransi dengan baik pada umumnya, namun ada beberapa efek samping yang dapat terjadi yaitu sensasi terbakar pada penggunaan di daerah kewanitaan. Penggunaan boron dalam dosis besar dan dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko kesulitan memiliki anak.

Dosis Boron

Asupan boron yang aman yang dapat diterima untuk orang dewasa atau wanita hamil dan menyusui yang berumur di atas 19 tahun yaitu sebanyak 1-20 mg/ hari, maksimum asupan yang dapat ditoleransi 20 mg/hari. 

Sedangkan untuk remaja atau wanita hamil dan menyusui pada usia 14-18 tahun konsumsi yang dapat diterima adalah 17 mg per hari. 

Dosis boron yang dapat diterima oleh anak usia 9-13 tahun adalah 11 mg per hari, untuk anak usia 4-8 tahun dosis boron adalah 6 mg per hari dan untuk anak umur 1-3 tahun dosis boron yang dapat diterima adalah 3 mg per hari. 

Dalam merek Cal-95®, dosis yang dapat dikonsumsi adalah 1-3 kaplet per hari. Boron yang dikonsumsi dalam bentuk suplemen, dianjurkan untuk dikonsumsi setelah makan dan minum dengan air putih. 

Perbanyaklah minum air putih. Hindari penggunaan berlebihan karena dapat bersifat toksik dan selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan ketika akan memulai mengkonsumsi suplemen ini.

Overdosis akibat Boron

Boron digunakan dengan hati-hati karena keperluan boron di dalam tubuh hanya dalam jumlah yang kecil. Apabila boron digunakan dalam kondisi yang berlebih atau melebihi batas maksimum penggunaan dapat terjadi gejala overdosis atau keracunan. 

Gejala keracunan yang dimaksud seperti iritasi, kulit bengkak dan mengelupas, depresi, tremor, sakit kepala, diare, dan muntah. Apabila hal ini terjadi segera minta bantuan dokter, petugas medis, atau unit gawat darurat terdekat.

Kontraindikasi penggunaan Boron

Suplemen boron ini dianjurkan dihindari pengguaannya jika mengalami kondisi yang dapat bertambah parah apabila terpapar esterogen berlebih karena boron dapat meningkatkan level esterogen. 

Kondisi yang dimaksud, seperti kanker ovarium, kanker payudara, kanker serviks, endometriosis, dan fibrosis uterus. Hati-hati juga penggunaannya pada pasien gangguan ginjal.

Interaksi Boron dengan obat lain

Seperti halnya obat yang lain, boron ini juga dapat menimbulkan interaksi apabila digunakan bersamaan dengan obat-obatan atau hormone yang memiliki mekanisme kerja mempengaruhi tingkat esterogen karena dapat meningkatkan level esterogen di dalam tubuh.

Penyimpanan Boron

Simpan boron pada tempat yang kering dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit